Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Penumpang Pesawat, Hindari Konsumsi 5 Jenis Makanan ini di Bandara

Reporter

image-gnews
Calon penumpang melakukan check-in sebelum naik pesawat di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu, 20 April 2022. PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin menanggapi kemungkinan naiknya harga tiket pesawat menyusul kebijakan tuslah fuel atau tambahan biaya karena lonjakan harga avtur. TEMPO/Tony Hartawan
Calon penumpang melakukan check-in sebelum naik pesawat di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu, 20 April 2022. PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin menanggapi kemungkinan naiknya harga tiket pesawat menyusul kebijakan tuslah fuel atau tambahan biaya karena lonjakan harga avtur. TEMPO/Tony Hartawan
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Bandara seluruh dunia kini menjadi lebih sibuk dari biasanya. Pelonggaran aturan Covid-19 memungkinkan banyak orang untuk mulai bepergian ke sana kemari.

Bandara juga menjadi tempat persinggahan dan istirahat serta makan berat ataupun mencari camilan. Namun, penting bagi wisatawan untuk menghindari beberapa jenis makanan di bandara.

Hal tersebut karena mungkin beberapa jenis makanan memiliki nilai gizi yang buruk hingga berpotensi menimbulkan sakit selama penerbangan. Berikut adalah tujuh makanan yang sebaiknya dihindari untuk dibeli di bandara, dilansir dari Travel and Leisure:

1. Salad

Salad hijau yang enak dan berdaun mungkin terdengar seperti pilihan sehat yang ideal saat bepergian melalui bandara. Namun, salad juga bisa menjadi sarang kuman, termasuk jenis yang bisa menyebabkan keracunan makanan.

“Sayuran hijau, seperti sayuran dan buah-buahan lainnya, terkadang terkontaminasi dengan kuman berbahaya. Mencuci sayuran hijau tidak menghilangkan semua kuman. Itu karena kuman bisa menempel di permukaan daun dan bahkan masuk ke dalamnya. Jika Anda makan sayuran hijau yang terkontaminasi tanpa memasaknya terlebih dahulu, seperti salad atau sandwich, Anda bisa sakit,” kata Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di situs webnya.

2. Kopi

Kopi yang hangat dan menenangkan mungkin diidamkan sebelum penerbangan pagi, tetapi disarankan untuk menundanya jika bisa. Hal ini dikarenakan kopi tidak hanya dapat menyebabkan kegugupan, tetapi juga dapat membuat seseorang bolak-balik ke kamar mandi yang tentunya akan menyulitkan diri dan orang lain ketika berada di ketinggian 30.000 kaki di udara.

“Minum minuman yang mengandung kafein sebagai bagian dari gaya hidup normal tidak menyebabkan kehilangan cairan melebihi volume yang dicerna. Sementara minuman berkafein mungkin memiliki efek diuretik ringan, yang berarti bahwa mereka dapat menyebabkan kebutuhan untuk buang air kecil, mereka tampaknya tidak meningkatkan risiko dehidrasi. Tetap saja, minuman berkafein dapat menyebabkan sakit kepala dan insomnia pada beberapa orang,” kata Mayo Clinic.

3. Kentang goreng dan pretzel asin

Makanan asin seperti kentang goreng dan pretzel memang terdengar enak, tetapi bahkan di darat, mereka adalah jenis makanan yang dapat membuat orang kembung. Tentunya akan menjadi buruk ketika seseorang sedang berada di penerbangan ketinggian 35.000 kaki.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

“Apa pun gas yang ada di usus Anda saat Anda naik pesawat, atau yang terbuat di usus Anda selama penerbangan sebagai akibat dari pilihan makanan, atau yang masuk ke usus Anda sebagai akibat dari udara yang tertelan atau menelan minuman berkarbonasi, kemungkinan akan memberi lebih banyak tekanan pada dinding usus saat ketinggian naik,” kata U.S. News.

4. Yogurt tinggi gula

Jika sedang terburu-buru dan camilan cepat, yogurt mungkin tampak seperti pilihan yang tepat. Namun, berhati-hatilah karena mereka bisa mengandung banyak gula yang bukan pilihan ideal sebelum penerbangan. Ahli Diet dari Australia dan otak dibalik TravellingDietitian.com, Kara Landau, mengatakan bahwa ia lebih memilih untuk tidak menggunakan yogurt parfait dan bahkan smoothie buah karena tambahan gula dan aditif tersembunyinya yang dapat memperburuk usus.

“Saya mencari pilihan yang menyediakan lebih banyak protein, serat makanan, dan/atau lemak sehat dengan label 'garis yang lebih bersih', seperti Greek yogurt polos, kacang-kacangan (yang belum dipanggang dalam minyak nabati tambahan), sayuran cincang dan campuran hummus, atau kacang alami atau batangan protein tanpa pemanis buatan atau gula tambahan,” kata Landau.

