Buy Now Pay Later Jadi Pilihan Wisatawan Milenial dan Gen Z Saat Berlibur

Reporter

Ilustrasi perempuan sedang travelling sendirian. Dok. Pegipegi

TEMPO.CO, Jakarta - Pilihan pembayaran buy now pay later atau beli sekarang bayar nanti telah meningkat belakangan ini, terkhusus di sektor pariwisata. Peningkatan tersebut diperkirakan terjadi karena mayoritas pelaku perjalanan berasal dari generasi milenial dan Z. Wisatawan dari generasi muda tersebut telah mengubah banyak aspek, terutama di bidang pariwisata.

“Ada banyak sekali aplikasi 'penghematan besar' di luar sana seperti Hopper, SkipLagged, SkyScanner dan laon-lain. Ada juga influencer di Instagram, Facebook, dan Tiktok yang menawarkan tips dan jalan pintas untuk menghemat perjalanan,” kata Wakil Presiden Northcutt Travel Agency Jordan Bradshaw dilansir dari Travel Pulse.

Sebagai bagian dari generasi milenial, Wakil Presiden Northcutt Travel Agency Jordan Bradshaw memahami dorongan untuk memilih opsi pembayaran beli sekarang bayar nanti. Namun, ia memperingatkan wisatawan agar tidak terlalu bersemangat untuk jenis penghematan tersebut. Terlihat memudahkan, tetapi menurut Bradshaw opsi tersebut dapat secara tak terduga lebih membebani wisatawan.

Wisatawan muda saat ini memiliki banyak hal yang dapat mereka lakukan. Generasi muda tersebut juga sempat mendorong tren traveling di TikTok, menjadikan solo traveling atau perjalanan sendirian meningkat. Mungkin harga bahan bakar yang tinggi menyebabkan kenaikan harga tiket pesawat menjadi satu-satunya masalah mereka.

Data terbaru dari GlobalData menemukan bahwa secara keseluruhan, generasi milenial dan Z jauh lebih peduli tentang status keuangan mereka daripada generasi lainnya. Mudanya usia generasi tersebut dan biaya hidup yang lebih tinggi mungkin menjadi faktor yang berkontribusi terhadap kepedulian mereka atas keuangannya.

Kekhawatiran tersebut mungkin mendorong lebih banyak perusahaan perjalanan untuk menawarkan kemitraan dengan perusahaan seperti Uplift. Mereka menawarkan opsi beli sekarang bayar nanti bagi wisatawan. Opsi tersebut membuat wisatawan dapat merencanakan pembayaran untuk semuanya, mulai dari tiket pesawat, tur, bahkan kapal pesiar.

Manfaat menggunakan kemitraan tersebut adalah wisatawan memiliki lebih banyak waktu untuk membayar. Hal ini dikarenakan Uplift telah membayar perjalanan mereka terlebih dahulu. Barulah setelah itu, wisatawan bertanggung jawab untuk membayar Uplift sebagaimana seseorang akan membayar pinjaman. Namun, tentu saja akan ada bunga, yang tentu saja menambah jumlah keseluruhan yang akan dibayar oleh “peminjam” tersebut.

“Saya selalu menyarankan untuk berhati-hati saat menggunakan aplikasi ini atau jalan pintas, karena meskipun tampaknya ada penghematan pada awalnya, Anda harus tahu persis apa yang harus dilakukan dan bagaimana melakukannya. Jika tidak, Anda bisa menghabiskan lebih banyak waktu, kerumitan, dan bahkan lebih banyak uang,” kata Bradshaw.

Alih-alih menggunakan opsi tersebut, Bradshaw merekomendasikan bagi wisatawan yang lebih muda untuk memesan jauh-jauh hari. Gunakanlah perusahaan atau program yang menawarkan opsi untuk membayar dengan mencicil sebelum tanggal perjalanan.

“Dengan begitu banyak generasi muda yang hidup dari gaji ke gaji, ini adalah tawaran yang sangat membantu yang dapat membantu seseorang mengunci harga dan reservasi dan dapat menganggarkan sesuai dan masih dapat mengalami liburan yang luar biasa,” kata Bradshaw.

Meskipun opsi beli sekarang bayar nanti mungkin berkembang sebagian karena porsi yang lebih besar dari wisatawan yang lebih muda atau wisatawan yang lebih sadar anggaran, opsi ini tidak selalu merupakan pilihan terbaik bagi wisatawan.

