Cegah Omicron di Kawasan Wisata, Kota Bogor Terapkan Ganjil Genap

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Spanduk pemberitahuan penerapan aturan parkir ganjil genap di kawasan jalan Suryakencana, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis, 29 Juli 2021. Pemerintah Kota Bogor memberlakukan penerapan aturan parkir ganjil genap pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 yang berlangsung hingga 2 Agustus 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Spanduk pemberitahuan penerapan aturan parkir ganjil genap di kawasan jalan Suryakencana, Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis, 29 Juli 2021. Pemerintah Kota Bogor memberlakukan penerapan aturan parkir ganjil genap pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 yang berlangsung hingga 2 Agustus 2021. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Kebijakan ganjil genap di sejumlah kawasan wisata Kota Bogor kembali diterapkan akhir pekan ini. Kepala Kepolisian Resor Bogor Kota Komisaris Besar Susatyo menyatakan kebijakan pembatasan pelat nomor kendaraan itu untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian baru Omicron. 

    "Khususnya Kebun Raya Bogor, dalam hal ini Kota Bogor sebagai penyangga Ibu Kota Indonesia, harus mengantisipasi betul perkembangan virus Omicron di DKI Jakarta," kata Susatyo di Simpang Baranangsiang, Sabtu, 15 Januari 2022. 

    Menurut Susatyo, Kota Bogor yang memiliki daya tarik di pusat kota karena wilayah keseluruhan yang tidak terlalu luas dan tata ruangnya membuat aktivitas masyarakat masih terpusat di tengah. Wisatawan biasanya datang ke Kebun Raya dan wisata kuliner di Jalan Suryakencana. Hal itu membuat kepadatan kendaraan biasa berada di sekitar titik-titik sentral. 

    Di sisi lain, perkembangan penyebaran Covid-19 dari wilayah Ibu Kota sedang meningkat dan pengunjung tempat wisata Kota Bogor rata-rata berasal dari Jabodetabek. 

    Adapun pengecekan terhadap kebijakan itu ada di enam titik, yakni di depan toko eletronik Irama Nusantara Jalan Merdeka, SPBU Veteran, Simpang Batutulis, Bundaran Air Mancur, Rumah Makan Bumi Aki dan Simpang Baranangsiang.

    Polisi hanya memberlakukan kebijakan ganjil genap dan tidak memberlakukan penyekatan kendaraan untuk mengurangi mobilitas warga. "Ini gerakan disiplin 1 hari saja. Ini untuk mendisiplinkan protokol kesehatan dan mengurangi mobilitas masyarakat," kata Susatyo. 

    Hari ini, Polresta Bogor Kota telah memutar balik 3.525 sepeda motor dan mobil yang melintas di enam titik pengecekan selama pemberlakukan ganjil genap pelat nomor kendaraan hingga Sabtu siang. Ganjil genap diberlakukan mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB dengan jumlah kendaraan yang diputar balik terdiri atas 2.032 motor dan 1.493 mobil. Selanjutnya pemberlakuan ganjil genap dilaksanakan kembali sekitar pukul 15.00 WIB melihat situasi kepadatan kendaraan.

    Baca jugaBerkunjung ke 5 Tempat Wisata Tertua di Indonesia, Ada yang Sejak Zaman Belanda

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    RUU IKN: Ibu Kota Negara Baru Dinamai Nusantara

    Dengan UU IKN, pembangunan akan dilakukan secara bertahap. Ada tiga kementrian dan lebih dari dua ribu PNS yang akan dipindahkan pada tahap awal.