5. Sushi

CDC mengatakan yang terbaik adalah menghindari ikan mentah atau setengah matang, kerang atau makanan yang mengandung makanan laut mentah, seperti sashimi, beberapa sushi, dan ceviche saat di bandara. Terlebih ketika memakan sushi bersamaan dengan kecap, yang bisa mengandung hampir 40 persen garam harian dalam satu sendok makan.

BERNADETTE JEANE WIDJAJA | TRAVEL AND LEISURE

Baca juga: CDC Cabut Peringatan Covid-19 Level 4 untuk 90 Negara

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Penumpang Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Tembus 26 Juta Orang, Lampaui Jumlah Sebelum Pandemi Covid-19

21 jam lalu

Suasana Bandara Soekarno-Hatta jelang mudik lebara, Tangerang, Banten, Jawa Barat, Kamis, 13 April 2023. PT Angkasa Pura II menyebut Bandara Soekarno-Hatta diproyeksikan melayani hingga 3,19 juta orang pemudik pada masa Angkutan Lebaran 2023 atau naik sekitar 19,47 persen dibandingkan 2022. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Penumpang Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Tembus 26 Juta Orang, Lampaui Jumlah Sebelum Pandemi Covid-19

TEMPO.CO, Jakarta -PT Angkasa Pura II mencatat jumlah pergerakan penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta pada semester I/2024 mencapai 26 juta penumpang.


Destination Thailand Visa Peluang Digital Nomad dan Wisatawan Tinggal Lebih Lama

1 hari lalu

Phang Nga, Thailand. Unsplash.com/Marrti Salmi
Destination Thailand Visa Peluang Digital Nomad dan Wisatawan Tinggal Lebih Lama

Thailand memperkenalkan Destination Thailand Visa atau DTV, yang memungkinkan digital nomad serta wisatawan tinggal lebih lama


Waspada Dampak Buruk Picky Eater, Tumbuh Kembang Anak Bisa Terganggu

1 hari lalu

ilustrasi anak makan (pixabay.com)
Waspada Dampak Buruk Picky Eater, Tumbuh Kembang Anak Bisa Terganggu

Anak picky eater atau sikap memilih-milih makanan dapat memberikan sejumlah dampak buruk pada tumbuh kembangnya.


Penyebab Anak Picky Eater Menurut Ahli Gizi

1 hari lalu

Ilustrasi anak makan. Pixabay.com/EdMontez
Penyebab Anak Picky Eater Menurut Ahli Gizi

Penyakit hingga masalah sensorik dapat menyebabkan anak suka pilih-pilih makanan atau picky eater. Ini kata ahli gizi.


Rute Penerbangan Sampit-Surabaya Ditiadakan Sementara

1 hari lalu

Ilustrasi pesawat Wings Air. ANTARA/Muhammad Iqbal
Rute Penerbangan Sampit-Surabaya Ditiadakan Sementara

Rute penerbangan Sampit-Surabaya di Bandara Haji Asan Sampit ditiadakan sementara. Kenapa?


7 Makanan dan Minuman yang Bisa Tingkatkan Massa Otot

1 hari lalu

Ilustrasi telur sebagai sumber protein yang meningkatkan massa otot (pixabay.com)
7 Makanan dan Minuman yang Bisa Tingkatkan Massa Otot

Berikut adalah beberapa makanan dan minuman yang dikenal efektif dalam membantu menambah massa otot.


INACA Beberkan Penyebab Tiket Pesawat Mahal: Harga Avtur hingga Retribusi Bandara

1 hari lalu

Harga Tiket Pesawat Domestik Mahal, Sandiaga Uno Pernah ke Medan Lewat Singapura
INACA Beberkan Penyebab Tiket Pesawat Mahal: Harga Avtur hingga Retribusi Bandara

Asosiasi Maskapai Penerbangan Indonesia (INACA) membeberkan sejumlah persoalan di balik mahalnya harga tiket pesawat yang ditanggung penumpang.


Revitalisasi Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Rampung, Ini Tarifnya Sekarang

2 hari lalu

Suasana Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta di malam hari. Tempo/Pribadi Wicaksono
Revitalisasi Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta Rampung, Ini Tarifnya Sekarang

Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta telah selesai direvitalisasi selama tiga bulan terakhir, dari April hingga Juni 2024 lalu.


Selama Libur Sekolah, Pergerakan Penumpang Pesawat di Bandara Lombok Naik 21 Persen

2 hari lalu

Bandara Lombok. Dok. AP I Bandara Lombok
Selama Libur Sekolah, Pergerakan Penumpang Pesawat di Bandara Lombok Naik 21 Persen

PT Angkasa Pura I Bandara Lombok mencatat peningkatan jumlah penumpang sebesar 21 persen selama liburan sekolah Juni-Juli 2024


Venesia Berencana Menaikkan Pajak Turis Harian Tahun 2025

2 hari lalu

Gondola di Kanal Venesia (Pixabay)
Venesia Berencana Menaikkan Pajak Turis Harian Tahun 2025

Venesia baru saja memberlakukan pajak wisatawan harian selama April-Juli 2024, dan berencana menaikkan besarannya tahun depan