Cantiknya Noken, Kerajinan Tangan Tas yang Dibuat dari Alam Papua

Seorang Mama Papua menata noken dagangannya di Taman Imbi, Jayapura, Papua, Jumat, 8 Oktober 2021. Mama-mama dari pegunungan tengah Papua turut menyemarakkan PON Papua dengan menjual hasil kerajinan tangan mereka kepada pengunjung dan turis dengan harga mulai dari Rp100 ribu hingga jutaan rupiah. ANTARA/Indrayadi TH

TEMPO.CO, JakartaNoken merupakan kerajinan tangan tas khas dari Papua. Bagi penduduk setempat, noken bukan sekadar tas, tapi juga bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Papua.

Noken terbuat dari bahan-bahan alami yang ada di hutan dan digunakan untuk membawa hasil dari hutan. Selain benang, bahan penyusun noken Papua juga termasuk akar tanaman anggrek, beberapa jenis dedaunan, kulit kayu, bahkan ilalang. Noken yang indah dibuat dengan penuh cinta oleh tangan Mama-mama Papua.

Tas ini selalu menjadi incaran oleh-oleh para turis yang datang. Padahal dulunya tas ini hanya boleh dibawa orang-orang ternama, penguasa dan orang kaya. Biasanya masyarakat Papua menjadikan noken Papua sebagai alat untuk mengangkut hasil panen di kebun. Selain itu noken juga dipakai untuk menggendong anak-anak. Cara perempuan Papua membawa noken juga unik, yaitu digunakan di atas kepala.

Sebagai kerajinan tradisional yang dibuat dari bahan alami, noken memiliki hubungan ikatan antara manusia dan alam. Tak hanya digunakan untuk mengangkut hasil yang didapatkan di hutan dan menggendong anak, noken pun digunakan untuk pengambilan keputusan di masyarakat wilayah adat, bahkan saat pemilu.

Noken juga terbagi-bagi, ada yang khusus membawa makanan, ada pula dimaksudkan untuk membawa barang-barang berharga. Pembuatannya juga memakan waktu yang tak sebentar. Pertama, kulit kayu yang merupakan bahan baku utama noken dikupas terlebih dahulu. Kemudian dipisahkan lagi antara kulit dengan serat.

Usai terpisah, serat kayu ditumbuk dan diremas kemudian dijemur untuk mengeluarkan sisa air. Setelah kering, serat kayu pun dibelah menjadi beberapa bagian lebih kecil supaya mudah dipintal secara manual. Dari pintalan serat kayu tersebut lah noken dibuat dengan berbagai macam pola yang unik.

Untuk noken berukuran kecil biasanya membutuhkan waktu satu hingga dua dua hari dalam pembuatannya. Namun beberapa noken perlu melalui proses perendaman serat kayu hingga satu minggu. Selain dibuat dengan serat kayu, noken sekarang juga dibuat dari benang, rumput, bahkan anggrek yang dipetik langsung di hutan.

Baca juga: Daftar 12 Warisan Budaya Tak Benda Indonesia yang Diakui UNESCO

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.






Tunggu Hasil Autopsi, Keluarga Minta Kematian Prada Indra Wijaya Diusut

22 jam lalu

Tunggu Hasil Autopsi, Keluarga Minta Kematian Prada Indra Wijaya Diusut

Prajurit TNI AU, Prada Indra Wijaya meninggal dunia di Markas Komando Operasi Udara III, Biak, Papua. Korban diduga sempat mengalami tindak kekerasan


Prajurit Tewas Diduga Alami Kekerasan di Makoopsud III Biak, TNI AU Tahan 4 Anggota

3 hari lalu

Prajurit Tewas Diduga Alami Kekerasan di Makoopsud III Biak, TNI AU Tahan 4 Anggota

TNI AU telah menahan empat orang prajurit untuk mendalami dugaan kekerasan yang menewaskan Prada Muhammad Indra Wijaya di Makoopsud III, Biak


USAID dan Bappenas Kerja Sama untuk Bantu Percepatan Pembangunan di Papua

3 hari lalu

USAID dan Bappenas Kerja Sama untuk Bantu Percepatan Pembangunan di Papua

Papua Collaborative Governance Indonesia (USAID Kolaborasi) adalah inisiatif baru yang akan membantu mempercepat pembangunan di Papua


RUU Provinsi Papua Barat Daya Disahkan, Tito: Target Perppu Pemilu Tuntas Akhir Bulan

8 hari lalu

RUU Provinsi Papua Barat Daya Disahkan, Tito: Target Perppu Pemilu Tuntas Akhir Bulan

Pascadiundangkan, kata Tito, Kementerian Dalam Negeri bakal mencari penjabat Gubernur Papua Barat Daya.


DPR Resmi Sahkan RUU Papua Barat Daya Jadi Undang-Undang

9 hari lalu

DPR Resmi Sahkan RUU Papua Barat Daya Jadi Undang-Undang

DPR resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang Pembentukan Provinsi Papua Barat Daya atau RUU Papua Barat Daya menjadi Undang-Undang


Setelah Solo, Anies Baswedan Bakal ke Jabar hingga Hadiri Perayaan Natal di Papua

10 hari lalu

Setelah Solo, Anies Baswedan Bakal ke Jabar hingga Hadiri Perayaan Natal di Papua

Menurut Ali, kehadiran Anies Baswedan pada perayaan Natal di Papua sebagai bentuk sikap toleran ini bertahun-tahun kala menjadi Gubernur DKI Jakarta


Profil Nikolaus Kondomo Pj Gubernur Papua Pegunungan, Pengalaman Malang Melintang di Kejati

11 hari lalu

Profil Nikolaus Kondomo Pj Gubernur Papua Pegunungan, Pengalaman Malang Melintang di Kejati

Mendagri Tito Karnavian menunjuk Nikolaus Kondomo menjadi Pj Provinsi Papua Pegunungan. Kariernya di beberapa Kejati, bertemu istri di Sleman.


Dua Pleton Brimob Dikirim ke Dogiyai Papua Perketat Keamanan Pasca Kerusuhan

12 hari lalu

Dua Pleton Brimob Dikirim ke Dogiyai Papua Perketat Keamanan Pasca Kerusuhan

Kerusuhan di Dogiyai terjadi sesaat setelah adanya kecelakaan lalu lintas yang menewaskan bocah berusia lima tahun.


Sah, Indonesia Miliki 37 Provinsi Termasuk 3 DOB Papua, Apa Saja Provinsi Baru Ini?

13 hari lalu

Sah, Indonesia Miliki 37 Provinsi Termasuk 3 DOB Papua, Apa Saja Provinsi Baru Ini?

Pemerintah Indonesia melalui Mendagri Tito Karnavian secara resmi menetapkan tiga Daerah Otonomi Baru atau DOB Papua sehingga total provinsi adalah 37


Dirjen HAM Kemenkumham Janjikan Penanganan di Papua Bakal Lebih Humanis

13 hari lalu

Dirjen HAM Kemenkumham Janjikan Penanganan di Papua Bakal Lebih Humanis

Pemerintah mendapatkan beberapa catatan dalam Universal Periodic Review (UPR) dalam masalah penegakan HAM di Papua.