Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Desa Wisata Swandarek, Raja Ampat, Ada Sambutan Hangat dari Elis dan Pasukannya

image-gnews
Suasana di Desa Wisata Swandarek, Raja Ampat, Papua Barat. TEMPO | Alfan Noviar
Suasana di Desa Wisata Swandarek, Raja Ampat, Papua Barat. TEMPO | Alfan Noviar
Iklan

TEMPO.CO, Raja Ampat - “Sa, antar om ke kios ya (saya antar om ke kios ya)," ujar Elis ramah. "Oh boleh," saya menanggapinya.

Lalu lima bocah berarak mengikuti saya menuju warung. Kami berkenalan. Elis menjadi pimpinan mereka. Anak berusia sembilan tahun ini mengenalkan "pasukannya" kepada saya.

"Sa, Elis kelas dua SD di Kampung Swandarek. Ini adik sa, Ira usianya lima tahun. Ini Aldano sa pu adik juga, enam tahun usianya. Yang paling kecil Razien, usianya baru satu tahun. Ini adik sa semua," kata Elis menjelaskan. Bocah itu melanjutkan ceritanya. Elis masih punya empat kakak.

Saya tergelak mendengar penjelasan Elis yang begitu ramah kepada orang asing. Elis dan adik-adiknya menyambut saya dan rombongan ketika kapal cepat kami bersandar di Kampung Swandarek, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Kampung Swandarek adalah salah satu desa wisata yang bisa dikunjungi wisatawan saat ke Raja Ampat.

Suasana di Desa Wisata Swandarek, Raja Ampat, Papua Barat. TEMPO | Alfan Noviar

Jangan bayangkan desa wisata di sini seperti di Pulau Jawa atau daerah lainnya di Indonesia. Kampung Swandarek masih asri. Bukan desa wisata yang sudah tersentuh "penataan" dan berhias aneka ornamen.

Kampung Swandarek punya pantai pasir putih yang indah. Air laut begitu bersih dan jernih. Di sini salah satu spot snorkling buat pemula di Kabupaten Raja Ampat. Wisatawan seperti melongok ke dalam aquarium kaca dan melihat beragam jenis ikan berenang bebas. Bahkan ikan hiu pun terlihat berenang di pinggir pantai.

Suasana di Desa Wisata Swandarek, Raja Ampat, Papua Barat. TEMPO | Alfan Noviar

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Wisatawan yang datang ke tempat ini bebas berenang atau menyelam dengan aman. Warga Desa Wiasta Swandarek paham betul kelestarian alam. Mereka menjaga aset paling berharga: laut. Keramahan penduduknya membuat siapapun nyaman berkunjung.

Hampir dua tahun pandemi Covid-19 menghantam, mereka juga terdampak. Kini status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM di Raja Ampat, Papua Barat, sudah turun menjadi PPKM level 2. Aktivitas wisata di tempat ini kembali menggeliat.

Suasana di Desa Wisata Swandarek, Raja Ampat, Papua Barat. TEMPO | Alfan Noviar

Penduduk Desa Wisata Swandarek semringah menyambut wisatawan yang datang. Secercah harapan untuk kembali menawarkan apa yang mereka punya dan segala yang mereka bisa demi menyambung hidup. Bahkan sekadar bercengkrama seperti Elis beserta pasukannya dengan saya, pun cukup bahagia.

Baca juga:
Wisata Papua Barat, Rekomendasi Trip Satu Hari di Raja Ampat

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Polisi Didesak Usut Tuntas Penembakan Pejuang HAM Papua Yan Christian Warinussy

9 jam lalu

Pegiat HAM Papua, Yan Christian Warinussy melapor ke SPKT Polresta Manokwari Papua Barat setelah mengalami teror penembakan orang tak dikenal. Foto: Istimewa
Polisi Didesak Usut Tuntas Penembakan Pejuang HAM Papua Yan Christian Warinussy

Pejuang Hak Asasi Manusia (HAM) dari Papua, Yan Christian Warinussy, menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal


Aktivis HAM Papua Yan Warinussy Ditembak Orang Tak Dikenal, JDP: Pembungkaman Kebebasan Berekspresi

10 jam lalu

Ilustrasi penembakan. dentistry.co.uk
Aktivis HAM Papua Yan Warinussy Ditembak Orang Tak Dikenal, JDP: Pembungkaman Kebebasan Berekspresi

Kata Jaringan Damai Papua atau JDP merespons kabar penembakan terhadap aktivis HAM sekaligus advokat senior, Yan Christian Warinussy.


