Asosiasi Agen Travel Kepulauan Riau Cerita Tantangan Bangkit di Masa Pandemi

Dua wisatawan berswafoto di depan ekowisata mangrove Pandang Tak Jemu Kota Batam, 14 November 2021. TEMPO/Yogi Eka Sahputra

TEMPO.CO, Batam - Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) Kepulauan Riau meminta pemerintah tidak mengeluarkan aturan yang berpotensi menghalang bangkitnya pariwisata di tengah pandemi. Terutama, aturan yang diberlakukan secara mendadak tanpa sosialisasi. 

"Kami minta peraturan dibuat jauh-jauh hari, jangan diputuskan sore, diterapkan malam hari," kata Ketua Umum Astindo Pauline Suharno dalam acara Fun Bike Astindo di objek wisata mangrove Pandang Tak Jemu, Nongsa, Kota Batam Kepulauan Riau belum lama ini.

Pauline mencontohkan salah satu aturan yang dinilai menghalangi travel agent menjual produknya adalah aturan tes cepat antigen yang berubah menjadi tes PCR secara mendadak. Begitu juga aturan pembatasan maksimal maskapai.

"Diputuskan hari itu, diterapkan sore, penjualan kita terpaksa terganggu," kata Pauline.

Menurut Pauline, hal tersebut sangat berpengaruh. Sebab, wisatawan mancanegara biasanya mengatur perjalanan dari jauh-jauh hari, berbeda dengan wisatawan lokal yang bisa merencanakan perjalanan dalam waktu singkat.

Apalagi, kata Pauline, wisman butuh perhitungan keamanan di masa pandemi seperti ini. "Jadi ketika tiba-tiba aturan berubah dan langsung diterapkan, kita kewalahan sebagai penjual paket wisata," ujarnya. 

Pauline juga melihat kajian pemerintah dalam membuat aturan yang berdampak kepada pariwisata tidak matang. Misalnya, soal aturan dibukanya pintu masuk untuk 19 negara ke Bali dan Kepulauan Riau.

"Pernah enggak pemerintah cek, 19 negara itu gampang atau susah nggak keluar dari negara mereka," kata Pauline. Sebab, sampai saat ini belum ada wisatawan mancanegara yang masuk melalui dua pintu tersebut.

Pauline mencontohkan wisatawan mancanegara asal Selandia Baru harus membuat pass atau izin perjalanan agar bisa keluar dari negara mereka. Saat ini, sudah 30 ribu orang antre menunggu pass itu dikeluarkan.

"Seharusnya kita mengkaji itu, atau tidak belajar dengan Thailand, mereka berhasil bukan pintu masuk wisman di masa pandemi," kata Pauline.

Bahkan, Pauline menilai dari 19 negara itu tidak semuanya punya jadwal penerbangan ke Bali atau Kepri. "Gimana ada penumpang wisman, pesawat saja tidak ada," kata dia. 

Pauline berharap pemerintah harus mendorong bangkitnya pariwisata di tengah pandemi Covid-19. "Saatnya sekarang kolaborasi pegiat pariwisata dan pemerintah," ujarnya. 

Salah satu kolaborasinya bisa dalam pengembangan objek wisata. Objek Wisata Mangrove Pandang Tak Jemu di Kota Batam ini, menurut Pauline, seharusnya sudah dikenal oleh orang di seluruh Indonesia karena keindahan mangrove.

Namun keterbatasan finansial pengelola menjadi penghalang. "Harusnya pemerintah membantu finansial itu, tidak bisa masyarakat bekerja sendiri membangun destinasi sebagus ini, tenaga, pikiran biarlah dari masyarakat tetapi finansial pemerintah harus bantu," kata Pauline. 

Dengan kualitas pembangunan destinasi wisata yang baik, kata Pauline, maka travel agent dapat menjualnya dengan mudah. "Jadi terjalin kerjasama yang bagus," ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau, Buralimar mengatakan selalu mendukung asosiasi pariwisata untuk semangat menyelenggarakan event di masa pandemi Covid-19. "Tentu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, minimal menggunakan masker," kata dia. 

Apalagi, menurut Buralimar, jika pandemi tidak naik setelah Natal dan Tahun Baru, wisatawan sudah bisa masuk Kepulauan Riau pada pertengahan Januari. "Kita bergantung ke Nataru, kalau bisa dihadapi, kita gas Februari," ujarnya.

