Desa Wisata Nglanggeran Raih Predikat UNWTO Best Tourism Village 2021

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Berbagai kegiatan dilakukan di Desa Wisata Nglanggeran, Gunungkidul, Yogyakarta. Foto. dok. Pengelola Dersa Wisata Nglanggeran

    Berbagai kegiatan dilakukan di Desa Wisata Nglanggeran, Gunungkidul, Yogyakarta. Foto. dok. Pengelola Dersa Wisata Nglanggeran

    TEMPO.CO, JakartaDesa Wisata Nglanggeran di Kecamatan Patuk Kabupaten Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta meraih predikat sebagai salah satu Desa Wisata Terbaik Dunia atau Best Tourism Village 2021. Penghargaan itu diberikan oleh Organisasi Pariwisata Dunia atau United Nation World Tourism Organization (UNWTO) di Madrid, Spanyol.

    Penggagas dan Pendiri Ekowisata Desa Nglanggeran Sugeng Handoko mengatakan dirinya dan masyarakat Desa Nglanggeran sangat terharu dan bersyukur dengan raihan itu. "Sebuah desa kecil di Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, yang dulu asing terdengar susah dieja diucapkan, Alhamdulillah kini menjadi sebuah desa yang mendapatkan apresiasi oleh badan pariwisata dunia UNWTO," kata dia, Jumat, 3 Desember 2021.

    Sebanyak 44 desa wisata dari 32 negara di lima wilayah dunia diberikan pengakuan pada 2021 oleh UNWTO. Semuanya menonjol karena sumber daya alam dan budayanya serta tindakan dan komitmen inovatif dan transformatif terhadap pengembangan pariwisata sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

    Untuk desa Nglanggeran, aktivitas pengembangan desa dinilai baik dalam hal pengembangan kepariwisataan dan terbukti dapat menjaga desa, lingkungan alam, budaya dan keharmonisan masyarakatnya. Gastronomi lokal juga menjadi berkembang.

    Dari prestasi yang berhasil diraih desa Nglanggeran, Sugeng mengajak pegiat desa wisata di Indonesia untuk semakin semangat dan optimistis berkarya dari desa dan membangun Indonesia melalui pengembangan desa wisata. "Mari kita libatkan anak-anak muda, penerus estafet kepemimpinan di desa, memegang tokoh kunci agar mudah melakukan koordinasi serta kerja sama yang apik karena pariwisata tidak bisa dikerjakan sendiri-sendiri," ujarnya.

    Sekretaris Dinas Pariwisata Gunung Kidul Harry Sukmono berharap dari prestasi yang disumbangkan oleh Desa Wisata Nglanggeran bisa menjadi cambuk bagi desa wisata lain di Gunung Kidul dan Indonesia pada umumnya. "Pekerjaan rumah kami itu, mereplikasi Nglanggeran ke Desa Wisata yang lainnya," kata dia.

    Dalam ajang Desa Wisata Terbaik 2021 oleh UNWTO, selain desa wisata Nglanggeran, ada desa wisata Tetebatu, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat dan desa Wae Rebo, Manggarai, Nusa Tenggara Timur yang mewakili Indonesia.

    Baca jugaPesona Tiga Desa Wisata yang Wakili Indonesia di UNWTO Best Tourism Village 2021


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    DKI Micro-Lockdown 5 Kecamatan akibat Omicron

    Sejumlah kecamatan di Ibu Kota mengalami lonjakan kasus Omicron sehingga masuk ke zona kuning dan merah. Pemprov memberlakukan micro-lockdown.