Sertifikat Vaksin Covid-19 dalam PeduliLindungi Kini Diakui Negara-negara ASEAN

Reporter

Tempo.co

Selasa, 17 Mei 2022 19:09 WIB

Seorang warga mengakses aplikasi PeduliLindungi pada gawai miliknya di Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 14 Januari 2021. ANTARA/Zabur Karuru.

TEMPO.CO, Jakarta - Negara-negara anggota ASEAN kini telah saling mengakui sertifikat vaksinasi Covid-19 yang berlaku di negara masing-masing. Artinya, sertifikat vaksin dalam aplikasi PeduliLindungi juga diakui oleh negara-negara di Asia Tenggara itu.

“Dengan adanya saling pengakuan sertifikat vaksin diharapkan warga negara anggota ASEAN dapat melakukan perjalanan dengan aman ke negara-negara ASEAN lainnya”, ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam keterangannya, Senin, 16 Mei 2022.

Kesepakatan tersebut dibahas dalam pertemuan menteri kesehatan se-ASEAN ke-15 (15th AHMM) di Hotel Conrad, Bali, pada Sabtu, 14 Mei 2022. Deklarasi saling pengakuan sertifikat vaksinasi Covid-19 di seluruh negara ASEAN merupakan inisiatif Indonesia sebagai Chair dalam 15th AHMM.

Dengan adanya saling pengakuan sertifikat vaksinasi Covid-19 di seluruh negara ASEAN, kata Budi, diharapkan dapat menciptakan kemudahan mobilitas antar negara di kawasan ASEAN daalam kerangka pelaksanaan protokol kesehatan yang telah diakui secara global. "Deklarasi ini turut menjadikan sertifikat internasional Indonesia di PeduliLindungi diakui di seluruh negara kawasan ASEAN," ujarnya.

Dalam forum yang sama, para pemimpin bidang kesehatan di negara-negara kawasan ASEAN turut membahas pentingnya ketersediaan mekanisme universal verifikasi sertifikat antar negara ASEAN. Adanya mekanisme tersebut bisa membuat proses verifikasi keotentikan dan keaslian sertifikat lebih mudah.

Indonesia pun turut menginisiasi aplikasi web sebagai mekanisme universal verifikasi sertifikat negara ASEAN. Menurut Budi, pemanfaatan aplikasi web untuk universal verifikasi sertifikat antar negara ASEAN dapat mempersingkat proses verifikasi, terutama di poin kedatangan antar negara. Pemanfaatan aplikasi web ini dilakukan secara sukarela oleh masing-masing negara anggota ASEAN dan dapat diintegrasikan dengan sistem yang sudah tersedia di masing-masing negara. Aplikasi web ini akan dikelola oleh Sekretariat ASEAN dalam menjaga keberlanjutan, transparansi, netralitas, kerahasiaan, integritas dan ketersediaan.

Semua langkah itu, kata Budi, dapat menjadi langkah signifikan mendorong kolaborasi dan kerja sama kegiatan ekonomi untuk memastikan kembalinya bisnis, termasuk pariwisata setelah pandemi Covid-19. Penggunaan sertifikat vaksin Covid-19 tetap menjunjung tinggi hukum yang berlaku, peraturan keimigrasian dan protokol kesehatan wajib di masing-masing negara anggota ASEAN.

BISNIS

Baca juga: ASEAN Dorong Paspor Vaksinasi Berbasis Digital Bisa Berlaku Secara Global

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.






Tarif Listrik Naik per 1 Juli 2022, Simak Perbandingannya dengan Negara-negara ASEAN

7 jam lalu

Tarif Listrik Naik per 1 Juli 2022, Simak Perbandingannya dengan Negara-negara ASEAN

Kenaikan tarif listrik akan diberlakukan per 1 Juli 2022. Lalu bagaimana perbandingan tarif listrik di Indonesia dengan negara-negara ASEAN lainnya?


Terkini Bisnis: Ilham Habibie Mundur dari Bank Muamalat, Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi

14 jam lalu

Terkini Bisnis: Ilham Habibie Mundur dari Bank Muamalat, Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi

Berita pergantian komisaris di Bank Muamalat hingga syarat pembelian minyak goreng curah banyak menarik perhatian pembaca.


Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi, Kapan Mulai Berlaku?

15 jam lalu

Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi, Kapan Mulai Berlaku?

Warga yang tidak memiliki aplikasi PeduliLindungi bisa menggunakan NIK untuk membeli minyak goreng curah.


Luhut Wajibkan Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi, Ini Alasannnya

19 jam lalu

Luhut Wajibkan Beli Minyak Goreng Curah Pakai PeduliLindungi, Ini Alasannnya

Luhut mengatakan sistem pembelian minyak goreng curah dengan PeduliLindungi akan disosialisasikan pada Senin, 27 Juni 2022.


Luhut: Beli Minyak Goreng Rp 14 Ribu Pakai PeduliLindungi atau NIK, Dibatasi 10 Kg

20 jam lalu

Luhut: Beli Minyak Goreng Rp 14 Ribu Pakai PeduliLindungi atau NIK, Dibatasi 10 Kg

Luhut mengatakan semua penjualan minyak goreng curah akan menggunakan aplikasi PeduliLindungi atau NIK.


Luhut: Nanti Jual Beli Minyak Goreng Curah Rakyat Pakai PeduliLindungi

1 hari lalu

Luhut: Nanti Jual Beli Minyak Goreng Curah Rakyat Pakai PeduliLindungi

Pemerintah segera memulaitransisi perubahan sistem penjualan dan pembelian minyak goreng curah rakyat (MGCR).


Penanganan Krisis Myanmar oleh ASEAN dan PBB Dinilai Gagal

2 hari lalu

Penanganan Krisis Myanmar oleh ASEAN dan PBB Dinilai Gagal

Badan Penyelidikan Parlemen Internasional atau IPI dalam sidangnya membahas kegagalan aktor internasional, utamanya PBB dan ASEAN, dalam mengakhiri kekerasan di Myanmar setelah kudeta junta militer.


Luhut Bakal Jadikan Vaksin Booster Syarat Perjalanan

2 hari lalu

Luhut Bakal Jadikan Vaksin Booster Syarat Perjalanan

Luhut mengatakan, secara nasional, kasus Covid-19 meningkat akibat masuknya varian BA4 dan Ba5.


PPI Jerman Gelar Konferensi Internasional Pelajar Asia Tenggara

4 hari lalu

PPI Jerman Gelar Konferensi Internasional Pelajar Asia Tenggara

PPI Jerman menggelar konferensi internasional pelajar Asia Tenggara. Konferensi ini pertama kali yang dilaksanakan di Jerman.


Cerita Monas Dibuka Kembali: Pengunjung Datang dari Pagi, hingga Gelar Tikar

6 hari lalu

Cerita Monas Dibuka Kembali: Pengunjung Datang dari Pagi, hingga Gelar Tikar

Kawasan Taman Monumen Nasional atau Monas dibuka kembali mulai, Sabtu, 18 Juni 2022. Pembukaan ini adalah uji coba setelah tutup akibat pandemi.