5 Kesalahan Saat Masuk Pos Pemeriksaan di Bandara

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pemeriksaan dokumen kesehatan terkait Covid-19 di Bandara. ANTARA/Jessica Helena Wuysang

    Ilustrasi pemeriksaan dokumen kesehatan terkait Covid-19 di Bandara. ANTARA/Jessica Helena Wuysang

    TEMPO.CO, Jakarta - Perjalanan dengan pesawat mulai menggeliat lagi seiring turunnya kasus Covid-19 di berbagai negara. Sejumlah maskapai kembali melayani penerbangan domestik dan internasional.

    Mereka yang lama tidak bepergian dengan pesawat, mungkin perlu mengingat kembali apa saja yang perlu diperhatikan saat melewati beberapa tahapan pemeriksaan di bandara. Mulai dari pengecekan kesehatan saat masuk terminal, pemeriksaan barang bawaan, konfirmasi di konter tiket, dan seterusnya sampai masuk ke pesawat.

    Dari berbagai rentetan pemeriksaan tadi, jangan sampai kita menjadi orang yang menghambat antrean karena keteledoran. Bukan hanya merepotkan, kondisi ini juga membuat kita tidak fokus dan merugikan banyak orang. Mengutip laman Travel and Leisure, berikut lima kesalahan yang kerap terjadi saat seseorang melewati beberapa titik pemeriksaan di bandara:

    • Dokumen berantakan
      Siapkan semua dokumen perjalanan, mulai dari paspor atau kartu identitas, tiket pesawat, hasil tes Covid-19, ponsel, pulpen, dan lainnya dalam satu tas yang mudah dijangkau. Di bandara, kamu akan berulang kali menunjukkan dokumen tersebut kepada petugas kemudian menyimpannya lagi. Penting juga meriset apa saja dokumen perjalanan yang diperlukan di tempat tujuan.

    • Waktu mepet
      Selama pandemi Covid-19, proses pengecekan kepada setiap calon penumpang pesawat oleh petugas di bandara bakal memakan waktu lebih lama. Mereka harus memastikan setiap orang memenuhi syarat perjalanan. Dan yang mereka layani bisa ribuan orang.

      Sebab itu, luangkan waktu lebih panjang supaya kamu tidak terburu-buru menjalani berbagai pemeriksaan di bandara. Datanglah tiga sampai empat jam sebelum waktu keberangkatan di tiket. Jangan mepet waktu karena bisa berakibat ketinggalan pesawat.

    • Tidak mengemas barang dengan baik
      Kemaslah barang bawaan dengan baik di dalam koper. Jangan berantakan dan tampak mencurigakan. Jangan sampai gara-gara packing yang amburadul, petugas terpaksa membongkar kopermu karena menduga ada barang terlarang di dalamnya. Masukkan barang sesuai ketentuan, mana yang boleh dibawa ke kabin dan mana yang harus masuk bagasi.

    • Pakaian tidak nyaman
      Petugas akan meminta calon penumpang pesawat melepas jaket, sepatu, ikat pinggang, atau aksesoris tertentu yang mereka anggap mencurigakan dan membahayakan. Sebab itu, pakailah busana yang nyaman, mudah dilepas dan dipakai kembali. Dengan begitu, kamu akan lebih cepat bersiap dan tidak ribet.

    • Membawa benda terlarang
      Perhatikan barang apa saja yang boleh dan terlarang dibawa. Entah sengaja atau tidak, masih ada saja orang yang membawa barang terlarang. Akibatnya, petugas harus mengecek ulang, bahkan sampai membongkar isi koper calon penumpang pesawat. Beberapa benda yang tak boleh dibawa dalam penerbangan antara lain senjata tajam, senjata api, dan cairan yang melebihi ketentuan.

    LAURENSIA FAYOLA | TRAVEL AND LEISURE

    Baca juga:
    Bandara Ngurah Rai Bali Gelar Simulasi Menjelang Pembukaan Pintu Internasional


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ramai Tagar #PercumaLaporPolisi

    Kepolisian RI tengah dibanjiri kritik dari masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, hingga ada tagar #PercumaLaporPolisi.