Libur Natal dan Tahun Baru, Sistem Ganjil Genap akan Diterapkan di Jalur Puncak

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Petugas gabungan Satgas COVID-19 Kabupaten Bogor mengarahkan kendaraan saat penerapan sistem ganjil genap di Jalan Raya Puncak, Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu 18 September 2021. Polres Bogor menerapkan metode baru dalam uji coba ketiga ganjil genap di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor pada  17-19 September 2021, uji coba ini membagi tiga rute kendaraan dari Jalan Tol Jagorawi yakni gerbang Tol Sentul Selatan dengan akses Jalan Bukit Pelangi, pintu Tol Sumarecon dengan akses jalan Cibanon dan pintu Tol Ciawi dengan akses Gadog menuju Puncak. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

    Petugas gabungan Satgas COVID-19 Kabupaten Bogor mengarahkan kendaraan saat penerapan sistem ganjil genap di Jalan Raya Puncak, Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu 18 September 2021. Polres Bogor menerapkan metode baru dalam uji coba ketiga ganjil genap di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor pada 17-19 September 2021, uji coba ini membagi tiga rute kendaraan dari Jalan Tol Jagorawi yakni gerbang Tol Sentul Selatan dengan akses Jalan Bukit Pelangi, pintu Tol Sumarecon dengan akses jalan Cibanon dan pintu Tol Ciawi dengan akses Gadog menuju Puncak. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

    TEMPO.CO, Jakarta - Kebijakan rekayasa lalu lintas berupa sistem ganjil genap akan diterapkan di Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat selama masa libur Natal dan Tahun Baru. Kepolisian Resor Bogor akan melaksanakan sistem itu meski pemerintah batal menerapkan PPKM Level 3 serentak di seluruh wilayah.

    "Masih kita koordinasikan dengan pusat, namun kita antisipasi tetap seperti biasanya kita lakukan gage (ganjil-genap) seperti biasa," kata Kepala Polres Bogor Ajun Komisaris Besar Harun, Selasa, 7 Desember 2021.

    Menurut Harun, sistem ganjil genap yang diterapkan itu sama dengan yang biasa diterapkan setiap akhir pekan sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM darurat. Ia menilai sistem itu cukup ampuh untuk mengurangi kepadatan kendaraan di kawasan Puncak.

    Terlebih, kata Harun Kementerian Perhubungan juga akan menerapkan ganjil genap di sejumlah ruas tol. Beberapa tol yang diberlakukan sistem ganjil-genap seperti Tol Tangerang-Merak, Tol Bogor-Ciawi-Cigombong-Sukabumi (Bocimi), Tol Cikampek-Palimanan-Kanci dan Tol Cikampek-Padalarang-Cileunyi.

    Rencananya, kebijakan serupa juga diterapkan di wilayah aglomerasi Jabodetabek serta di tempat-tempat wisata yang berpotensi menimbulkan kerumunan. "Ya itu kita ikuti. Kita di Bogor juga akan tambah beberapa pos sekat, terutama di jalan-jalan alternatif menuju kawasan wisata khususnya yang menuju Puncak," kata Harun.

    Adapun dalam penerapan sistem ganjil genap di jalur Puncak, akan ada delapan titik pemeriksaan, yaitu Simpang Pasir Angin, pintu Tol Ciawi, Simpang Gadog, Rainbow Hills, pos penutupan arus Cibanon, pos penutupan arus Bendungan dan dua lokasi di Kawasan Sentul. "Mungkin kita tambahkan pos-pos pengamanan terkait Nataru (Natal dan Tahun Baru) ini. Kita lihat dari atas dulu peraturannya bagaimana, kemudian nanti kita selaraskan," kata Harun.

    Baca jugaPPKM Level 3 Batal, Yogyakarta akan Tetap Perketat Aturan Wisata


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    DKI Micro-Lockdown 5 Kecamatan akibat Omicron

    Sejumlah kecamatan di Ibu Kota mengalami lonjakan kasus Omicron sehingga masuk ke zona kuning dan merah. Pemprov memberlakukan micro-lockdown.