Syarat dan Kriteria Bangunan Cagar Budaya, Siapa Tahu Rumah Anda Masuk Kategorinya

Warga melintas di halaman rumah cagar budaya Candra Naya saat acara Program Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022 di kawasan Glodok, Jakarta, Minggu 26 Juni 2022. Kemenparekraf menjadikan Pecinan Glodok sebagai salah satu desa wisata, sehingga diharapkan dapat memotivasi serta menggali potensi dan menjadi penggerak ekonomi di kawasan tersebut. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

TEMPO.CO, Jakarta - Ketika melihat arsitektur bangunan yang estetik dan berusia tua di lingkungan sekitar, tidak sedikit orang menyebutnya sebagai cagar budaya. Tidak menutup kemungkinan bangunan-bangunan tersebut memang merupakan cagar budaya. Akan tetapi, tidak semua bangunan tua dengan desain arsitektur kuno mendapat predikat sebagai cagar budaya.

Dilansir kemdikbud.go.id, cagar budaya didefinisikan sebagai warisan budaya kebendaan berupa Benda Cagar Budaya, Bangunan Cagar Budaya, Struktur Cagar Budaya, Situs Cagar Budaya, dan Kawasan Cagar Budaya. Ketetapan mengenai penetapan status cagar budaya bagi benda, struktur, atau bangunan di Indonesia telah diatur melalui Undang-Undang (UU) No. 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Dalam UU tersebut, diatur mengenai cagar budaya, salah satunya adalah syarat dan krteria penetapan suatu benda, struktur, atau bangunan sebagai cagar budaya.

Kriteria Bangunan Cagar Budaya

Berdasarkan UU No. 11 Tahun 2010 Pasal 5, suatu Benda, bangunan, atau struktur dapat diusulkan sebagai Benda Cagar Budaya, Bangunan Cagar Budaya, atau Struktur Cagar Budaya apabila memenuhi kriteria:

  1. Berusia 50 (lima puluh) tahun atau lebih;
  2. Mewakili masa gaya paling singkat berusia 50 (lima puluh) tahun;
  3. Memiliki arti khusus bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan/atau kebudayaan; dan
  4. Memiliki nilai budaya bagi penguatan kepribadian bangsa

Satuan ruang geografis dapat ditetapkan sebagai Kawasan Cagar Budaya apabila:

  1. Mengandung 2 (dua) Situs Cagar Budaya atau lebih yang letaknya berdekatan;
  2. Berupa lanskap budaya hasil bentukan manusia
  3. Berusia paling sedikit 50 (lima puluh) tahun;
  4. Memiliki pola yang memperlihatkan fungsi ruang pada masa lalu berusia paling sedikit 50 (lima puluh) tahun;
  5. Memperlihatkan pengaruh manusia masa lalu pada proses pemanfaatan ruang berskala luas;
  6. Memperlihatkan bukti pembentukan lanskap budaya; dan
  7. Memiliki lapisan tanah terbenam yang mengandung bukti kegiatan manusia atau endapan fosil

NAOMY A. NUGRAHENI 

Baca: Bangunan Diduga Cagar Budaya di Kediri Dibongkar Demi Restoran Cepat Saji

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.






Yogyakarta Klasterisasi Kawasan Cagar Budaya, Dibuatkan Festival untuk Wisata Minat Khusus

3 hari lalu

Yogyakarta Klasterisasi Kawasan Cagar Budaya, Dibuatkan Festival untuk Wisata Minat Khusus

Magnet kunjungan wisata ke Kota Yogyakarta, selama ini salah satunya dilatari rasa klangenan terhadap melimpahnya kawasan cagar budayanya.


Wisata Sejarah ke Bengkulu, Kunjungi Rumah Pengasingan Soekarno dan Benteng Inggris

3 hari lalu

Wisata Sejarah ke Bengkulu, Kunjungi Rumah Pengasingan Soekarno dan Benteng Inggris

Bengkulu memiliki banyak bangunan bersejarah yang dapat dikunjungi untuk destinasi wisata.


Tim Ahli Cagar Budaya Teliti 107 Objek dan Tempat Bersejarah di Kabupaten Bekasi

15 hari lalu

Tim Ahli Cagar Budaya Teliti 107 Objek dan Tempat Bersejarah di Kabupaten Bekasi

Hingga akhir tahun ini, penelitian dilakukan terhadap 50 objek dan tempat bersejarah di Kabupaten Bekasi secara marathon.


Greenpeace: Pendanaan Loss and Damage Harus Diikuti Aksi Mengakhiri Energi Fosil

17 hari lalu

Greenpeace: Pendanaan Loss and Damage Harus Diikuti Aksi Mengakhiri Energi Fosil

Isu krusial menyangkut pendanaan loss and damage-seperti negara mana yang harus membayar-baru akan dibahas dalam COP 2023.


Hari Pertama Dibuka Pasca Revitalisasi, Ribuan Masyarakat Antusias Kunjungi TMII

17 hari lalu

Hari Pertama Dibuka Pasca Revitalisasi, Ribuan Masyarakat Antusias Kunjungi TMII

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) kembali dibuka untuk uji publik hari ini, Ahad, 20 November 2022


Rel Trem Ditemukan di Lokasi Proyek MRT Jakarta, Arkeolog Rekomendasikan Pengangkatan dan Pemindahan

20 hari lalu

Rel Trem Ditemukan di Lokasi Proyek MRT Jakarta, Arkeolog Rekomendasikan Pengangkatan dan Pemindahan

Rel trem peninggalan zaman kolonial Belanda ditemukan di proyek Mass Rapid Transit atau MRT Jakarta Fase 2 CP202 di Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat.


Kabar Duka, Profesor Edi Sedyawati Maestro Tari dan Eks Dirjen Kebudayaan Meninggal

25 hari lalu

Kabar Duka, Profesor Edi Sedyawati Maestro Tari dan Eks Dirjen Kebudayaan Meninggal

Maestro seni pertunjukan dan eks Dirjen Kebudayaan Profesor Edi Sedyawati, meninggal pada Sabtu pagi, 12 November 2022. Profil tokoh kebudayaan ini.


MRT Jakarta Selamatkan Temuan Rel Trem Era Lama di Proyek Konstruksi CP202

26 hari lalu

MRT Jakarta Selamatkan Temuan Rel Trem Era Lama di Proyek Konstruksi CP202

MRT Jakarta memastikan rel trem yang ditemukan di area konstruksi CP202 akan direlokasi dengan baik agar kondisinya tetap terjaga.


Kota Cimahi Data Ulang Objek Kebudayaan untuk Gali Potensi Kekayaan Daerah

30 hari lalu

Kota Cimahi Data Ulang Objek Kebudayaan untuk Gali Potensi Kekayaan Daerah

Pendataan ulang objek kebudayaan ini dinilai penting bagi Cimahi, sebab budaya merupakan andalan pariwisata kota itu.


Menteri ESDM Sambut Positif Langkah Inpex Investasi di Panas Bumi RI

35 hari lalu

Menteri ESDM Sambut Positif Langkah Inpex Investasi di Panas Bumi RI

Menteri ESDM Arifin Tasrif merespons positif langkah Inpex Corporation untuk berinvestasi dalam pengembangan panas bumi di Indonesia.