7 Kota yang Telah Tenggelam di Dunia, Penyebabnya Gempa Hingga Konstruksi Waduk

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Port Royal kota yang tenggelam, namun bagian pantai yang tak tenggelam kini berubah menjadi resor mewah. Foto: booking.com.

    Port Royal kota yang tenggelam, namun bagian pantai yang tak tenggelam kini berubah menjadi resor mewah. Foto: booking.com.

    TEMPO.CO, Jakarta - Di berbagai belahan dunia terdapat sejumlah kota yang telah sepenuhnya terendam air. Ada yang karena banjir dan ada yang karena hasil dari saluran air serta konstruksi waduk.

    Bagi para pelancong yang senang berenang ke dasar laut, maka kota-kota terendam ini bisa jadi pilihan untuk dijelajahi. Berikut ini ada tujuh kota nyata yang benar-benar telah terendam oleh air:

    Port Royal, Jamaika

    Gempa bumi besar yang disertai dengan tsunami pada 7 Juni 1992 mengakibatkan tenggelam nya kota Port Royal dan menewaskan 2.000 orang. Kota tersebut pernah mendapat julukan sebagai kota paling jahat di dunia karena merupakan rumah bagi bajak laut Karibia.

    Saat ini, kota tersebut dianggap sebagai salah satu kota bawah laut yang paling terpelihara di dunia. Beberapa barang lainnya ada yang sudah diangkut untuk ditempatkan di museum. Orang-orang yang berkunjung bisa menyelam ke sini atas izin pihak yang berwenang.

    Dwarka, India

    Dikenal sebagai Gerbang ke Surga, kota Dwarka dilaporkan ditemukan pada 1988 dan telah tenggelam sejauh 30 meter di bawah Teluk Cambay. Di bawahnya, ditemukan struktur kuno, kisi-kisi seperti balok-balok silang, pilar dan artefak kuno.

    Ada berbagai pendapat soal usia dari kota ini. Sebagian berpendapat bahwa kota ini telah berusia setidaknya 10.000 tahun, ada juga yang mengatakan kota ini hendak berusia 5.000 tahun, tapi ada juga yang mengklaim bahwa Gujarat Sultan Mahmud Begada menyerang kota itu pada 1437 dan menghancurkan kuil Dwarka.

    Baia, Italia

    Kota bawah laut satu ini diyakini sebagai kota orang Romawi yang hedonistik dan berduyun-duyun ke Baia yang juga dijuluki sebagai Las Vegas dari Roma kuno. Sayangnya, Baia tenggelam dengan kemungkinan akibat dari aktivitas vulkanik aktif di kawasan itu.

    Laporan menunjukkan bahwa sebagian besar kota terletak pada kedalaman kurang dari 6 meter dan sekitar 2.000 tahun sisa-sisa dari kota tersebut ditemukan di bawah air dalam kondisi hampir sempurna.

    Pavlopetri, Yunani

    Para arkeolog memperkirakan bahwa Pavlopetri berusia sekitar 5.000 tahun. Diyakini kota ini sebagai kota bawah laut tertua yang telah ditemukan pada 1967 dan tampak seperti reruntuhan kuno.

    Kemudian, survei yang dilakukan setahun kemudian mengungkapkan rencana kota prasejarah yang dianggap sebagai Mycenaean, dengan lokasi berada di 1 hingga 3 meter di bawah air Peloponnese. Adapun laporan terbaru yang berasal dari Jon Henderson,University of Nottingham yang menyatakan ada penemuan unik di dasar bawah laut lengkap dengan jalan, bangunan dan taman makam.

    Desa yang Hilang di Ontario, Kanada

    “Desa yang Hilang” mencakup total 10 kota di Kanada. Kota-kota tersebut adalah bekas kotamadya Cornwall dan Osnabruck di Ontario.

    Daerah ini tenggelam setelah pembangunan jalur air yang dibangun pada 1950-an, yang membutuhkan pembangunan bendungan di seberang Sungai St. Lawrence. Hingga kini, masih ada bangunan dan trotoar yang terlihat dari beberapa daerah di atas permukaan air.

    Atlit-Yam, Israel

    Permukiman Neolitik ini terletak di lepas pantai Israel di Laut Mediterania dan dilaporkan telah berusia sekitar 8.000 tahun. Meskipun ada beberapa kompleks bawah air yang mengklaim sebagai yang tertua, Atlit-Yam memiliki bukti pasti untuk mengklaim bahwa itu sebenarnya benar.

    Kota ini ditemukan pada 1984 di kedalaman 9 meter di bawah air dan ditemukan pula ada kuburan, bangunan dan kerangka aneh. Namun, hal paling menarik yang ditemukan adalah tujuh megalit yang berada seperti Stonehenge di bawah air. Laporan lain menunjukkan bahwa gempa bumi dan tsunami menjadi penyebab kota ini tenggelam.

    Phanagoria, Rusia

    Kabarnya, kota ini pernah menjadi kota terbesar Yunani kuno dan ibu kota Kerajaan Bospora. Didirikan sekitar 540 SM, Phanagoria membentang di Semenanjung Taman di Laut Hitam yang sekarang menjadi bagian dari Rusia.

    Laporan mengatakan bahwa sepertiga dari kota tua telah menenggelamkan perairan Laut Hitam, sedangkan dua pertiganya masih ada di darat. Tempat ini menjadi tempat sebagai situs arkeolog hebat, dengan penemuan-penemuan baru yang masih dilakukan.

    LAURENSIA FAYOLA l TIMES OF INDIA

    Baca juga: 5 Kota Ini Tawarkan Wisata Perkotaan Termurah di Dunia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ramai Tagar #PercumaLaporPolisi

    Kepolisian RI tengah dibanjiri kritik dari masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, hingga ada tagar #PercumaLaporPolisi.