Persiapan World Superbike Mandalika Lombok NTB, yang Bukan Penonton Minggir Dulu

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Foto udara tikungan ke-10 di proyek pembangunan lintasan Mandalika International Street Circuit di KEK Mandalika, Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Senin, 7 Juni 2021. World Superbike di sirkuit Mandalika akan diikuti 24 pembalap dari berbagai negara. ANTARA/Ahmad Subaidi

    Foto udara tikungan ke-10 di proyek pembangunan lintasan Mandalika International Street Circuit di KEK Mandalika, Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Senin, 7 Juni 2021. World Superbike di sirkuit Mandalika akan diikuti 24 pembalap dari berbagai negara. ANTARA/Ahmad Subaidi

    TEMPO.CO, Mataram - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengatur lalu lintas kendaraan dan pergerakan orang di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Mandalika menjelang dan selama acara World Superbike. Agenda World Superbike akan berlangsung pada 19-21 Oktober 2021.

    Hanya penyelenggara dan penonton World Superbike yang boleh masuk kawasan KEK Mandalika selama perhelatan itu berlangsung. Wisatawan yang tidak membeli tiket tak boleh mendekat area tersebut. "Kami ingin memastikan acara berjalan lancar, tidak ada kemacetan arus lalu lintas, dan pergerakan orang dapat terpantau dengan baik," kata Kepala Dinas Perhubungan NTB, Lalu Moh Faozal pada Senin, 18 Oktober 2021.

    Dinas Perhubungan NTB melibatkan mahasiswa Politeknik Pariwisata Lombok sebagai pemandu penonton yang ingin mendapatkan informasi kepariwisataan di luar jadwal waktu World Superbike. Penonton ajang balap sepeda motor itu juga dapat menikmati sarana tranportasi gratis.

    Foto udara tikungan ke-17 dan lintasan lurus Mandalika International Street Circuit di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Selasa, 10 Agustus 2021. Sirkuit Mandalika juga dipersiapkan untuk MotoGP Indonesia yang digelar pada Maret 2022. ANTARA/Ahmad Subaidi

    Mereka yang sudah membeli tiket untuk menonton World Superbike dapat naik bus dari lima arah kedatangan menuju Mandalika. Pemerintah menyediakan 145 unit bus Damri yang bersiaga di berbagai titik kedatangan wisatawan, yakni di Pelabuhan Gili Mas Lombok Barat, Pelabuhan Bangsal Lombok Utara, Islamic Center Nusa Tenggara Barat di Kota Mataram, Bandara Internasional Lombok, dan Pelabuhan Kayangan di Lombok Timur.

    Faozal menjelaskan, pemerintah menyediakan bus untuk mengantisipasi kemacetan karena acara World Superbike bakal disaksikan oleh 25 ribu penonton. "Tidak ada kendaraan pribadi yang digunakan menuju Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Mandalika," ujarnya.

    Bagi kendaraan penyelenggara yang berseliweran di area Mandalika, pemerintah akan menyiapkan stiker khusus sebagai penanda. Ada tiga area parkir kendaraan di KEK Mandalika, yakni Masjid Nurul Bilad seluas 2,4 hektare dan di Songgong seluas 10 hektare. Satu lagi adalah kawasan parkir khusus tamu VVIP.

    Baca juga:
    Syarat dari Jokowi sebelum Ajang Superbike Mandalika Dimulai

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sembilan Hakim MK Terbelah dalam Putusan Uji Materil UU Cipta Kerja

    Mahkamah Konstitusi mengabulkan permohonan uji formil UU Cipta Kerja. Ada dissenting opinion.