Turis Asing ke Thailand akan Diwajibkan Bayar Biaya Wisata Mulai April 2022

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Wisatawan asing menyiapkan dokumennya saat berada di Bandara Suvarnabhumi pada hari pertama kampanye pembukaan kembali di Bangkok, Thailand, 1 November 2021. REUTERS/Athit Perawongmetha

    Wisatawan asing menyiapkan dokumennya saat berada di Bandara Suvarnabhumi pada hari pertama kampanye pembukaan kembali di Bangkok, Thailand, 1 November 2021. REUTERS/Athit Perawongmetha

    TEMPO.CO, JakartaThailand berencana memungut biaya 300 Baht (Rp 129 ribu) dari turis asing mulai April 2022. Dana itu rencananya akan digunakan untuk mengembangkan pariwisata dan menanggung asuransi kecelakaan bagi orang asing yang tidak mampu membayar biaya sendiri.

    Sebagai salah satu tujuan wisata paling populer di Asia, Thailand telah terpukul parah oleh kemerosotan pariwisata yang disebabkan oleh pandemi dengan hanya sekitar 200 ribu kedatangan pada 2021. Jumlah itu merosot tajam dibandingkan pada 2019 yang hampir 40 juta orang.

    Pemerintah Thailand pun mengambil langkah untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata yang saat ini diperumit oleh penyebaran global yang cepat dari varian Omicron Covid-19.

    "Sebagian dari biaya akan digunakan untuk mengurus turis," kata Gubernur Otoritas Pariwisata Thailand Yuthasak Supasorn kepada Reuters. "Kami pernah mengalami saat-saat asuransi tidak memiliki cakupan untuk turis ... yang menjadi beban kami untuk merawat mereka."

    Biaya tersebut menambah daftar persyaratan bagi turis asing yang ingin masuk ke Thailand, yang meliputi pembayaran di muka untuk tes covid-19, akomodasi hotel atau karantina dan memiliki asuransi dengan cakupan perawatan Covid-19 minimal US$ 50 ribu (Rp 714 juta). Thailand tidak memberlakukan karantina yang ketat pada November lalu menggantikan skema "Test & Go" untuk pengunjung yang divaksinasi, tetapi menangguhkannya akhir bulan lalu karena kekhawatiran tentang penyebaran varian Omicron.

    Biaya baru akan dikenakan harga tiket pesawat dan merupakan bagian dari rencana pariwisata berkelanjutan pemerintah, kata juru bicara pemerintah Thanakorn Wangboonkongchana. Thailand mengharapkan sebanyak 5 dan 15 juta kedatangan turis asing tahun ini. Turis asing diharapkan menghasilkan 800 miliar baht Thailand (Rp 344 triliun) tahun ini. Kelompok bisnis terkemuka Thailand pada hari Rabu memperkirakan kedatangan turis asing untuk tahun ini menjadi 5 hingga 6 juta kedatangan.

    REUTERS

    Baca jugaCerita Pulihnya Maya Bay di Thailand yang Sempat Ditutup Akibat Overtourism

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    RUU IKN: Ibu Kota Negara Baru Dinamai Nusantara

    Dengan UU IKN, pembangunan akan dilakukan secara bertahap. Ada tiga kementrian dan lebih dari dua ribu PNS yang akan dipindahkan pada tahap awal.