Testimoni Wisatawan Singapura dalam Skema Travel Bubble Batam - Bintan

Seorang wisatawan Singapura menggunakan aplikasi PeduliLindungi saat tiba di Pelabuhan Nongsa Pura Batam. TEMPO | Yogi Eka Sahputra

TEMPO.CO, Batam - Sejumlah wisatawan Singapura menceritakan pengalaman berlibur di kawasan Nongsa Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Sejak 24 Januari 2022, pemerintah memberlakukan skema travel bubble khusus wisatawan dari Singapura ke Batam dan Bintan di Kepulauan Riau.

Seorang wisatawan bernama Zof Shoori mengatakan, ini kali pertama dia datang ke Nongsa Batam sejak pandemi Covid-19 melanda pada Maret 2020. Zof berlibur bersama rekan-rekannya. "Kami memiliki kesempatan yang luar biasa untuk merasakan langsung bagaimana situasi pariwisata di Batam, Indonesia," kata Zof kepada Tempo.

Dia memperhatikan bagaimana aparat pemerintah dan petugas layanan pariwisata dengan ramah dan jelas memandu wisatawan untuk mematuhi kebijakan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19. "Saya menyimpulkan, Indonesia siap menyambut kembali wisatawan dari seluruh dunia karena mereka sudah beradaptasi dalam situasi pandemi ini sekaligus meningkatkan pengalaman di destinasi wisata," katanya.

Zof Shoori bersama rombongan berkunjung ke Palm Springs dan Tering Bay Golf and Country Clubs. Mereka juga ke Nongsa Point Marina Resort. "Makan siangnya luar biasa lezat," ujarnya. Setelah itu, mereka mampir ke Montigo Bay Resort untuk tur terakhir dan menikmati makan malam perpisahan.

Wisatawan Singapura melambaikan tangan kepada wartawan saat tiba di Pelabuhan Nongsa Pura Batam. TEMPO | Yogi Eka Sahputra

Wisatawan yang pertama kali datang ke Batam pada 25 Februari 2022 lalu, menurut dia, terdiri atas beberapa agen travel. Setelah merasakan bagaimana berwisata di Batam, para agen travel itu akan membagikan pengalamannya dan mengajak wisatawan untuk datang. "Kita akan mendatangkan rombongan wisatawan yang lebih banyak lagi ke Batam," katanya.

Jika travel bubble ini berhasil, Zof Shoori berharap pemerintah Indonesia tak "mengunci" ruang gerak wisatawan hanya di kawasan Nongsa Batam dan Lagoi Bintan saja. Para wisatawan, menurut dia, juga ingin bepergian ke tempat lain di sekitar destinasi wisata itu.

Wisatawan lainnya, Elaine Cheng mengatakan senang bisa berlibur ke Nongsa Batam selama tiga hari. Dia mengamati bagaimana masyarakat Indonesia bekerja keras agar wisatawan menikmati liburan dengan aman dan nyaman. "Secara umum, perjalanan wisatawan berlangsung lancar," ucapnya.

Saat ini wisatawan Singapura yang memanfaatkan skema travel bubble tak lagi harus menjalani karantina setiba di Batam dan Bintan. Hanya saja, ruang lingkup wisata masih terbatas di kawasan Lagoi Bintan dan Nongsa Batam. Sementara wisatawan dari Batam dan Bintan yang masuk ke Singapura tak perlu karantina dan bebas berkunjung ke manapun di sana.

Baca juga:
Mana Lebih Efektif, Travel Bubble Batam Bintan atau VTL Sea Singapura?

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.






Pergub Soal Pengelolaan Taman Nasional Komodo Dicabut, Bagaimana Nasib Tarifnya?

9 jam lalu

Pergub Soal Pengelolaan Taman Nasional Komodo Dicabut, Bagaimana Nasib Tarifnya?

Sebelum ada pencabutan Pergub Nomor 85 Tahun 2022 mengenai pengelolaan Taman Nasional Komodo, Pemprov NTT sempat mendapat surat dari Menteri KLHK.


Ini 10 Negara Terkaya di Dunia 2022, Indonesia Belum Masuk!

13 jam lalu

Ini 10 Negara Terkaya di Dunia 2022, Indonesia Belum Masuk!

Daftar negara terkaya di dunia 2022 ada Luxemburg, Swiss, dan dua negara tetangga indonesia yakni Singapura dan Brunei Darussalam


Australia Kembalikan Denda yang Dijatuhkan pada Pelanggar Protokol Covid

13 jam lalu

Australia Kembalikan Denda yang Dijatuhkan pada Pelanggar Protokol Covid

Pemerintah New South Wales, Australia, akan mengembalikan puluhan ribu denda terkait pandemi Covid-19, karena tidak sah secara hukum


Bus Ekspress Tujuan Kuala Lumpur Tabrak Trailer, 16 Orang Luka-luka

17 jam lalu

Bus Ekspress Tujuan Kuala Lumpur Tabrak Trailer, 16 Orang Luka-luka

Bus dari Singapura tujuan Kuala Lumpur menabrak truk trailer. Sebanyak 16 orang luka-luka.


Serunya Menjelajahi Kota Lama Semarang Sambil Jalan Kaki, Coba Rute Ini

17 jam lalu

Serunya Menjelajahi Kota Lama Semarang Sambil Jalan Kaki, Coba Rute Ini

Kawasan Kota Lama Semarang yang masuk ke dalam jajaran World Heritage City UNESCO itu memiliki banyak atraksi unik, terutama sejarahnya.


Guru Cabul Pelaku Pelecehan Seksual 8 Murid SD di Bekasi Ditangkap di Batam

1 hari lalu

Guru Cabul Pelaku Pelecehan Seksual 8 Murid SD di Bekasi Ditangkap di Batam

Tersangka pelecehan seksual anak itu ditangkap di tempat persembunyiannya di Batam


Wakil PM Singapura Kokohkan Posisi Menuju Perdana Menteri

3 hari lalu

Wakil PM Singapura Kokohkan Posisi Menuju Perdana Menteri

Lawrence Wong menjadi Wakil Sekretaris Jenderal Partai Aksi Rakyat (PAP) Singapura, kata partai itu dalam pengumuman posisi kepemimpinan baru.


Begini Karir Politik Lee Kuan Yew yang Berkuasa Selama 31 Tahun Jadi PM SIngapura

3 hari lalu

Begini Karir Politik Lee Kuan Yew yang Berkuasa Selama 31 Tahun Jadi PM SIngapura

Lee Kuan Yew merupakan tokoh politik yang berpengaruh di Singapura sejak pengunduran dirinya sebagai PM Singapura.


Kala Alam dan Sejarah Menyatu di Indahnya Laut Pulau Dodola Morotai

3 hari lalu

Kala Alam dan Sejarah Menyatu di Indahnya Laut Pulau Dodola Morotai

Pulau Dodola itu merupakan destinasi ikonik di Pulau Morotai.


Ternyata, Ini Alasan Lee Kuan Yew Mengundurkan Diri Sebagai PM Singapura

3 hari lalu

Ternyata, Ini Alasan Lee Kuan Yew Mengundurkan Diri Sebagai PM Singapura

Lee Kuan Yew lahir dalam keluarga Tionghoa dan telah tinggal di Singapura sejak abad ke-19.