10 Oleh-oleh Khas Yogyakarta untuk Buah Tangan Arus Balik

Reporter:
Editor:

Nurhadi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Kelembutan Bakpia Kukus yang enak disantap kapan saja. (Sumber: bakpiakukustugu.co.id)

    Kelembutan Bakpia Kukus yang enak disantap kapan saja. (Sumber: bakpiakukustugu.co.id)

    TEMPO.CO, JakartaLiburan tidak lengkap jika tidak diakhiri dengan berburu oleh-oleh khas daerah tersebut. Apalagi jika daerah tersebut memang destinasi favorit untuk liburan seperti Yogyakarta. Berikut deretan oleh-oleh yang dapat Anda beli jika berkunjung ke Jogja seperti dirangkum oleh Tempo dari berbagai sumber.

    1. Bakpia Kukus

    Bakpia kukus berbeda dengan bakpia pathuk. Bakpia kukus memiliki tekstur yang lebih lembut dan tersedia dalam berbagai varian isi, seperti coklat, kacang hijau, kacang merah, keju, stroberi, dan pandan.

    2. Gudeg Kaleng

    Saat ini sudah ada gudeg kalengan yang memiliki masa kedaluwarsa yang cukup lama, bahkan dapat mencapai satu tahun sehingga cocok dijadikan oleh-oleh.

    3. Keripik Belut

    Keripik welut atau keripik belut biasa dijual di daerah Godean, Sleman. Di sana, terdapat Pusat Kuliner Belut yang menjajakan makanan ini dengan harga kira-kira Rp 10.000 per kilogram. Selain keripik belut, terdapat pula olahan lain yang ditawarkan.

    4. Jadah Tempe Tahu Bacem

    Makanan ini hanya dijual di sekitar tempat wisata Kaliurang atau Jalan Kaliurang atas, di sekitar lereng Gunung Merapi. Jadah tempe terdiri dari olahan ketan, tempe, dan tahu bacem. Penjual olahan jadah tempe yang terkenal adalah Jadah Tempe Mbah Carik. 

    5. Geplak

    Geplak terbuat dari santan, parutan kelapa, dan gula. Rasanya manis dan memiliki bermacam warna sesuai dengan rasa yang diinginkan, seperti nangka, durian, dan vanilla. Makanan ini mudah didapatkan di seluruh pusat oleh-oleh Yogyakarta.

    6. Belalang Goreng

    Bagi Anda yang ingin membawa oleh-oleh yang ekstrem, Anda bisa membawa pulang belalang goreng atau walang goreng khas daerah Gunungkidul. Belalang yang digunakan dalam sajian ini adalah jenis belalang kayu. Olahan belalang goreng ini disajikan ke dalam tiga varian rasa, yaitu gurih, pedas, dan manis. Biasanya, Anda bisa membawa pulang belalang goreng yang sudah disiapkan di dalam toples dan harga satu toples pun cukup terjangkau, mulai dari 15 hingga 25 ribu saja.

    7. Kue Adrem

    Dilansir dari Indonesia Travel, kue legit yang berbentuk mirip fortune cookie ini sudah eksis sejak 1990-an dengan cita rasa yang masih dipertahankan hingga sekarang. Kue adrem bisa ditemukan di berbagai pasar tradisional dengan harga Rp5-10 ribu per bungkusnya.

    8. Tas Kulit

    Selain makanan, kota Jogja juga dikenal dengan kerajinan yang terbuat dari kulit. Dilansir dari laman Bisnis, jika Anda menyukai tas dari kulit, cobalah untuk mampir ke Desa Wisata Manding yang dikenal sebagai sentra kerajinan kulit.

    9. Batik Kayu

    Jika biasanya motif batik dilukis di atas selembar kain, tidak dengan kerajinan batik yang terdapat di Desa Krebet, Yogyakarta. Di desa ini, para pengrajin lokal menggunakan kayu sebagai media untuk membatik. Dengan tampilan yang menarik dan juga unik, maka kerajinan satu ini cocok dijadikan sebagai oleh-oleh.

    10. Kain Lurik

    Kain lurik merupakan kain tenun yang dibuat oleh pengrajin lokal asal Jogja dengan menggunakan alat tenun bukan mesin. Anda bisa membeli kain lurik utuh, atau yang sudah dimodifikasi menjadi pakaian, beragam aksesoris seperti tas, dompet, sandal, topi, sarung bantal, maupun taplak meja untuk dijadikan sebagai oleh-oleh.

    NAUFAL RIDHWAN ALY 

    Baca juga: Selain Bakpia, Ini Daftar 4 Oleh-oleh Khas Yogyakarta di Arus Balik Lebaran


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Ustaz Abdul Somad Ditolak Masuk Singapura

    Ustaz Abdul Somad, yang populer dengan sebutan UAS, mengaku dideportasi dari Singapura. Dia mengunggah video suasana di imigrasi.