Pulau Belakangpandang, Potensi Wisata Baru Batam Bertetangga Singapura

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Kapal membawa penumpang dari Pulau Belakangpadang ke Pulau Batam Kepualaun Riau. (ANTARA/ Naim)

    Kapal membawa penumpang dari Pulau Belakangpadang ke Pulau Batam Kepualaun Riau. (ANTARA/ Naim)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kota Batam Kepulauan Riau telah dikenal sebagai salah satu kawasan wisata bagi masyarakat Indonesia maupun mancanegara. Kini, Batam akan mengembangkan potensi wistaa baru, yaitu Pulau Belakangpadang yang berhadapan dengan Singapura.

    "Sesuai namanya Pulau Penawar Rindu, kita coba kembangkan pariwisata di sini," kata Wali Kota Batam Muhammad Rudi, Sabtu, 9 Oktober 2021.

    Menurut Rudi, Pulau Belakangpadang berpotensi sebagai wisata karena letaknya dekat dari Singapura. Saat berada di sana, wisatawan bisa menikmati pemandangan latar belakang gedung-gedung pencakar langit Negeri Singa.

    Meski dekat dengan Singapura, menurut Rudi, kearifan lokal masyarakat Melayu setempat masih terjaga baik. "Sehingga memiliki potensi pariwisata yang tinggi," ujarnya.

    Demi mendukung rencananya mengembangkan pariwisata di sana, Rudi mengatakan pihaknya akan membangun infrastruktur, seperti  peningkatan dan pelebaran di jalan utama. Pembangunan jalan tersebut diharapkan bisa menjadi kebanggaan masyarakat setempat dan memberikan dampak positif bagi warga dan pariwisata.

    Rencananya, pemerintah juga akan meningkatkan transportasi laut dari dan ke pulau itu. "Sehingga tidak hanya masyarakat Batam saja yang datang ke pulau Belakangpadang, tetapi juga wisatawan mancanegara," kata Rudi.

    Baca jugaKota Batam akan Miliki Taman Bertema Insinyur


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sembilan Hakim MK Terbelah dalam Putusan Uji Materil UU Cipta Kerja

    Mahkamah Konstitusi mengabulkan permohonan uji formil UU Cipta Kerja. Ada dissenting opinion.