Koper Ramah Lingkungan Terbuat dari 434 Gelas Yoghurt dan 12 Botol Plastik

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Koper Samsonite Magnum Eco. Dok. Samsonite

    Koper Samsonite Magnum Eco. Dok. Samsonite

    TEMPO.CO, Jakarta - Gaya hidup ramah lingkungan kini sedang menjadi tren, termasuk di kalangan pelancong. Pilihan busana, peralatan trevelling, seperti botol minum, peralatan makan, kemasan yang bisa diisi ulang, hingga koper pun, semua tak boleh menghasilkan sampah baru.

    Untuk koper, merek Samsonite telah menggunakan bahan daur ulang dengan teknologi bernama Recyclex. Dari situ, muncul berbagai tipe koper ramah lingkungan, salah satunya Magnum Eco. Presiden Samsonite Asia Pasifik dan Timur Tengah, Paul Melkebeke mengatakan, koper Magnum Eco terbuat dari limbah plastik daur ulang yang kurang lebih setara dengan 434 gelas yoghurt dan 12 botol plastik.

    Koper Samsonite Magnum Eco. Dok. Samsonite

    "Bagian luar koper menggunakan bahan polypropylene dan bagian dalamnya dari daur ulang botol plastik," kata Paul Melkebeke dalam keterangan tertulis pada Rabu, 13 Oktober 2021. Dia menjelaskan, koleksi koper ramah lingkungan Samsonite pertama meluncur pada 22 April 2021, bertepatan dengan hari Bumi.

    Selama ini, menurut Paul Melkebeke, perusahaan yang berdiri sejak 1910 itu fokus pada inovasi, desain, dan kini mengelaborasi material baru yang lebih ramah lingkungan. Samsonite juga menggandeng Yayasan WWF Indonesia untuk merehabilitasi hulu Ciliwung, Jawa Barat. Artinya, pembeli produk Samsonite selama periode 1 Oktober sampai 31 Desember 2021 turut mendukung program menanam pohon untuk meningkatkan tangkapan air di hulu Sungai Ciliwung.

    Baca juga:
    Mau Bepergian Lama? Simak Tips agar Koper Pakaian Tidak Kepenuhan

    Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sembilan Hakim MK Terbelah dalam Putusan Uji Materil UU Cipta Kerja

    Mahkamah Konstitusi mengabulkan permohonan uji formil UU Cipta Kerja. Ada dissenting opinion.