Syarat Lengkap Wisatawan Singapura Masuk Batam Bintan saat Travel Bubble

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Wisatawan domestik bersepeda di Kepri Coral Resort di Batam, Provinsi Kepulauan Riau pada Jumat, 9 Oktober 2020. TEMPO | Yogi Eka Sahputra

    Wisatawan domestik bersepeda di Kepri Coral Resort di Batam, Provinsi Kepulauan Riau pada Jumat, 9 Oktober 2020. TEMPO | Yogi Eka Sahputra

    TEMPO.CO, Kepulauan Riau - Pemerintah berencana menerapkan travel bubble atau membuka pintu masuk wisatawan mancanegara dari Singapura ke Bintan dan Batam di Kepulauan Riau mulai Senin, 24 Januari 2022.

    Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno mengatakan, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartato yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) akan mengumumkan pembukaan travel bubble tersebut. "Kami mohon dukungan masyarakat dan pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif untuk mematuhi protokol kesehatan, termasuk terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi," kata Sandi saat berkunjung ke Provinsi Kepulauan Riau pada Jumat, 21 Januari 2022.

    Lantas apa saja syarat bagi wisatawan dari Singapura untuk masuk ke Bintan dan Batam?

    Satuan Tugas Penanganan Covid-19 telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Pelaku Perjalanan Luar Negeri Mekanisme Travel Bubble di Kawasan Batam, Bintang, dengan Singapura dalam Masa Pandemi Covid-19. Surat edaran yang berlaku efektif mulai 24 Januari 2022 ditandatangani oleh Ketua Satgas Covid-19, Letnan Jenderal TNI Suharyanto pada 21 Januari 2022.

    Berikut poin-poin penting yang tercantum dalam surat edaran tersebut:

    • Wisatawan dari Singapura yang hendak masuk Batam harus melalui Terminal Feri Internasional Nongsapura kemudian ke kawasan travel bubble Nongsa Sensation, Batam.

    • Wisatawan dari Singapura yang hendak masuk Bintan harus melalui Terminal Feri Bandar Bintan Telani kemudian ke kawasan Lagoi Bintan Resort, Bintan.

    • Wisatawan wajib menunjukkan sertifikat atau bukti -baik digital maupun fisik, sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis lengkap, minimal 14 hari sebelum berangkat.

    • Menunjukan tes PCR dengan hasil negatif yang sampelnya diambil maksimal tiga hari sebelum berangkat.

    • Resgistrasi ke layanan kesehatan digital e-HAC Internasional Indonesia.

    • Menunjukkan visa kunjungan wisata atau izin masuk lainnya.

    • Menunjukkan bukti konfirmasi pemesanan dan pembayaran paket wisata travel bubble di kawasan Lagoi Bintan Resort atau Nongsa Sensation, Batam.

    • Khusus warga negara asing, menunjukkan bukti kepemilikan asuransi kesehatan dengan nilai pertanggungan minimal senilai SGD 30 ribu (sekitar Rp 320 juta). Asuransi kesehatan ini mencakup pembiayaan penanganan Covid-19 dan evakuasi medis menuju rumah sakit rujukan.

    • Menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan Bluepass selama beraktivitas di kawasan travel bubble.

    • Menjalani pemeriksaan suhu tubuh dan RT-PCR saat tiba di puntu masuk kawasan travel bubble Batam dan Bintan.

      Apabila tes RT-PCR menunjukkan hasil negatif Covid-19, maka wisatawan dapat melanjutkan perjalanan dengan melewati pemeriksaan dokumen kemigrasian dan bea cukai. Wisatawan perlu juga mengikuti prosedur disinfeksi bagasi, hingga antar jemput sampai penginapan.

      Jika tes PT-PCR menunjukkan hasil positif Covid-19, maka petugas akan memeriksa berat ringan gejalanya. Kalau menunjukkan gejala ringan, maka wisatawan harus menjalani isolasi mandiri di luar kawasan travel bubble. Apabila menunjukkan gejala berat, maka segera dirujuk ke rumah sakit. Semua biaya perawatan ditanggung oleh wisatawan.

    • Selama berwisata, turis hanya boleh berinteraksi dengan wisatawan dan pihak yang berada dalam satu kawasan travel bubble.

    • Hanya boleh melakukan kegiatan di zona travel bubble sesuai rencana perjalanan atau itinerary.

    Sandiaga Uno mengatakan, wisatawan asal Singapura memiliki prospek yang sangat strategis dalam membangkitkan ekonomi dan pariwisata nasional, khususnya di Kepulauan Riau. "Safe travel bubble tourism di Kepulauan Riau sudah disiapkan sejak satu tahun lebih," kata Sandiaga.

    Sandiaga Uno menilai kawasan Lagoi Bintan dan Nongsa Batam siap menjadi zona travel bubble untuk wisatawan Singapura. "Supaya segera bangkit perekonomian kita, terbuka lapangan kerja, dan memberikan sinyal positif bahwa kita menangani pandemi dengan baik dan terkendali," ucapnya.

    Baca juga:
    Travel Bubble Bintan Batam - Singapura, Ini Alur saat Turis Sampai di Pelabuhan

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Ustaz Abdul Somad Ditolak Masuk Singapura

    Ustaz Abdul Somad, yang populer dengan sebutan UAS, mengaku dideportasi dari Singapura. Dia mengunggah video suasana di imigrasi.