Alasan Inggris Ingin Pertahankan Keberadaan Kotak Telepon Umum Merah yang Ikonik

Reporter

Gary Blackburn berpose di depan kotak telepon umum asli dari Trafalgar Square di London, yang berada di tempat bernama Little Britain di Linz-Kretzhaus, Jerman, 24 Agustus 2017. Pria berusia 53 tahun ini mendirikan miniatur Inggris yang dinamakan Little Britain di Jerman. REUTERS/Wolfgang Rattay

TEMPO.CO, Jakarta - Saat telepon seluler sudah digunakan oleh hampir setiap orang di dunia, Inggris tetap memilih untuk mempertahankan bilik telepon mereka. Negara itu menganggap bahwa ribuan kotak telepon merah ikoniknya itu harus dilindungi.

Regulator telekomunikasi Inggris Ofcom telah mengusulkan aturan baru untuk menyelamatkan sekitar 5.000 dari 21.000 bilik di negara itu karena fakta bahwa mereka masih digunakan, terutama selama keadaan darurat. Menurut Direktur Konektivitas Ofcom Selina Chadha, panggilan dari box telepon itu memang relatif rendah tapi keberadaannya penting.

"Jika salah satu dari panggilan itu berasal dari anak yang tertekan, korban kecelakaan, atau seseorang yang berniat bunuh diri, saluran telepon umum itu dapat menjadi saluran penyelamat pada saat yang sangat membutuhkan. Kami juga ingin memastikan bahwa orang-orang yang tidak memiliki jangkauan seluler, yang seringkali di daerah pedesaan, masih dapat melakukan panggilan," kata Chadha.

Telepon umum yang dilindungi akan berada di daerah dengan sedikit atau tanpa layanan telepon, serta daerah yang merupakan hotspot kecelakaan atau bunuh diri. Setiap telepon yang telah melakukan lebih dari 52 panggilan dalam setahun terakhir juga akan disimpan.

Dari Mei 2019 hingga Mei 2020, hampir 150.000 panggilan dilakukan dari telepon umum ke layanan darurat dan tambahan 45.000 dilakukan ke saluran bantuan lain, seperti Samaritans, sebuah organisasi di Inggris dan Irlandia yang mendukung mereka yang membutuhkan dukungan emosional atau pada risiko bunuh diri.

Sekitar setengah dari kotak telepon Inggris telah dihapus, menurut BT Group (sebelumnya dikenal sebagai British Telecom) dan lebih dari 6.500 di antaranya telah menemukan tujuan baru melalui inisiatif Adopt a Kiosk, di mana kelompok komunitas resmi dapat membelinya seharga £ 1 (Rp 19 ribu).

Sementara beberapa melayani kebutuhan penyelamatan jiwa dengan cara lain, seperti menyimpan defibrillator publik dan yang lain telah menemukan kegunaan yang lebih kreatif. Satu kotak telepon di Warley, West Yorkshire, Inggris diubah menjadi Museum Terkecil di Dunia, sementara yang lain di Yorkshire Utara dibeli oleh komunitas Settle, musisi Queen Brian May pernah menjadi tuan rumah pameran galeri seni.

TRAVEL AND LEISURE

Baca jugaInggris Akan Wajibkan Vaksin Booster untuk Syarat Perjalanan






Daftar 10 Pemain Inggris Terbaik Sepanjang Masa, Beckham Posisi Berapa?

7 jam lalu

Daftar 10 Pemain Inggris Terbaik Sepanjang Masa, Beckham Posisi Berapa?

Daftar 10 pemain Timnas Inggris terbaik sepanjang masa mulai dari Paul Scholes sampai Sir Bobby Charlton


5 Timnas Termahal di Piala Dunia 2022, Inggris Urutan Pertama dengan Harga Rp 22 Triliun

12 jam lalu

5 Timnas Termahal di Piala Dunia 2022, Inggris Urutan Pertama dengan Harga Rp 22 Triliun

Sejumlah timnas yang berlaga di Piala Dunia 2022 membawa skuad pemain bertabur bintang. Berikut lima timnas termahal di Piala Dunia 2022.


Rishi Sunak Mengatakan Era Keemasan Inggris dengan China Telah Berakhir

14 jam lalu

Rishi Sunak Mengatakan Era Keemasan Inggris dengan China Telah Berakhir

Beberapa orang di Partai Konservatif mengkritik Rishi Sunak kurang keras terhadap China dibandingkan pendahulunya Liz Truss.


Masih Ingat Walkman, Pager dan Wartel? Ini Deretan Peranti Teknologi Nostalgia yang Populer Era 90-an

1 hari lalu

Masih Ingat Walkman, Pager dan Wartel? Ini Deretan Peranti Teknologi Nostalgia yang Populer Era 90-an

Dahulu terdapat alat teknologi yang berguna dan populer, tetapi kini sudah hilang. Alat apa sajakah itu yanh kini sudah menjadi nostalgia?


PM Inggris Rishi Sunak Janji Tetap Beri Bantuan Militer ke Ukraina

1 hari lalu

PM Inggris Rishi Sunak Janji Tetap Beri Bantuan Militer ke Ukraina

PM Inggris Rishi Sunak tidak akan mengubah kebijakan luar negeri mengenai bantuan militer ke Ukraina.


Piala Dunia 2022 Wales vs Inggris, Gareth Southgate Hadapi Dilema untuk Phil Foden

2 hari lalu

Piala Dunia 2022 Wales vs Inggris, Gareth Southgate Hadapi Dilema untuk Phil Foden

Timnas Inggris akan menghadapi Wales dalam partai terakhir Grup B Piala Dunia 2022 pada 30 November mendatang.


Qatar Tinjau Investasi di London setelah Ada Larangan Iklan Transportasi

2 hari lalu

Qatar Tinjau Investasi di London setelah Ada Larangan Iklan Transportasi

Pemerintah London khawatir atas sikap Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia terhadap hak LGBT+ dan perlakuannya terhada pekerja migran.


Kunjungan Turis Asing ke Jepang Mulai Meningkat, Wisata Domestik Tetap Digenjot

3 hari lalu

Kunjungan Turis Asing ke Jepang Mulai Meningkat, Wisata Domestik Tetap Digenjot

Pada 11 Oktober, Jepang mencabut sejumlah aturan pembatasan perjalanan paling ketat di dunia dan memyambut kembali kedatangan turis.


Dampak Perubahan Iklim, 9 Kota di Dunia Ini Terancam Tenggelam pada 2050

3 hari lalu

Dampak Perubahan Iklim, 9 Kota di Dunia Ini Terancam Tenggelam pada 2050

Ancaman terjadi bukan dikarenakan akibat perubahan iklim saja melainkan dikarenakan pemanasan global dan permukaan air laut naik dengan cepat.


Harga Rumah di Inggris Tahun Depan Diproyeksi Turun

4 hari lalu

Harga Rumah di Inggris Tahun Depan Diproyeksi Turun

Harga rumah di Inggris selama ini dikenal salah satu yang paling mahal di dunia, namun tahun depan diproyeksi turun dampak mahalnya biaya hidup.