Kronologi TNI Tembak Mati 3 Orang OPM di Puncak Jaya Papua

10 jam lalu

Pasukan TPNPB-OPM menyiapkan prosesi pembakaran mayat Detius Kogoya, personil Komando Daerah Pertahanan (Kodap) VIII Intan Jaya. Detius tewas setelah baku tembak dalam penyerangan di Kampung Madi, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, pada 21 dan 22 Mei 2024. Dalam penyerangan itu kelompok bersenjata ini membakar 12 bilik kios dan sejumlah bangunan sekolah. Dok. Istimewa
Kronologi TNI Tembak Mati 3 Orang OPM di Puncak Jaya Papua

Tentara Nasional Indonesia atau TNI dari Satgas Yonif RK 753/AVT menembak tiga orang dari Organisasi Papua Merdeka atau OPM.


LBH Papua Kecam Penembakan Aktivis HAM Yan Christian Warinussy di Manokwari

23 jam lalu

Pegiat HAM Papua, Yan Christian Warinussy melapor ke SPKT Polresta Manokwari Papua Barat setelah mengalami teror penembakan orang tak dikenal. Foto: Istimewa
LBH Papua Kecam Penembakan Aktivis HAM Yan Christian Warinussy di Manokwari

LBH Papua minta Ketua Komnas HAM dan perwakilan Komnas HAM Papua membentuk tim investigasi untuk mengusut peristiwa penembakan aktivis HAM itu.


Aktivis HAM Papua Yan Warinussy Ditembak Orang Tak Dikenal, Amnesty Internasional Desak Polisi Cari Pelaku

1 hari lalu

Ilustrasi penembakan. dentistry.co.uk
Aktivis HAM Papua Yan Warinussy Ditembak Orang Tak Dikenal, Amnesty Internasional Desak Polisi Cari Pelaku

Eksekutif Amnesty Internasional mendesak kepolisian mencari dalang pelaku penembakan aktivis HAM Papua.


Aktivis HAM Papua Yan Christian Warinussy Ditembak Orang Tak Dikenal di Manokwari

1 hari lalu

Ilustrasi penembakan. annahar.com
Aktivis HAM Papua Yan Christian Warinussy Ditembak Orang Tak Dikenal di Manokwari

Aktivis HAM Papua Yan Christian Warinussy ditembak orang tak saat keluar dari bilik mesin ATM di Jalan Yos Sudarso Sanggeng Manokwari.


6 Warga Asing Tewas di Hotel Mewah Bangkok, PM Thailand Perintahkan Penyelidikan

1 hari lalu

Perdana Menteri Thailand Srettha Thavisin mengunjungi Hotel Grand Hyatt Erawan, di mana diyakini sedikitnya 6 orang dilaporkan tewas, di Bangkok, Thailand, 16 Juli 2024. REUTERS/Chalinee Thirasupa
6 Warga Asing Tewas di Hotel Mewah Bangkok, PM Thailand Perintahkan Penyelidikan

Seorang pejabat polisi menepis laporan sebelumnya di media Thailand bahwa enam warga asing itu tewas dalam penembakan


Tradisi Keboan di Desa Aliyan Banyuwangi, Mempertahankan Tradisi dan Meningkatkan Pariwisata

2 hari lalu

Tradisi Keboan Desa Aliyan, Banyuwangi. Foto: Angelina Tiara Puspitalova
Tradisi Keboan di Desa Aliyan Banyuwangi, Mempertahankan Tradisi dan Meningkatkan Pariwisata

Tradisi Keboan di Desa Aliyan, Banyuwangi yang mengekspresikan rasa syukur suku osing atas berkah yang diterima sepanjang tahun.


Hasil Riset BRIN Kerek Produksi Minyak Kayu Putih di Papua

2 hari lalu

Ilustrasi daun kayu putih. Pixabay.com/abeldomi
Hasil Riset BRIN Kerek Produksi Minyak Kayu Putih di Papua

BRIN sebut produktivitas dari industri minyak kayu putih perlu ditingkatkan dengan metode ilmiah supaya mutu genetik yang dihasilkan menjadi unggul.


Wisata Pantai Teluk Mata Ikan Batam Tercemar Proyek Pembangunan PDN Kominfo

2 hari lalu

Lumpur bekas cut and fill proyek PDN Kominfo mencemari Pantai Teluk Mata Ikan, di Nongsa Batam, Selasa, 16 Juli 2024. TEMPO/Yogi Eka Sahputra
Wisata Pantai Teluk Mata Ikan Batam Tercemar Proyek Pembangunan PDN Kominfo

Pelaku pariwisata destinasi Pantai Teluk Mata Ikan, Nongsa, Kota Batam mengeluhkan dampak lingkungan dari pembangunan proyek Kominfo