Berwisata Sambil Tanam Padi di Tengah Kota Palembang

Padi Gogo menjadi salah satu tanaman yang ada di Kenten Agro Park & Edu (KAPE), Komplek Pusri Taman Kenten, Palembang. TEMPO/Parliza Hendrawan

TEMPO.CO, Palembang - Masyarakat Kota Palembang bakal memiliki pilihan yang lebih banyak untuk berwisata. Bila selama ini hanya mengenal jembatan Ampera dan Sungai Musi, maka dalam waktu dekat akan ada objek wisata unik yang berada persis di tengah kota. Namanya Kenten Agro Park & Edu (KAPE) yang berada di di Komplek Pusri Taman Kenten.

Direktur Utama PT Pusri Palembang Tri Wahyudi Saleh mengatakan pembangunan KAPE adalah salah satu bentuk pemanfaatan aset dan pengembangan wisata di Kota Palembang. Kenten Agro Park & Edu merupakan sebuah program serta langkah awal Pusri dalam mengoptimalkan aset yang selama ini idle menjadi lebih bernilai di lahan dengan luas sekitar 2,2 hektare.

Wahyudi mengatakan bahwa rencana pengembangan ini akan dibagi menjadi beberapa area, yaitu area agri, area komersil dan fasilitas serta prasarana lain dengan skema kerjasama dengan beberapa investor. "Kami optimis KAPE ini akan menjadi tempat hiburan alternatif baru bagi masyarakat Palembang untuk berekreasi dan menjadi sarana edukasi bagi anak-anak," ujarnya, Kamis, 23 Desember 2021.

Sementara Manager Humas PT Pusri Palembang Soerjo Hartono mengatakan saat ini di lokasi sudah terdapat tanaman padi, jagung, sayur mayur, cabai, tanaman hidroponik serta taman air mancur. Namun ia meminta masyarakat untuk bersabar karena kawasan tersebut belum dibuka untuk umum karena pihaknya masih akan menambahkan fasilitas pendukung.

"Kami akan bangun sarana gym, kafetaria serta tanaman pendukung lainnya," kata Soerjo.

Pada Kamis siang, tampak petugas melakukan perawatan tanaman padi. Mereka mencabut satu persatu rumput liar yang ada di tengah sawah yang di sebelahnya terdapat saluran air. Nantinya di lokasi, pengunjung dapat berwisata menikmati aneka tanaman serta cara merawatnya baik dengan menggunakan pupuk organik maupun nonorganik produksi PT Pusri. "Kalau sekarang ini masyarakat sudah bisa berolahraga memanfaatkan jogging track yang sudah ada," kata Soerjo.

Baca jugaVarian Omicron Menyebar, Sandiaga Minta Masyarakat Tak Berwisata ke Luar Negeri

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.






Kampung Selarai Indah, Tempat Healing di Musi Banyuasin yang Dulunya Lahan Tidur

12 hari lalu

Kampung Selarai Indah, Tempat Healing di Musi Banyuasin yang Dulunya Lahan Tidur

Kampung Selarai Indah bisa menjadi pilihan destinasi wisata saat berada di ibu kota Musi Banyuasin.


Petani Lebak Tanam Padi Nutrisi Zinc 1.000 Hektare

19 hari lalu

Petani Lebak Tanam Padi Nutrisi Zinc 1.000 Hektare

Petani Kabupaten Lebak melakukan gerakan tanam padi benih varietas nutrisi zinc seluas 1.000 hektare untuk membantu menurunkan angka stunting.


6 Gaya Berwisata Ala Generasi Z

34 hari lalu

6 Gaya Berwisata Ala Generasi Z

Generasi Z tumbuh bersama Internet menemukan rekomendasi berwisata di media sosial, khususnya Instagram dan TikTok.


Kisah Martabak HAR yang Melegenda Asal Palembang

38 hari lalu

Kisah Martabak HAR yang Melegenda Asal Palembang

Tidak lengkap rasanya, jika berkunjung ke Palembang, tetapi tidak mencicipi kuliner khas martabak HAR yang sudah melegenda ini.


Pesawat Lion Air Tujuan Palembang Putar Balik ke Bandara Soekarno-Hatta, Ratusan Penumpang Ganti Penerbangan

41 hari lalu

Pesawat Lion Air Tujuan Palembang Putar Balik ke Bandara Soekarno-Hatta, Ratusan Penumpang Ganti Penerbangan

Seluruh penumpang penerbangan JT-330 telah diterbangkan ke Palembang menggunakan pesawat Lion Air yang lain.


Penjelasan Lion Air Soal Pesawat Tujuan Palembang Terpaksa Putar Balik ke Bandara Soekarno-Hatta

41 hari lalu

Penjelasan Lion Air Soal Pesawat Tujuan Palembang Terpaksa Putar Balik ke Bandara Soekarno-Hatta

Pada ketinggian jelajah 3.000 kaki, pilot Lion Air merasakan kinerja pada salah satu komponen mesin pesawat tidak sesuai.


Kronologi Pesawat Lion Air Putar Balik ke Bandara Soekarno-Hatta Setelah 30 Menit Terbang

42 hari lalu

Kronologi Pesawat Lion Air Putar Balik ke Bandara Soekarno-Hatta Setelah 30 Menit Terbang

Manajemen Lion Air membeberkan kronologi kejadian pesawat rute Tangerang-Palembang yang kembali ke landasan pacu Bandara Soekarno-Hatta.


Pesawat Lion Air Tujuan Palembang Kembali ke Bandara Soekarno-Hatta, Airnav Bantah Ada Api di Sayap

42 hari lalu

Pesawat Lion Air Tujuan Palembang Kembali ke Bandara Soekarno-Hatta, Airnav Bantah Ada Api di Sayap

Pesawat Lion Air tujuan Palembang kembali ke bandara Soekarno-Hatta karena alasan teknis, setelah 30 menit mengudara.


Sempat Kritik LRT, Ridwan Kamil Minta Maaf kepada Warga Palembang

44 hari lalu

Sempat Kritik LRT, Ridwan Kamil Minta Maaf kepada Warga Palembang

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan permohonan maaf kepada warga Palembang setelah sempat mengkritik pembangunan LRT di kota tersebut.


Luas Panen Padi Naik 1,87 Persen, BPS: Produktivitas Padi Ikut Meningkat

50 hari lalu

Luas Panen Padi Naik 1,87 Persen, BPS: Produktivitas Padi Ikut Meningkat

BPS mencatat luas panen padi meningkat 0,19 juta hektare atau 1,87 persen dibandingkan dengan 2021 yang hanya 10,41 juta hektare.