Batu Caves Destinasi Wisata Religi Hindu Paling Kondang di Malaysia

Reporter

Suasana di sekitar kuil Batu Caves di Batu Caves, Selangor, Malaysia, 11 Juli 2017. Kuil tempat umat Hindu beribadah ini menjadi objek wisata wajib bagi wisatawan yang mengunjungi ibu kota Malaysia, Kuala Lumpur. TEMPO/Charisma Adristy

TEMPO.CO, JakartaBatu Caves terletak di Distrik Gombak, Negara Bagian Selangor, sekitar 13 kilometer dari Kota Kuala Lumpur. Batu Caves merupakan tempat ibadah bagi umat Hindu. Gua kapur ini telah terbentuk sejak sekitar 400 juta tahun lalu, seperti ditulis Koran Tempo Edisi 24 April 2011. Nama Batu Caves tercetus begitu saja sesuai dengan nama sungai yang mengalir melalui bukit itu, yaitu Sungai Batu.

Destinasi wisata Kompleks Batu Caves terdiri dari tiga gua utama dan beberapa gua kecil yang berada di ketinggian 100 meter dari permukaan tanah. Gua terbesar disebut Cathedral Cave atau Temple Cave yang memiliki langit-langit dengan tinggi sekitar 100 meter.

Apabila Anda ingin mengunjungi Batu Caves, transportasi yang disarankan adalah menggunakan moda kereta api. Anda tinggal naik kereta api komuter, yaitu Kereta Tanah Melayu atau KTM Komuter dengan jurusan Sentul. Tarifnya pun cukup terjangkau, yaitu sekitar 1 ringgit atau Rp. 3.000.

Dengan perjalanan sekitar 45 menit, kereta dapat sampai di Stasiun Batu Caves yang merupakan stasiun perluasan jalur setelah Stasiun Sentul. Di Stasiun Batu Caves, Anda tinggal mencari gerbang menuju Batu Caves yang merupakan gerbang masuk kedua.

Batu Caves pada awalnya adalah daerah hunian. Batu Caves kemudian berubah menjadi tempat peribadatan umat Hindu berkat jasa K. Thamboosamy Pillai, seorang tokoh terkenal di Malaysia dan pengusaha timah keturunan Tamil, India.

Pillai terinspirasi untuk mendedikasikan sebuah kuil di dalam gua kepada Tuhan Muruga. Oleh karena itu, Anda dapat menemukan Patung Dewa Murugan yang terdapat di bagian depan Kuil Batu Caves di Batu Caves. Dewa Murugan adalah putra bungsu Siwa dan istrinya, Parvati.

Batu Caves sering dijadikan tempat perayaan Festival Thaipusam, festival tahunan yang digelar oleh warga Tamil di Malaysia. Festival ini dilakukan pada bulan Thai, bulan kesepuluh dalam kalender Tamil, dan pada saat cahaya bulan bersinar penuh atau dalam kalender Masehi, peristiwa ini jatuh mulai Januari akhir sampai Februari awal.

Saat perayaan ini tiba, orang-orang keturunan India Tamil dari seluruh penjuru Malaysia bahkan luar Malaysia akan berkumpul di Batu Caves dengan arak-arakan persembahan yang dibawa untuk Dewa Murugan.

Festival Thaipusam diadakan untuk merayakan kelahiran Dewa Murugan sebagai hari untuk membayar nazar dan menebus dosa atau memohon ampun atas dosa-dosa yang pernah dibuat. Nazar yang diyakini oleh pemeluk agama Hindu ini adalah ungkapan Murugan rasa syukur kepada Dewa Murugan karena terkabulnya permohonan.

NAUFAL RIDHWAN ALY 

Baca: Mengunjungi Patus Emas Dewa Murugan Raksasa di Malaysia

Ikuti berita terkini dari Tempo di Google News, klik di sini.