Meskipun opsi tersebut mungkin cukup menarik bagi wisatawan yang ingin memesan perjalanan di menit terakhir liburan yang harganya lebih mahal. "Jadi, selalu hubungi agen perjalanan terpercaya Anda saat memesan perjalanan, karena kami menjalankan bisnis ini setiap hari dan mengetahui semua tip dan trik yang benar-benar bekerja untuk Anda. Kami di sini untuk membantu Anda mendapatkan perjalanan yang menyenangkan dan mulus,” kata Bradshaw.

BERNADETTE JEANE WIDJAJA | TRAVEL PULSE

Baca juga: 7 Festival Siap Meriahkan Pariwisata Bali Sepanjang 2022

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.






Kate Spade New York Meluncurkan Koleksi Holiday 2022 Terinspirasi Momen Perayaan Tahun Baru

6 jam lalu

Kate Spade New York Meluncurkan Koleksi Holiday 2022 Terinspirasi Momen Perayaan Tahun Baru

Koleksi Kate Spade New York Holiday 2022 memberikan penghormatan terhadap warisan kekayaan milik brand yang dipadukan dengan imajinasi dan decadence.


Ekonom Prediksi Pengguna Paylater Akan Meningkat Pesat pada 2024, Apa Sebabnya?

7 jam lalu

Ekonom Prediksi Pengguna Paylater Akan Meningkat Pesat pada 2024, Apa Sebabnya?

Hasil studi Kredivo 2022 menunjukkan peningkatan penggunaan paylater yang sebelumnya pada 2021 sebesar 12 persen meningkat 17 persen pada 2022.


Pergub Soal Pengelolaan Taman Nasional Komodo Dicabut, Bagaimana Nasib Tarifnya?

9 jam lalu

Pergub Soal Pengelolaan Taman Nasional Komodo Dicabut, Bagaimana Nasib Tarifnya?

Sebelum ada pencabutan Pergub Nomor 85 Tahun 2022 mengenai pengelolaan Taman Nasional Komodo, Pemprov NTT sempat mendapat surat dari Menteri KLHK.


Simak Langkah Mempersiapkan Libur Akhir Tahun agar Nyaman dan Hemat

12 jam lalu

Simak Langkah Mempersiapkan Libur Akhir Tahun agar Nyaman dan Hemat

Butuh persiapan, baik dari segi alokasi budget, logistik, kesehatan diri hingga rencana perjalanan agar libur akhir tahun bisa berjalan nyaman.


OJK Berikan Catatan Ini ke Paylater Agar Kasus Penipuan Mahasiswa IPB Tak Terulang

14 jam lalu

OJK Berikan Catatan Ini ke Paylater Agar Kasus Penipuan Mahasiswa IPB Tak Terulang

OJK) meminta kepada perusahaan pembiayaan dengan metode Buy Now Pay Later (BNPL) melakukan berbagai tindakan perbaikan segera.


Kemenhub Sebut Gubernur Kini Putuskan Biaya Jasa Batas Atas dan Bawah Ojek Online

14 jam lalu

Kemenhub Sebut Gubernur Kini Putuskan Biaya Jasa Batas Atas dan Bawah Ojek Online

Kemenhub menyampaikan bahwa ketentuan terkait penyesuaian tarif ojek daring (online) akan ditetapkan oleh Gubernur.


BRIN Luncurkan Teknologi Pengenalan Wicara untuk Pendiktean Medis

15 jam lalu

BRIN Luncurkan Teknologi Pengenalan Wicara untuk Pendiktean Medis

Untuk mendorong transformasi digital layanan kesehatan di rumah sakit seluruh Indonesia, BRIN telah melakukan kerja sama lisensi dengan mitra.


Serunya Menjelajahi Kota Lama Semarang Sambil Jalan Kaki, Coba Rute Ini

17 jam lalu

Serunya Menjelajahi Kota Lama Semarang Sambil Jalan Kaki, Coba Rute Ini

Kawasan Kota Lama Semarang yang masuk ke dalam jajaran World Heritage City UNESCO itu memiliki banyak atraksi unik, terutama sejarahnya.


Elon Musk Tantang Apple, Siapkan Perang

17 jam lalu

Elon Musk Tantang Apple, Siapkan Perang

Dalam serangkaian tweet selama 15 menit, Elon Musk menuduh Apple mengancam akan menahan Twitter dari App Store.


Ancaman Resesi Global 2023, Kredivo Yakin Pengguna Paylater Tetap Tumbuh

1 hari lalu

Ancaman Resesi Global 2023, Kredivo Yakin Pengguna Paylater Tetap Tumbuh

General Manager of Kredivo Indonesia Lily Suryani optimis industri kredit digital atau paylater akan tumbuh di tangah ancaman resesi global 2022.