Nikmatnya Teh Talua Pinang, Minuman Tradisional Penambah Tenaga

Teh talua pinang (kanan) dan sekoteng dingin di Warung Bandrek Niaga Sudirman, Jalan Panglima Sudirman Kota Pekanbaru Provinsi Riau, Senin malam, 9 Mei 2022. TEMPO/Abdi Purmono

TEMPO.CO, Jakarta - Teh talua adalah minuman khas dari Sumatera Barat yang sudah cukup dikenal oleh masyarakat. Tak hanya ada di sekitar Sumatera Barat, minuman tradisional itu bisa ditemukan di daerah lain seiring banyaknya warga Sumbar yang juga berpindah.

Teh talua bisa ditemukan juga di sejumlah warung atau kedai di Pekanbaru Riau. Salah satunya di Warung Bandrek Niaga Sudirman di Jalan Panglima Sudirman Pekanbaru. Warung milik Bang Roy itu buka mulai pukul 7 malam sampai jam 2 pagi. 

Meski pakai nama bandrek, tapi warung Bang Roy mirip kedai serba ada yang menjual beragam makanan dan minuman. Bandrek merupakan minuman hangat yang dibuat dari jahe, gula aren, lada dan santan.

“Kami punya bermacam jenis jamu. Minuman lain juga ada, tinggal pilih sesuai selera dan kebutuhan,” kata Bang Roy.

Suasana di Warung Bandrek Niaga Sudirman, Jalan Panglima Sudirman Kota Pekanbaru Riau. TEMPO/Abdi Purmono

Menurut Bang Roy, kebanyakan konsumen menyukai bandrek dingin, sekoteng, kopi gingseng, STMJ (susu telur madu jahe), teh tarik dan yang terlaris teh talua dan teh talua tapai. Semua tersedia dalam sajian hangat atau panas dan dingin. 

Teh talua makin eksis seturut bertambahnya populasi etnis Minangkabau di Pekanbaru. Sebagai data, berdasarkan hasil sensus penduduk per September 2020, Pekanbaru berpenduduk 983.356 jiwa. Sebanyak 41 persen penduduk beretnis Minangkabau. Selebihnya beretnis Melayu, Jawa, Tionghoa dan Batak. 

Teh talua lazim dinikmati untuk menghangatkan tubuh di malam hari, sekaligus untuk mendongkrak gairah dan tenaga. “Buat kuat malam,” ujar Bang Roy.

Ada beberapa varian teh talua, yaitu teh talua tapai, teh talua gula aren, dan teh talua pinang. Secara umum, adonan teh talua sama saja, hanya berbeda pada takaran dan cara penyajian. 

Untuk teh talua pinang, Bang Roy mengatakan teh talua harus pakai pinang muda terbaik. Pinang muda dipercaya dapat meningkatkan kualitas rasa teh talua jadi lebih sedap, solid dan konsisten. Sedangkan teh yang dipakai berjenis teh hitam asli dari perkebunan teh Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. 

Seorang asisten Roy menerangkan sekaligus memperagakan cara membuat teh talua pinang. Pertama, bahan gula pasir, kuning telur ayam kampung (boleh telur bebek), dan susu kental manis dicampur dan diaduk sampai berbentuk adonan. Kedua, lima butir buah pinang dibelah dan dagingnya dikerik.

Buah pinang yang dibelah dan dikerik dagingnya untuk dicampurkan dalam minuman teh talua pinang di Warung Bandrek Niaga Sudirman Pekanbaru. TEMPO/Abdi Purmono

Ketiga, adonan dan daging pinang diblender menggunakan mesin mikser (mixer) sampai adonan mengembang. Keempat, adonan tadi diberi air rebusan teh. Lalu disaring dan diaduk perlahan sampai berbuih atau berbusa. Bahkan, bila perlu, biarkan buihnya meleleh dan menempel di bibir gelas. Lelehan buih ini sangat menggoda selera. 

“Semakin kental semakin enak. Ada sensasi krimnya. Tidak ada amis telurnya seperti yang dikira orang-orang yang tak pernah mencobanya,” ujar si asisten.

Teh talua lebih nikmat diseruput ketika masih panas. Di bagian atas gelas tampak busa yang terasa kesat dan manis, bagian tengahnya dikuasai sensasi teh kental serta endapan sisa gula di dasar gelas juga terasa manis.

