Kaleidoskop 2021: Utak-atik Syarat Perjalanan, Libur Nasional dan Karantina

Reporter

Antrean calon penumpang di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Jumat, 17 Desember 2021. Untuk mencegah lonjakan kasus virus Corona akibat liburan Natal dan Tahun Baru 2022, Satgas Covid-19 akan memperketat aturan perjalanan. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Jakarta - Pandemi Covid-19 mempengaruhi banyak aspek hidup masyarakat, termasuk dalam kegiatan dan perjalanan sehari-hari. Aktivitas dan mobilitas masyarakat harus dibatasi demi mencegah penularan virus meluas.

Dalam rangka itu, pemerintah Indonesia pun mengambil beragam langkah, mulai dari membatasi pergerakan masyarakat hingga mengubah hari libur agar masyarakat tidak ke luar rumah. Sejak pertama kali Covid-19 masuk Indonesia, sejumlah kebijakan telah diambil dengan berbagai perubahan dan lika likunya. Berikut ulasannya:

Ubah-ubah Nama PPKM

Kebijakan ini adalah langkah pemerintah untuk membatasi kegiatan masyarakat. Sebelum diberi nama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM, pemerintah sempat menyebutnya Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB.

Saat diberi nama PPKM sejak awal 2021, judul PPKM juga sempat berubah-ubah mulai dari PPKM Mikro, PPKM Darurat hingga PPKM dengan Level mulai Level 1 sampai Level 4. Selama 2021, pemerintah beberapa kali memperpanjang PPKM.

Pada awal Februari, PPKM disebut PPKM Mikro. Strategi penanganan PPKM Mikro ini berbasis komunitas masyarakat hingga unit terkecil di level RT/RW. Pada PPKM mikro, pekerja yang bekerja di kantor dibatasi 50 persen. Pusat perbelanjaan atau mal boleh beroperasi hingga pukul 21.00. Kemudian, kapasitas makan di restoran atau dine-in dibatasi maksimal 50 persen. Kapasitas rumah ibadah dibatasi maksimal 50 persen.

Saat kasus Covid-19 melonjak mulai Juli lalu, pemerintah menerapkan PPKM Darurat. Pengetatan aktivitas mencakup 100 persen Work from Home (WFH) untuk sektor non-esensial dan seluruh kegiatan belajar mengajar dilakukan secara online/daring. Kegiatan pada pusat perbelanjaan/mal/pusat perdagangan ditutup, restoran dan rumah makan hanya menerima delivery/take away serta tempat ibadah dan area publik ditutup sementara. Pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi jarak jauh (pesawat, bus dan kereta api) harus menunjukkan kartu vaksin (minimal vaksin dosis I) dan khusus untuk perjalanan dengan moda pesawat, selain kartu vaksin, penumpang harus mengantongi hasil tes swab PCR dengan batas waktu H-2. Sedangkan penumpang untuk moda transportasi jarak jauh lainnya, seperti laut dan darat, bisa menunjukkan dokumen tes Antigen dengan batas waktu H-1.

Saat kasus mereda, pemerintah mulai menerapkan PPKM berdasarkan level assesmen masing-masing daerah. Level paling rendah, yaitu Level 1 diterapkan bagi daerah dengan kasus konfirmasi positif Covid-19 kurang dari 20 orang per 100 ribu penduduk per minggu, jumlah rawat inap di rumah sakit kurang dari 5 orang per 100 ribu penduduk, kasus kematian kurang dari 1 orang per 100 ribu penduduk serta target cakupan vaksinasi Covid-19 dosis pertama sudah mencapai 70 persen dan cakupan vaksinasi dosis pertama untuk lansia 60 persen.

