2 Tahun Pandemi Covid-19, Satu Bagian Pariwisata di Yogyakarta Ini Tak Terdampak

Wisatawan bermain skuter listrik di kawasan Malioboro. TEMPO/Pribadi Wicaksono

TEMPO.CO, Yogyakarta - Sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta nyaris terdampak pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung selama dua tahun terakhir. Imbas yang paling dirasakan tentunya akibat kebijakan pembatasan yang membuat kunjungan wisatawan merosot hingga terseoknya berbagai turunan usaha jasa pariwisata.

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan, di antara berbagai bagian atau turunan dari aktivitas pariwisata, ada satu yang tidak terlau terpengaruh pandemi Covid-19. "Sektor yang tidak terpengaruh pandemi itu adalah kuliner," kata Heroe di Yogyakarta pada Kamis, 10 Maret 2022.

Kesimpulan itu berdasarkan laporan transaksi antar-jemput makanan dengan layanan daring di Kota Yogyakarta selama dua tahun terakhir. Heroe menjelaskan, bahkan ada satu operator layanan antar-makanan daring yang mencatat transaksi total sekitar Rp 30 miliar dan operator lainnya sekitar Rp 13 miliar.

"Artinya, pelaku ekonomi di bidang kuliner di Kota Yogyakarta tidak begitu terpukul karena pesanan sangat tinggi," ujar Heroe. Kondisi sektor kuliner di Yogyakarta yang cenderung berjaya ini berbeda dengan induknya, pariwisata. Heroe mengatakan, pendapatan asli daerah Kota Yogyakarta dari pariwisata belum pulih seratus persen.

"Melihat laporan geliat pariwisata, baik dari kunjungan ke destinasi wisata dan lainnya, pemulihannya baru berkisar 70 sampai 80 persen," katanya. "Dalam dua-tiga minggu ini, saat kasus Covid-19 naik lagi, mulai ada tren penurunan (aktivitas pariwisata) lagi."

Selain pariwisata, penggerak perekonomian di Kota Yogyakarta adalah sektor pendidikan. Saat ini, sektor pendidikan di Yogyakarta belum pulih karena perguruan tinggi banyak yang belum menjalankan kegiatan belajar mengajar secara penuh. "Hanya saja sejumlah kampus memperkirakan, kasus Covid-19 kembali menurun di bulan April-Mei akan menjalankan kegiatan belajar mengajar tatap muka, sehingga potensi ekonomi bisa tumbuh lagi," kata dia.

Heroe yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 itu mengakui, membangkitkan ekonomi di Kota Yogyakarta tidak mudah sekalipun wilayah itu menyandang predikat destinasi wisata utama. Musababnya, saat pandemi, kemampuan ekonomi wisatawan juga melemah, sehingga pembelanjaan mereka juga berkurang..

Dari pemerintah, Heroe melanjutkan, juga terdapat keterbatasan dana karena pandemi dan ada pemotongan anggaran dari pemerintah pusat. Pemerintah turut berupaya memulihkan sektor pariwisata, salah satunya dengan menghapus tes Covid-19 sebagai syarat perjalanan.

Sekretaris Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, penghapusan tes Covid-19 sebagai syarat perjalanan tidak berpengaruh signifikan pada jumlah kedatangan wisatawan ke Yogyakarta. "Sebab selama ini wisatawan ke Yogyakarta yang lewat bandara dan naik kereta api tidak terlalu dominan," kata dia. Sebagian besar wisatawan yang datang ke Yogyakarta menggunakaan kendaraan pribadi.

Baca juga:
Awan Panas Gunung Merapi 5 Kilometer, Destinasi Wisata Rawan Langsung Tutup

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.






Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Yogyakarta Provinsi Termiskin, Prakiraan Cuaca BMKG

11 jam lalu

Top 3 Tekno Berita Hari Ini: Yogyakarta Provinsi Termiskin, Prakiraan Cuaca BMKG

Topik tentang DI Yogyakarta ditetapkan sebagai provinsi termiskin menjadi berita terpopuler Top 3 Tekno Berita Hari Ini.


World Read Aloud Day 2023, Yogyakarta Garap Wisata Literasi di Kotabaru

12 jam lalu

World Read Aloud Day 2023, Yogyakarta Garap Wisata Literasi di Kotabaru

Dalam peringatan Word Read Aloud Day 2023 di Yogyakarta, program wisata literasi siswa atau Talita juga dikenalkan dengan peserta awal murid TK.


Knalpot Blombongan Diincar Polisi, Apa Bedanya dengan Knalpot Brong?

16 jam lalu

Knalpot Blombongan Diincar Polisi, Apa Bedanya dengan Knalpot Brong?

Skema hunting motor knalpot blombongan di Gunungkidul dilakukan dengan menempatkan sejumlah polisi di titik-titik yang biasa dilewati penggunanya.


Kominfo akan Kembangkan Kampus Politeknik Digital Nasional yang Ada di Yogyakarta

19 jam lalu

Kominfo akan Kembangkan Kampus Politeknik Digital Nasional yang Ada di Yogyakarta

Kominfo memiliki Sekolah Tinggi Multimedia di Yogyakarta yang akan dikembangkan menjadi Politeknik Digital Nasional.


Jokowi Cerita Kebingungannya di Awal Pandemi Covid-19 hingga Tolak Lockdown

20 jam lalu

Jokowi Cerita Kebingungannya di Awal Pandemi Covid-19 hingga Tolak Lockdown

Jokowi menyebut akibat kegagapan menangani pandemi, terjadi turbulensi ekonomi dan membuat pertumbuhan ekonomi jatuh.


Pemimpin Pesantren Waria Al-Fatah Yogyakarta Meninggal

23 jam lalu

Pemimpin Pesantren Waria Al-Fatah Yogyakarta Meninggal

Pemimpin Pesantren Waria Al-Fatah Kotagede, Yogyakarta, Shinta Ratri meninggal karena serangan jantung pada Rabu pagi, 1 Februari 2023 di Rumah Sakit Umum Daerah Wirosaban, Yogyakarta.


DIY Jadi Provinsi Termiskin, Pakar di UGM Sebut Metodelogi Perlu Diperdebatkan

1 hari lalu

DIY Jadi Provinsi Termiskin, Pakar di UGM Sebut Metodelogi Perlu Diperdebatkan

Pakar dari UGM menyebut metodologi penentuan garis kemiskinan di DIY oleh BPS perlu diperdebatkan.


Tetap Lakukan Karantina Kesehatan meski Pandemi Covid-19 Terkendali

1 hari lalu

Tetap Lakukan Karantina Kesehatan meski Pandemi Covid-19 Terkendali

Pakar mengatakan karantina kesehatan tetap perlu dilakukan meskipun pandemi COVID-19 telah terkendali secara penuh.


ASEAN Tourism Forum di Yogyakarta, Wisatawan Bisa Belajar Membatik Sampai Buat Wayang

1 hari lalu

ASEAN Tourism Forum di Yogyakarta, Wisatawan Bisa Belajar Membatik Sampai Buat Wayang

ASEAN Tourism Forum 2023 ini menjadi ajang strategis mengangkat potensi ekonomi dan wisata Yogyakarta seluas-luasnya kepada dunia internasional.


China Optimistis Pandemi Covid-19 Akan Segera Berakhir

1 hari lalu

China Optimistis Pandemi Covid-19 Akan Segera Berakhir

China yakin pandemi Covid-19 segera berakhir seiring dengan jumlah kasus positif dan kematian yang terus menurun.