BUMD NTB Hadirkan Paket Wisata Premium dengan Helikopter

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Layanan helikopter yang disediakan oleh PT Gerbang NTB Emas. Dok.PT GNE

    Layanan helikopter yang disediakan oleh PT Gerbang NTB Emas. Dok.PT GNE

    TEMPO.CO, Mataram - BUMD Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat PT Gerbang NTB Emas mulai menawarkan paket wisata premium menggunakan helikopter dan pesawat amfibi. Penyediaan layanan transportasi eksklusif itu bekerja sama dengan Wise Air.

    Direktur Utama PT Gerbang NTB Emas Samsul Hadi mengatakan pihaknya menyediakan berbagai tujuan wisata untuk para pelanggan, mulai dari Pulau Sumbawa, Pulau Komodo hingga ke Bali dan Jakarta. "Sudah mengantri pengguna fasilitas penerbangan kami ini," kata dia, Jumat, 26 November 2021.

    PT GNE sebelumnya telah berpartisipasi dalam ajang balap motor internasional World Superbike pada 19-21 November lalu. Mereka menyediakan pesawat patroli dan ambulance untuk kejuaraan balap motor tersebut.

    Mereka juga menyediakan paket wisata yang lengkap dengan akomodasi untuk para wisatawan yang ingin menjajal layanan premium di sela waktu balapan lalu. ''Ini salah satu cara untuk promosi pariwisata. Ini potensi bisnis. penggemar, pejabat dan crazy rich yang membutuhkan rekreasi,'' kata Samsul.

    Akhirnya, paket wisata premium itu dihadirkan. Tarifnya berkisar US$ 4.000 atau Rp 60 juta untuk satu paket. PT GNE menyediakan satu helikopter kapasitas enam penumpang, satu helikopter kapasitas 8 orang dan satu pesawat capung amfibi kapasitas tujuh orang.

    Direktur Operasional PT GNE Muhammad Ikhsanul Watony mengatakan pihaknya menyiapkan sejumlah paket wisata. "Kami buat paket wisata Lombok-Bali, Lombok-Sumbawa, Lombok-Dompu dan Lombok-Komodo," kata dia.

    Ketua Badan Promosi Pariwisata NTB Ari Garmono menyebut paket wisata itu merupakan terobosan bagus dan jeli dengan memandang segmen pariwisata premium. Menurut dia, hal tersebut menarik bagi mereka yang berduit namun waktu terbatas. "Dan nanti di MotoGP tipikal semacam ini cukup banyak," kata dia.

    Baca jugaHarga Paket Wisata Akan Naik Selama Libur Natal dan Tahun Baru, Ini Kalkulasinya


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok dalam Empat Nama Kandidat Kepala Otorita Ibu Kota Negara Baru

    Nama Ahok sempat disebut dalam empat nama kandidat kepala otorita Ibu Kota baru. Siapa tiga nama lain yang jadi calon pengelola IKN Nusantara?