Atraksi Balap Sampan, Tradisi Nelayan Pesisir di Lombok untuk Mencintai Sumber Pendapatan Mereka

6 jam lalu

Atraksi Balap Sampan, Tradisi Nelayan Pesisir di Lombok untuk Mencintai Sumber Pendapatan Mereka

Kepala Desa Pare Mas Sahman mengatakan atraksi balap sampan tradisional ini dapat meningkatkan kunjungan wisata di desanya.


Pertama dalam Sejarah, Partai Penguasa India Tak Punya Anggota Parlemen Muslim

7 jam lalu

Pertama dalam Sejarah, Partai Penguasa India Tak Punya Anggota Parlemen Muslim

Menteri Urusan Minoritas India Mukhtar Abbas Naqvi, satu-satunya anggota parlemen Muslim dari Bharatiya Janata, mundur


Zenius Luncurkan Video Wisata Berbasis Edukasi, Episode Perdana Soal Borobudur

20 jam lalu

Zenius Luncurkan Video Wisata Berbasis Edukasi, Episode Perdana Soal Borobudur

Episode Candi Borobudur itu kini sudah bisa ditonton di akun YouTube Zenius dengan durasi 12 menit yang mengulas sejarah candi megah itu.


Jual Ayam dalam Kertas dengan Foto Dewa Hindu, Pria Muslim Ditangkap Polisi India

2 hari lalu

Jual Ayam dalam Kertas dengan Foto Dewa Hindu, Pria Muslim Ditangkap Polisi India

Seorang pria Muslim ditangkap di Sambhal, Uttar Pradesh, India karena menjual ayam di selembar kertas yang bergambar dewa-dewa Hindu.


Ada Batu Timpa Wisatawan, Air Terjun Tirtosari di Magetan Tutup Sementara

2 hari lalu

Ada Batu Timpa Wisatawan, Air Terjun Tirtosari di Magetan Tutup Sementara

Penutupan itu juga untuk memastikan ada atau tidaknya batu lain yang berpotensi terjun bebas dari tebing di kawasan Air Terjun Tirtosari.


Ramai Petani Jual Sawit ke Malaysia, Apkasindo: Harga Anjlok Membuat Petani Panik

2 hari lalu

Ramai Petani Jual Sawit ke Malaysia, Apkasindo: Harga Anjlok Membuat Petani Panik

Ketua Apkasindo Gulat Manurung menanggapi viralnya video petani yang menjual tandan buah segar (TBS) sawit ke Malaysia.


Jumlah Wisatawan Asing ke Jakarta Naik, dari Malaysia dan Cina Masuk 5 Besar

3 hari lalu

Jumlah Wisatawan Asing ke Jakarta Naik, dari Malaysia dan Cina Masuk 5 Besar

Anggoro Dwitjahyono mengatakan, kunjungan wisatawan asing pada Mei 2022 melonjak sebesar 60,41 persen dibandingkan April 2022.


Melancong di Sekitar Semarang, Setelah Lawang Sewu ke Mana Lagi?

3 hari lalu

Melancong di Sekitar Semarang, Setelah Lawang Sewu ke Mana Lagi?

Semarang menawarkan banyak destinasi wisata yang wajib kunjung, tidak hanya Lawang Sewu. Berikut objek wisata lainnya termasuk Candi Gedong Songo.


Sebut Pekerja Migran Nikmati Subsidi Jatah Warga Malaysia, PM Ismail Dikecam

3 hari lalu

Sebut Pekerja Migran Nikmati Subsidi Jatah Warga Malaysia, PM Ismail Dikecam

PM Ismail Sabri Yaakob mendapat kecaman karena menyatakan bahwa pekerja migran menikmati subsidi makanan jatah warga Malaysia


Polisi India Tangkap Dalang Pembunuhan Pendukung Penghina Nabi Muhammad

4 hari lalu

Polisi India Tangkap Dalang Pembunuhan Pendukung Penghina Nabi Muhammad

Polisi India menangkap sosok di balik pembunuhan seorang penjahit Hindu, yang diduga membuat postingan media sosial mendukung pernyataan menghina terhadap Nabi Muhammad