Tips Wisata Kuliner Aman dan Nyaman di Masa Pandemi Covid-19

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi wanita menikmati makanan di restoran. Unsplash/Pablo Merchan

    Ilustrasi wanita menikmati makanan di restoran. Unsplash/Pablo Merchan

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketika berpergian ke kota maupun negara lain, pasti kamu juga akan melakukan wisata kuliner sesuai makanan khas di wilayah tersebut. Selain budaya, sejarah, dan seni, makanan menjadi salah satu unsur penting yang menyusun identitas suatu tempat.

    Di masa pandemi Covid-19, operasional bisnis pariwisata termasuk wisata kuliner berlangsung dengan hati-hati. Mengutip laman BookCulinaryVacations, beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum bepergian dan wisata kuliner di masa pandemi Covid-19 antara lain:

    • Dalam keadaan sehat
      Pastikan kamu telah menjalani tes Covid-19 dengan hasil negatif. Baik tes PCR maupun antigen, perhatikan syarat masa berlaku setiap tes Covid-19 tersebut.

    • Sudah vaksinasi Covid-19
      Hampir semua negara mensyaratkan wisatawan yang datang sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19, baik dosis pertama maupun dosis lengkap. Ada pula negara yang mematok vaksin merek tertentu yang harus disuntikkan kepada pengunjung. Selain jenis vaksin tersebut, maka wisatawan dilaran masuk.

    • Kebijakan karantina
      Cek daftar negara yang mengizinkan wisatawan untuk tidak melakukan karantina mandiri setibanya di sana. Umumnya, kewajiban karantina dapat diabaikan asalkan pengunjung sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 lengkap. Namun demikian, masih ada negara yang mengharuskan wisatawan menjalani karantina selama tiga sampai lima hari setibanya di tempat tujuan.

    • Pilihan wisata kuliner
      Saat berada di destinasi wisata tujuan, tetap disiplin protokol kesehatan. Pakai masker, jaga jarak, dan menjaga kebersihan tangan. Pilih wisata kuliner yang lebih dekat dari tempat menginap. Selain menghemat waktu dan uang, kamu akan lebih aman karena tak perlu bepergian jauh yang kemungkinan bersinggungan dengan orang lain.

    • Pergi dalam kelompok kecil
      Saat berwisata, pergilah dalam kelompok kecil, misalkan keluarga, teman, atau pasangan. Bepergian bersama sedikit orang akan meminimalisir kontak sekaligus sesuai dengan kebutuhanmu.

    • Pilih destinasi wisata terbuka
      Pilih liburan di alam terbuka, sehingga kamu dapat menikmati suasana dan udara segar. Akan lebih baik jika destinasi wisata di alam terbuka itu juga punya tempat wisata kuliner.

    • Buat daftar makanan yang akan diburu dan di mana tempatnya
      Buat daftar makanan apa yang akan kamu cicipi selama wisata kuliner dan pastikan di mana tempatnya. Metode ini akan membuat liburanmu lebih efisien, terukur, dan teratur.

    • Selektif dengan tempat wisata kuliner
      Bukan cuma berburu makanan khas di suatu daerah, kamu juga harus mempertimbangkan bagaimana suasana makan dan proses pengolahan hidangan. Apabila kamu tidak yakin dengan semua itu, sebaiknya urungkan, ketimbang kesehatanmu menjadi taruhannya.

    • Obat-obatan pribadi
      Bawa selalu obat-obatan pribadi, terutama jika kamu alergi terhadap bahan makanan tertentu. Sebab, wisata kuliner membuatmu seperti bereksperimen dengan makanan baru yang sama sekali baru atau belum pernah dicoba.

    DINA OKTAFERIA

    Baca juga:
    9 Kota Tujuan Wisata Kuliner di Dunia bagi Para Pecinta Makan

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sembilan Hakim MK Terbelah dalam Putusan Uji Materil UU Cipta Kerja

    Mahkamah Konstitusi mengabulkan permohonan uji formil UU Cipta Kerja. Ada dissenting opinion.