Baca jugaTrans Studio Garden Hadir di Tanjungpinang, Tawarkan Wahana Rekreasi Segala Usia






KKP Stop 2 Proyek Reklamasi di Kepri, Simak Temuan Petugas dan Argumen Pelaku

8 jam lalu

KKP Stop 2 Proyek Reklamasi di Kepri, Simak Temuan Petugas dan Argumen Pelaku

Penghentian dua proyek reklamasi ini disebutkan langkah tegas KKP menyukseskan salah satu dari lima program prioritas ekonomi biru.


Festival Sarkem Yogyakarta Bidik Wisatawan Mancanegara dari Tiap Hotel

8 jam lalu

Festival Sarkem Yogyakarta Bidik Wisatawan Mancanegara dari Tiap Hotel

Festival Sarkem tahun ini dipusatkan di wilayah Sosromenduran yang lokasinya berada di sirip Jalan Malioboro Kota Yogyakarta.


Wisatawan Soroti Perizinan Masuk Kapal Yacht di Kepulauan Riau yang Perlu Waktu 2 Hari

2 hari lalu

Wisatawan Soroti Perizinan Masuk Kapal Yacht di Kepulauan Riau yang Perlu Waktu 2 Hari

Dengan beragam pesona bahari yang dimilikinya, Kepulauan Riau berpotensi menjadi destinasi populer bagi wisatawan yacht.


Kesan Wisatawan Mancanegara Berlayar Pakai Yacht di Perairan Ekuator Kepulauan Riau

3 hari lalu

Kesan Wisatawan Mancanegara Berlayar Pakai Yacht di Perairan Ekuator Kepulauan Riau

Para wisman melakukan pelayaran menggunakan kapal layar atau yacht dalam acara Nongsa Neptune Regatta.


ASEAN Tourism Forum di Yogyakarta, Wisatawan Bisa Belajar Membatik Sampai Buat Wayang

4 hari lalu

ASEAN Tourism Forum di Yogyakarta, Wisatawan Bisa Belajar Membatik Sampai Buat Wayang

ASEAN Tourism Forum 2023 ini menjadi ajang strategis mengangkat potensi ekonomi dan wisata Yogyakarta seluas-luasnya kepada dunia internasional.


Nongsa Neptune Regata, Puluhan Turis Nikmati Keindahan Kepulauan Riau dengan Yacht

4 hari lalu

Nongsa Neptune Regata, Puluhan Turis Nikmati Keindahan Kepulauan Riau dengan Yacht

Nongsa Neptune Regata merupakan event yang diikuti oleh kapal yacht dari berbagai negara.


Jokowi Beri Arahan ke Sandiaga untuk Capai Target Kunjungan Wisatawan Mancanegara

4 hari lalu

Jokowi Beri Arahan ke Sandiaga untuk Capai Target Kunjungan Wisatawan Mancanegara

Tahun ini, Indonesia menargetkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 7,4 juta serta wisatawan nusantara sebesar 1,4 miliar pergerakan.


13 Maskapai Ajukan Penerbangan Langsung ke Bali, Empat dari Cina

5 hari lalu

13 Maskapai Ajukan Penerbangan Langsung ke Bali, Empat dari Cina

Jumlah tersebut merupakan bagian dari total 13 penerbangan langsung yang dilayani maskapai yang akan masuk Bali hingga Maret 2023.


Desa Bandungrejo di Gorontalo Digagas Jadi Tempat Wisata Budaya dan Kuliner Sunda

5 hari lalu

Desa Bandungrejo di Gorontalo Digagas Jadi Tempat Wisata Budaya dan Kuliner Sunda

Tak hanya untuk masyarakat Sunda yang ada di Gorontalo, wisata budaya itu bisa dinikmati oleh wisatawan.


Yogyakarta Siapkan Sederet Event Sport Tourism Sepanjang Februari-Maret

5 hari lalu

Yogyakarta Siapkan Sederet Event Sport Tourism Sepanjang Februari-Maret

Sport tourism merupakan salah satu pendongkrak perekonomian serta meningkatkan jumlah jumlah wisatawan di Yogyakarta.