Persiapan Desa Wisata di Lombok Barat Sambut Penonton MotoGP Mandalika

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Agrowisata Golden Melon di Desa Kebon Ayu, Kabupaten Lombok Barat, NTB. Dok. Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat

    Agrowisata Golden Melon di Desa Kebon Ayu, Kabupaten Lombok Barat, NTB. Dok. Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat

    TEMPO.CO, Jakarta - Event balap motor internasional MotoGP yang akan digelar di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat diperkirakan bakal mengundang kedatangan 100 ribu penonton. Potensi kedatangan para wisatawan itu pun disambut baik oleh para pengelola desa wisata di Lombok Barat.

    Salah satunya pengelola Desa Wisata Melon di Desa Kebon Ayu. Mereka menyiapkan homestay untuk menampung penonton yang tidak mendapatkan kamar hotel. "Desa Kebon Ayu saat ini sedang menyiapkan homestay berbasis rumah penduduk untuk menyambut gelaran MotoGP," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat Saepul Akhkam, Rabu, 12 Januari 2022.

    Menurut Akhkam, pihaknya memberikan pendampingan kepada pengelola desa wisata untuk mempersiapkan diri. Bukan hanya soal homestay, tapi penyediaan paket wisata, seperti agrowisata.

    Desa wisata itu memiliki kebun golden melon yang bisa dikunjungi. Pengelola desa wisata, kata Akhkam, didorong untuk memanfaatkan MotoGP untuk menciptakan pasar agrowisata berbasis golden melon sehingga pengunjungnya tidak hanya dari wisatawan lokal.

    "Bila perlu setiap bulan harus ada event dan kemudian setiap event itu harus ada pasarnya tersendiri, itu yang menarik, tidak hanya kita garap pasar lokal," kata Akhkam.

    Herman, salah seorang wisatawan mengakui bahwa golden melon hasil budi daya petani di Desa Kebon Ayu mempunyai kualitas yang bagus dari segi rasa. Langkah itu bisa menjadi penunjang bagi atraksi wisata lain di sana yang juga dikenal sebagai salah satu sentra kain tenun. "Memetik melon segar langsung dari pohonnya itu sangat seru, ditambah lokasinya yang asri, ada bukit dan ada juga persawahan yang berwarna hijau," ujarnya.

    Senada dengan Herman, pengunjung lainya, Wulansari mengakui rasa dari golden melon di Desa Wisata Kebon Ayu sangat enak dan manis legit. "Lokasinya juga cukup asri dan bagus untuk berswafoto," kata dia.

    Baca juga: 5 Rekomendasi Desa Wisata yang Bisa Dikunjungi pada 2022 Versi Sandiaga Uno

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    RUU IKN: Ibu Kota Negara Baru Dinamai Nusantara

    Dengan UU IKN, pembangunan akan dilakukan secara bertahap. Ada tiga kementrian dan lebih dari dua ribu PNS yang akan dipindahkan pada tahap awal.