Hotel dengan Material yang Kamu Tak Pernah Berpikir Bakal Ada

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi Hotel (pixabay.com)

    Ilustrasi Hotel (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Menginap di hotel tak selalu berwujud bangunan. Ada beberapa hotel di berbagai penjuru yang menggunakan material unik dan alami. Sensasi menginap di tempat seperti itu tentu tidak akan terlupakan.

    Pernah membayangkan bagaimana jika menginap di hotel yang terbuat dari pasir, garam, atau cokelat. Seperti mimpi, tetapi ini nyata adanya. Berikut sejumlah hotel yang menggunakan material unik, yang mungkin kamu tak pernah menduganya:

    • Hotel garam
      Hotel Palacio de Sal di Bolivia adalah hotel yang seluruh bagiannya terbuat dari garam. Dindin, lantai, atap, semuanya terasa asin. Hotel ini tampak seperti iglo, namun materialnya berupa garam yang dipadatkan seperti batu bata kemudian tersusun rapi.

      Berbagai hal yang perlu diperhatikan oleh pengelola hotel ini adalah segera mengganti bagian bata garam yang keropos dengan yang baru, mengawasi sistem aliran listrik karena garam dapat membuat kabel jadi terkikis, terlebih saat musim hujan. Sesuai namanya, istana garam, maka kamar, ruang makan, kamar mandi, ruang bermain, semua dibuat dari balok garam. Termasuk juga kolam renang yang airnya tentu saja asin.

    • Hotel pasir
      Seorang pematung, Mark Anderson membangun hotel dari pasir seperti sedang mewujudkan impian masa kanak-kanak. Hotel pasir itu terletak di Pantai Weymouth, Inggris. Hotel yang dibangun oleh enam pekerja selama 12 hingga 14 jam sehari ini membutuhkan 1.000 ton pasir dan air laut. Hasilnya, terbangun hotel pasir seluas 15 meter persegi dengan tinggi 4 meter.

      Hotel yang terbuat dari pasir juga pernah ada di Belanda. Ada dua hotel pasir yang dibangun untuk memeriahkan fastival patung pasir. Yang satu menampilkan desain Kota Bedrock di Flintstones, dan satu lagi menunjukkan figur Tentara Terakota. Tentu saja hotel ini tidak dibangun permanen karena hanya untuk memeriahkan festival.

    • Hotel cokelat
      Tepatnya memang bukan hotel cokelat, melainkan dua unit kamar hotel yang seluruhnya terbuat dari cokelat. Gagasan kamar hotel cokelat ini dicetuskan oleh pembuat cokelat Belgia Godiva pada 2008 dan 2009. Saat itu, dia mempersilakan pembeli cokelat Valentine yang beruntung untuk menginap di kamar hotel Bryant Park Hotel New York yang isinya terbuat dari cokelat. Dinding kamar terbuat dari cokelat, lukisan cokelat, lampu gantung yang meneteskan cokelat, hingga meja yang bisa dimakan karena terbuat dari cokelat.

      Gagasan hotel cokelat ini juga muncul kembali pada 2011. Perancang busana Karl Lagerfeld membuat kamar cokelat di La Reserve Hotel di Paris sebagai bagian dari kolaborasi dengan es krim Magnum. Untuk membuat suite hotel ini menjadi istana cokelat, Lagerfeld membutuhkan 10,5 ton cokelat.

    • Hotel kartu
      Hotel Holiday Inn Card Key di Manhattan, New York, ini mengimplementasikan material kartu dalam desain ruangannya. Ahli permainan menyusun kartu, Bryan Berg membuat berbagai benda dari kartu. Ada yang jadi meja, kursi, tempat tidur, lemari, dinding, dan sebagainya. Semua bagian hotel terbuat dari kartu, kecuali bagian dinding dan kamar mandi.

    • Hotel bambu
      Hotel Bambu Hideout terletak di Jalan Jangu, Kabupaten Karangasem, Bali. Tempat ini menggunakan bambu sebagai material utama. Tamu akan menginap di dalam pondok-pondok kecil yang susunan bambunya dibuat oleh para perajin lokal.

    RINI KUSTIANI | YINOLA CRISSY ELENROSE HADRIAN | ECCENTRIC HOTELS | MENTAL FLOSS | TIKTOK

    Baca juga:
    Daftar 35 Hotel Karantina bagi Turis Asing di Bali


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sembilan Hakim MK Terbelah dalam Putusan Uji Materil UU Cipta Kerja

    Mahkamah Konstitusi mengabulkan permohonan uji formil UU Cipta Kerja. Ada dissenting opinion.