Teh talua biasanya berpasangan dengan mi goreng (bihun, mi kuning, kwetiau), nasi goreng serta minas alias mi nasi goreng. Minas berkombinasi unik dan tergolong menu kelas berat karena mi dan nasi sama-sama mengandung kalori tinggi. Kedua kolaborasi kuliner ini pastinya memberi tenaga.

Baca juga: 4 Kuliner Khas Ende Tempat Bung Karno Diasingkan, Ada Jagung Titi dan Kue Rambut

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu






Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta, Ini Cara Bedakan Stand Kuliner Halal dan Nonhalal

2 hari lalu

Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta, Ini Cara Bedakan Stand Kuliner Halal dan Nonhalal

Berbagai makanan dan minuman tradisional hingga kekinian tumplek di Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta.


Fakta Menarik Viral Nasi Minyak di Surabaya

2 hari lalu

Fakta Menarik Viral Nasi Minyak di Surabaya

Nasi minyak kuliner Surabaya sering dibicarakan belakangan ini, karena banyaknya minyak goreng yang dicampur dalam hidangan hingga menjadi viral.


Wisata Kuliner Khas Blora, Termasuk Sego Kobong Nasi yang Dibakar

2 hari lalu

Wisata Kuliner Khas Blora, Termasuk Sego Kobong Nasi yang Dibakar

Ada beberapa wisata kuliner di Blora. Salah satunya, sego kobong. yakni nasi yang dibungkus dengan daun pisang dan cara menyajikannya dengan dibakar.


Desa Bandungrejo di Gorontalo Digagas Jadi Tempat Wisata Budaya dan Kuliner Sunda

2 hari lalu

Desa Bandungrejo di Gorontalo Digagas Jadi Tempat Wisata Budaya dan Kuliner Sunda

Tak hanya untuk masyarakat Sunda yang ada di Gorontalo, wisata budaya itu bisa dinikmati oleh wisatawan.


Sensasi Menikmati Salad Sayur Microgreen yang Langsung Dipetik di Depan Mata

3 hari lalu

Sensasi Menikmati Salad Sayur Microgreen yang Langsung Dipetik di Depan Mata

Pengunjung bisa melihat sendiri tumbuhan yang siap dipetik untuk dimasukkan ke dalam mangkuk salad mereka


Akhir Pekan, Coba Rekomendasi 10 Kuliner Street Food Jakarta ini

3 hari lalu

Akhir Pekan, Coba Rekomendasi 10 Kuliner Street Food Jakarta ini

Tak perlu jauh-jauh, Jakarta memiliki beragam pilihan makanan berupa kuliner street food yang lezat dan tetap ramah di kantong.


Festival Gastronomi Sasambo, Kenalkan Kuliner Khas dari Tiga Suku

5 hari lalu

Festival Gastronomi Sasambo, Kenalkan Kuliner Khas dari Tiga Suku

Sesuai namanya, Festival Gastronomi Sasambo menghadirkan perwakilan peserta dari tiga suku yang ada di NTB.


Menyesal Jika Tak Cicipi Kuliner Khas Pemalang, Nasi Grombyang sampai Lontong Dekem

6 hari lalu

Menyesal Jika Tak Cicipi Kuliner Khas Pemalang, Nasi Grombyang sampai Lontong Dekem

Kabupaten Pemalang di lintasan Pantura Jawa, punya beragam kuliner khas yang lezat. namanya pun unik nasi Grombyang, Lontong Dekem sampai Ogel-ogel.


Mengenal Fufu Makanan Khas Afrika yang Lagi Viral

7 hari lalu

Mengenal Fufu Makanan Khas Afrika yang Lagi Viral

Berbeda dengan masyarakat Indonesia yang menjadikan nasi sebagai makanan pokok, Afrika menjadikan fufu sebagai makanan pokok yang terbuat dari singkong.


Lakukan 6 Hal Ini untuk Menghindari Tipes

7 hari lalu

Lakukan 6 Hal Ini untuk Menghindari Tipes

Karena vaksin tidak dapat memberikan perlindungan lengkap, maka seseorang dapat melakukan beberapa hal ini untuk menghindari tipes.