Temui Sultan Yogyakarta, Garuda Indonesia Singgung Pemulihan Rute Penerbangan

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra (kedua kanan) berfoto bersama kru usai meluncurkan pesawat Garuda Indonesia Airbus A330-900neo bermasker pada bagian moncong pesawat di Hanggar GMF AeroAsia Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis, 1 Oktober 2020. Corak masker ini dibuat oleh 60 pekerja selama 120 jam. ANTARA/Muhammad Iqbal

TEMPO.CO, Yogyakarta - Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menemui Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Jumat, 14 Januari 2022. Dalam pertemuan itu, Irfan membeberkan soal rencana pemulihan jumlah jadwal penerbangan Garuda, baik tujuan dan dari Yogyakarta seiring melandainya pandemi Covid-19.

“Dulu sebelum pandemi penerbangan Garuda Indonesia di Yogyakarta satu hari saja bisa sepuluh kali penerbangan, tapi saat ini masih dua, ini yang akan kami tingkatkan perlahan-lahan,” kata Irfan usai pertemuan.

Namun, Irfan belum mengungkap persisnya kapan pemulihan jadwal penerbangan Garuda Indonesia akan mulai dilakukan. Yang jelas, kata dia, rute-rute wisata potensial sampai saat ini tetap dipertahankan pihaknya.

Irfan juga meluruskan soal isu liar yang belakangan menyebut Garuda Indonesia tengah menutup penerbangan internasional dan rute Jogja-Bali. “Kami tidak pernah menutup penerbangan internasional, hanya memang agak kami batasi, tetapi jadwal itu tetap ada,” ujarnya.

Irfan optimistis jika situasi terus membaik dan Covid-19 semakin terkendali, diperkirakan jumlah pengunjung ke Yogyakarta akan semakin meningkat.

Untuk memancing minat wisatawan domestik menggunakan maskapai pelat merah itu, ujar Irfan, salah satu upaya yang dilakukan dengan membenahi layanan excess baggage atau tarif kelebihan bagasi dan berat bawaan penumpang. “Kami saat ini mendorong pada para pengunjung Yogyakarta untuk bisa menggunakan fasilitas penerbangan dengan excess baggage, karena kami tekan harganya semurah mungkin,” kata dia yang juga menyebut pihaknya kini membuka layanan penerbangan kargo langsung dari Semarang ke Singapura.

General Manager Garuda Indonesia Kantor Yogyakarta Dian Ediono mengatakan seiring meredanya pandemi, Garuda memperbaiki layanan excess baggage dengan tarif kompetitif untuk menggeliatkan pelaku usaha kecil menengah hingga para stakeholder, termasuk eksportir dalam mengirim barang. "Pelaku usaha oleh-oleh yang berada di Yogyakarta bisa mendapatkan manfaat dari layanan excess baggage ini," kata dia.

Sebab, kata Dian, mobilitas kunjungan wisatawan maupun orang yang mengantar keluarga dan mahasiswanya datang ke Yogyakarta tidak khawatir lagi jika belanja oleh-oleh dalam jumlah banyak.

Baca juga: Hadang Varian Omicron, Yogyakarta Mulai Kebut Pemberian Vaksin Booster

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.






Garuda Indonesia Ajukan Prosedur Pailit Chapter 15: Bagaimana Soal Utang Piutang?

5 jam lalu

Garuda Indonesia Ajukan Prosedur Pailit Chapter 15: Bagaimana Soal Utang Piutang?

Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan pengajuan permohonan chapter 15 itu tindak lanjut atas penundaan kewajiban pembayaran utang


Kembali Terbang, TransNusa Buka Penerbangan Jakarta-Bali dengan Tiket Rp 800 Ribu

8 jam lalu

Kembali Terbang, TransNusa Buka Penerbangan Jakarta-Bali dengan Tiket Rp 800 Ribu

TransNusa kembali membuka penjualan tiket penerbangan rute dometik terbaru Jakarta - Bali dan Jakarta Yogyakarta, mulai Rabu, 28 September 2022.


Rencanakan Liburan Keluarga? Simak Tips Bepergian dengan Anak

10 jam lalu

Rencanakan Liburan Keluarga? Simak Tips Bepergian dengan Anak

Liburan dengan ikut serta membawa anak, mungkin akan menjadi hal yang sedikit menakutkan bagi para orang tua.


Sensasi Mengitari Jembatan Barelang di Atas Kapal Pancung

11 jam lalu

Sensasi Mengitari Jembatan Barelang di Atas Kapal Pancung

Belakangan atraksi berkeliling menggunakan kapal di Jembatan Barelang mulai banyak dinikmati wisatawan.


Ada 134 Tradisi Yogyakarta Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda

12 jam lalu

Ada 134 Tradisi Yogyakarta Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Tak Benda

Menurut Sultan HB X, cukup sulit mengumpulkan data-data pendukung produk budaya yang akan didaftarkan sertifikat warisan budaya tak benda.


Kisah Tari Beksan Punggawa Keraton yang Sambut Delegasi G20 di Yogyakarta

21 jam lalu

Kisah Tari Beksan Punggawa Keraton yang Sambut Delegasi G20 di Yogyakarta

Dari perhelatan G20 Sherpa Meeting di Yogyakarta itu, para delegasi mendapatkan berbagai inspirasi untuk menyongsong penyelenggaraan KTT G20.


Minat Wisatawan Asing Melancong ke Indonesia Naik 36 Persen

1 hari lalu

Minat Wisatawan Asing Melancong ke Indonesia Naik 36 Persen

Berdasarkan data Google Destination Insight, minat kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indonesia naik 36 persen pada rentang Juni-Agustus.


Qatar Airways Raih Penghargaan Maskapai Terbaik Versi Skytrax 2022

1 hari lalu

Qatar Airways Raih Penghargaan Maskapai Terbaik Versi Skytrax 2022

Skytrax mengadakan penghargaan tahunan untuk maskapai dengan mempertimbangkan lebih dari 14 juta survei pelanggan


Garuda Indonesia Angkut 61 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Pakistan

1 hari lalu

Garuda Indonesia Angkut 61 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Pakistan

Penerbangan khusus Garuda Indonesia ini diberangkatkan bertahap dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Bandara Internasional Jinnah.


Jokowi Sebut Kunjungan Wisatawan Asing ke Indonesia Naik Dua Kali Lipat

1 hari lalu

Jokowi Sebut Kunjungan Wisatawan Asing ke Indonesia Naik Dua Kali Lipat

Jokowi mengklaim jumlah kunjungan wisatawan yang datang ke Indonesia pada tahun 2022 meningkat hingga dua kali lipat jika dibandingkan tahun 2021