5 Kereta Jarak Jauh yang Kini Ngebut, Perjalanan Jadi Lebih Cepat

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Kereta api jarak jauh PT KAI. Foto: Pegipegi

    Kereta api jarak jauh PT KAI. Foto: Pegipegi

    TEMPO.CO, Jakarta - Perjalanan naik kereta api memang menyenangkan. Tak terkena macet, cepat sampai tujuan, dan relatif aman. Penumpang juga bisa memilih tipe kelas dalam layanan kereta untuk menikmati perjalanan yang lebih nyaman.

    Kereta api jarak jauh merupakan transportasi massal lokomotif berbasis rel. PT Kereta Api Indonesia atau PT KAI menyediakan sarana transportasi darat ini di Pulau Jawa dan Pulau Sumatra. Mengutip keterangan tertulis Pegipegi, saat ini ada lima kereta jarak jauh waktu tempuhnya lebih cepat.

    Merayakan ulang tahun ke-76, PT KAI meningkatkan pelayanan dengan mempercepat waktu perjalanan sejumlah kereta jarak jauh. Berikut ulasannya:

    • Argo Wilis
      Kereta Argo Wilid melayani rute Bandung - Surabaya Gubeng - Bandung. Selama ini, waktu tempuh dari dan ke dua titik itu selama 10 jam 43 menit. Sekarang, perjalanannya menjadi 9 jam 55 menit.

    • Argo Taksaka
      Kereta Argo Taksaka melayani rute Gambir - Yogyakarta - Gambir. Dulu, waktu tempuhnya 7 jam 34 menit, sekarang menjadi 6 jam 25 menit.

    • Argo Dwipangga
      Kereta Argo Dwipangga jurusan Gambir - Solo Balapan - Gambir sebelumnya membutuhkan waktu tempuh selama 8 jam 7 menit. Sekarang 7 jam 4 menit.

    • Argo Lawu
      Sama seperti Argo Dwipangga, kereta Argo Lawu yang melayani rute Gambir - Solo Balapan dan sebaliknya juga dulu menempuh perjalanan selama 8 jam 7 menit. Kini menjadi 7 jam 4 menit.

    • Argo Bromo Anggrek
      Penumpang kereta Argo Bromo Anggrek dari Gambir ke Surabaya Pasar Turi, dan sebaliknya ini, dulu menempuh perjalanan selama 8 jam 30 menit. Sekarang durasinya dipercepat menjadi 8 jam 10 menit.

    Ilustrasi di stasiun kereta api. Foto: Pegipegi

    Para penumpang dari lima kereta itu bisa melihat layanan live cooking untuk memastikan hidangan yang mereka nikmati tetap segar dan terjangku. Toilet juga dipisahkan antara penumpang laki-laki dan perempuan.

    Berikut beberapa ketentuan yang perlu diketahu calon penumpang kereta sebelum memesan tiket:

    1. Menunjukkan hasil RT-PCR 2x24 jam atau swab antigen 1x24 jam
    2. Telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis pertama dan menunjukkan kartu vaksinasi (usia 12 tahun ke atas)
    3. Anak di bawah umur 12 tahun untuk sementara tidak boleh naik
    4. Penumpang dengan kondisi kesehatan khusus atau komorbid yang tidak dapat divaksin harus melampirkan surat keterangan bahwa belum/tidak dapat vaksinasi Covid-19
    5. Menggunakan masker kain tiga lapis atau masker medis dengan benar, yaitu menutupi bagian hidung dan mulut
    6. Memakai pakaian pelindung (jaket atau atasan lengan panjang)
    7. Dalam keadaan sehat dan suhu tubuh kurang dari 37,3 derajat Celcius
    8. Menerapkan protokol kesehatan di stasiun dan di dalam kereta
    9. Dilarang berbicara secara langsung maupun melalui telepon sepanjang perjalanan
    10. Dilarang makan/minum selama perjalanan singkat, yaitu kurang dari dua jam. Pengecualian jika penumpang ingin mengkonsumsi obat-obatan
    11. Jika hasil tes antigen atau RT-PCR negatif, namun calon penumpang menunjukkan gejala tidak sehat, maka tidak dapat melanjutkan perjalanan
    12. Calon penumpang yang sudah membeli tiket namun tidak memenuhi persyaratan tadi, maka segera batalkan perjalanan dan PT KAI akan mengembalikan uang tiket.

    Baca juga:
    Mulai Pekan Depan, Pembelian Tiket Kereta Jarak Jauh Wajib Pakai Data NIK

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sembilan Hakim MK Terbelah dalam Putusan Uji Materil UU Cipta Kerja

    Mahkamah Konstitusi mengabulkan permohonan uji formil UU Cipta Kerja. Ada dissenting opinion.