Mengenal Nglanggeran, Desa Wisata Terbaik Dunia 2021 Versi UNWTO

Reporter:
Editor:

Nurhadi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Berbagai kegiatan dilakukan di Desa Wisata Nglanggeran, Gunungkidul, Yogyakarta. Foto. dok. Pengelola Dersa Wisata Nglanggeran

    Berbagai kegiatan dilakukan di Desa Wisata Nglanggeran, Gunungkidul, Yogyakarta. Foto. dok. Pengelola Dersa Wisata Nglanggeran

    TEMPO.CO, Jakarta - Organisasi Pariwisata Dunia atau United Nation World Tourism Organization (UNWTO) memberikan penghargaan kepada Desa Wisata Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul sebagai Desa Wisata Terbaik Dunia 2021. Desa Wisata Nglanggeran mendapat penghargaan tersebut bersama dengan 44 desa wisata lain yang berasal dari 32 negara di dunia. Desa-desa wisata tersebut mendapat penghargaan atas dasar inovasi dan komitmennya terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). 

    Sebagai desa wisata, Desa Wisata Nglanggeran menyimpan berbagai objek wisata sekaligus. Dilansir dari gunungapipurba.com, salah satu objek wisata andalan di Desa Wisata Nglanggeran adalah Gunung Api Purba Nglanggeran. Gunung tersebut berada di ketinggian 700 mdpl. Para wisatawan bisa menikmati pemandangan indah dari puncak tertinggi gunung ini, yakni Gunung Gedhe. Sementara itu, bagi wisatawan yang ingin berkemah, wilayah camping ground dapat ditemukan sejauh 50 meter dari puncak Gunung Gedhe. 

    Selain Gunung Api Purba, Desa Wisata Nglanggeran juga menawarkan pesona Embung Nglanggeran. Embung Nglanggeran merupakan embung pertama di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang dibuat pada 2012 dan diresmikan oleh Gubernur DIY pada 2013. Embung seluas 0,34 Ha dan berada di ketinggian 495 mdpl ini berfungsi untuk mengairi kebun buah durian dan kelengkeng si Nglanggeran. Selain itu, Embung Nglanggeran juga menawarkan pemandangan yang indah. 

    Desa Wisata Nglanggeran juga memiliki air terjun musiman yang unik, yakni Air Terjun Kedung Kandang. Air terjun ini berada di selatan Gunung Api Purba, yang berupa undak-undakan batuan vulkanik. Hal yang unik dari air terjun ini adalah sifatnya yang musiman. Artinya, Air Terjun Kedung Kandang hanya akan dialiri air pada musim tertentu saja. Selama ini, Air Terjun Kedung Kandang hanya akan dialiri air saat musim hujan. Ketika musim kemarau, Air Terjun Kedung Kandang akan tetap dialiri air, tetapi dalam debit yang lebih sedikit. 

    BANGKIT ADHI WIGUNA


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    DKI Micro-Lockdown 5 Kecamatan akibat Omicron

    Sejumlah kecamatan di Ibu Kota mengalami lonjakan kasus Omicron sehingga masuk ke zona kuning dan merah. Pemprov memberlakukan micro-lockdown.