Hadang Varian Omicron, Yogyakarta Mulai Kebut Pemberian Vaksin Booster

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Vaksinasi Covid-19 di Taman Hutan Rakyat (Tahura) Bunder, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, pada Jumat 13 Agustus 2021, menjadi awal vaksinasi bertema hutan. Dok. Balai Tahura Bunder

    Vaksinasi Covid-19 di Taman Hutan Rakyat (Tahura) Bunder, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, pada Jumat 13 Agustus 2021, menjadi awal vaksinasi bertema hutan. Dok. Balai Tahura Bunder

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, 13 Januari 2022 mulai menggencarkan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau vaksin booster untuk langkah antisipasi varian Omicron yang kian meluas sebarannya. Sebagai satu destinasi wisata utama, Yogyakarta tak mau kecolongan kembali seperti saat varian Delta masuk dan memicu ledakan kasus di wilayah itu medio 2021.

    "Booster ini diberikan dengan memprioritaskan lanjut usia dan masyarakat berkomorbid, dengan mempertimbangkan risiko paparan terutama varian Omicron yang lebih tinggi terhadap mereka," kata Wakil Gubernur DIY Paku Alam X di sela pemantauan vaksinasi booster yang dipusatkan di Jogja Expo Center.

    Paku Alam menyebut sebanyak 472.800 orang lansia di DIY menjadi target pemberian booster vaksinasi Covid -19 ini.

    Saat ini, kata Paku Alam, pemberian vaksinasi, baik dosis pertama dan kedua di DIY telah mencapai angka 98 persen. Angka ini menjadikan DIY berada di ranking tiga nasional pencapaian target vaksinasinya.

    "Dengan capaian itu DIY bisa memulai booster vaksinasi lebih cepat dari daerah lain," kata Paku Alam.

    Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie mengatakan vaksin booster juga diprioritaskan untuk guru PNS dan tenaga pendidikan. Kick off vaksin dosis ketiga ini akan berlangsung selama tiga hari atau hingga 15 Januari 2022 dengan target 5.000 peserta.

    "Setelah lansia dan ASN/tenaga pendidikan, program ini akan dilanjutkan dengan masyarakat umum," kata Pembajun sambil menambahkan bahwa dalam sehari ditargetkan pemberian vaksin booster 1.500 orang.

    Menurut Pembajun, peserta vaksin booster ini dibatasi pada mereka yang telah menerima vaksin dosis 1 dan 2 jenis Sinovac dengan booster AstraZeneca dan Pfizer. “Untuk yang basicnya AstraZeneca, rencananya minggu depan diberi vaksin booster,” kata dia.

    Baca juga: Destinasi Wisata yang Mewajibkan Pengunjung Sudah Disuntik Vaksin Booster

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?