Untuk PPKM Level 2, angka kasus konfirmasi Covid-19 antara 20 dan kurang dari 50 orang per 100 ribu penduduk per minggu, jumlah rawat inap di rumah sakit antara 5 hingga kurang dari 10 orang per 100 ribu penduduk per minggu dan kasus kematian kurang dari 2 orang per 100 ribu penduduk. PPKM Level 3 yakni, angka kasus konfirmasi Covid-19 sekitar 50-150 orang per 100 ribu penduduk per minggu, jumlah rawat inap di rumah sakit sekitar 10-30 orang per 100 ribu penduduk per minggu dan kasus kematian antara 2-5 kasus per 100 ribu penduduk, sedangkan PPKM Level 4 angka kasus konfirmasi Covid-19 lebih dari 150 orang per 100 ribu penduduk. Kemudian jumlah rawat inap di rumah sakit lebih dari 30 orang per 100 ribu penduduk dan kasus kematian lebih dari 5 kasus per 100 ribu penduduk.

Dalam penerapannya, pemerintah melakukan pembatasan dalam sejumlah aspek kegiatan masyarakat. Misalnya pada PPKM Level 1 dan 2, tempat wisata diizinkan buka dengan pembatasan kapasitas sedangkan untuk PPKM Level 3 dan 4, tempat wisata harus tutup. Saat ini, kebijakan tersebut masih berjalan mengikuti situasi terkini kasus Covid-19. Terlebih, dengan munculnya varian Omicron.

Libur nasional berubah ....






Rencanakan Liburan Keluarga? Simak Tips Bepergian dengan Anak

12 jam lalu

Rencanakan Liburan Keluarga? Simak Tips Bepergian dengan Anak

Liburan dengan ikut serta membawa anak, mungkin akan menjadi hal yang sedikit menakutkan bagi para orang tua.


Grey Nomad, Perjalanan Wisata tanpa Tujuan?

2 hari lalu

Grey Nomad, Perjalanan Wisata tanpa Tujuan?

Grey nomad perjalanan atau bertualang tanpa tujuan pasti


5 Kesalahan Ini Sering Terjadi Saat Mau Liburan

3 hari lalu

5 Kesalahan Ini Sering Terjadi Saat Mau Liburan

Terkadang sesuatu yang tidak terduga terjadi dan bisa membuat liburan jadi berakhir tak menyenangkan.


Agar Tak Bertengkar, Simak Tips Sebelum Liburan Bersama Sahabat

4 hari lalu

Agar Tak Bertengkar, Simak Tips Sebelum Liburan Bersama Sahabat

Kepribadian yang berbeda, tujuan dan perencanaan yang berbeda bisa membuat pertengkaran kecil saat melakukan liburan.


27 Tewas dalam Kecelakaan Bus Pengangkut Pasien Covid di China

9 hari lalu

27 Tewas dalam Kecelakaan Bus Pengangkut Pasien Covid di China

Sebanyak 27 orang tewas dan 20 lainnya luka-luka ketika sebuah bus pengangkut warga China yang terpapar Covid-19, kecelakaan di provinsi Guizhou.


Kiat Cegah Penularan Cacar Monyet di Rumah

12 hari lalu

Kiat Cegah Penularan Cacar Monyet di Rumah

Semua pihak diminta mencegah penularan cacar monyet dimulai dari rumah sesuai tata laksana yang berlandaskan protokol kesehatan.


Open Trip, Kemungkinan Berwisata dengan Orang Baru

12 hari lalu

Open Trip, Kemungkinan Berwisata dengan Orang Baru

Open trip perjalanan bersama yang memungkinkan berkenalan dengan orang baru sebagai rekan berwisata


Perjalanan Wisata Bersama, Apa Itu Share Cost?

12 hari lalu

Perjalanan Wisata Bersama, Apa Itu Share Cost?

Perjalanan bersama untuk tujuan wisata, salah satunya share cost


Flashpacker, Apakah Perkembangan dari Backpacker?

12 hari lalu

Flashpacker, Apakah Perkembangan dari Backpacker?

Flashpacker kegiatan perjalanan atau traveling yang menyerupai naked traveler?


Dorongan Kuat untuk Terus Bepergian, Apa Itu Wanderlust?

13 hari lalu

Dorongan Kuat untuk Terus Bepergian, Apa Itu Wanderlust?

Suka mengeluyur atau ingin terus bepergian menandakan wanderlust