Kunci Destinasi Wisata Yogyakarta Buka Semua Ada pada Lansia, Ini Penjelasannya

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wisatawan memadati kawasan Malioboro, Yogyakarta, Ahad, 5 September 2021. Saat akhir pekan, kawasan Malioboro ramai dikunjungi wisatawan meskipun saat ini Yogyakarta masih menjalankan PPKM Level 4. ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

    Wisatawan memadati kawasan Malioboro, Yogyakarta, Ahad, 5 September 2021. Saat akhir pekan, kawasan Malioboro ramai dikunjungi wisatawan meskipun saat ini Yogyakarta masih menjalankan PPKM Level 4. ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Sebagian besar destinasi wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta masih tutup karena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 3. Baru tujuh destinasi wisata di Yogyakarta yang mendapatkan izin uji coba pembukaan dari pemerintah pusat.

    Pemerintah menetapkan syarat destinasi wisata di suatu wilayah baru bisa beroperasi seluruhnya jika status kasus Covid-19 di wilayah itu masuk kategori PPKM Level 2. "Untuk Yogyakarta, ada empat parameter supaya status PPKM bisa turun dari level tiga ke level dua," kata Kepala Dinas Kesehatan DI Yogyakarta, Pembajun Setyaningastutie pada Rabu, 22 September 2021.

    Faktor pertama adalah tingkat kematian kasus Covid-19; kedua, tingkat keterisian ranjang rumah sakit (BOR); ketiga, angka kasus aktif; dan keempat, capaian vaksinasi Covid-19. Parameter pertama, kedua, dan ketiga sudah tercapai. Menurut Pembajun, tinggal vaksinasi, khususnya untuk kalangan lansia yang belum sesuai target.

    "Jika vaksinasi untuk kelompok lansia (lanjut usia) bisa di atas 60 persen, maka baru dipertimbangkan untuk turun level," kata Pembajun. "Catatan terakhir kami, lansia yang sudah divaksin sebanyak 58,5 persen. Tetapi untuk mendorong lansia ini bersedia divaksin bukan perkara mudah, semua harus terlibat membantu."

    Apabila vaksinasi untuk lansia bisa segera melampui 60 persen, dia optimistis Yogyakarta segera mengantongi status PPKM Level 2. Artinya, kemungkinan destinasi wisata boleh beroperasi seluruhnya. "Pemerintah pusat mensyaratkan vaksinasi setidaknya 70-80 persen dari populasi penduduk," ujarnya.

    Tak sedikit lansia yang menolak vaksinasi karena masih khawatir keluar rumah. "Coba dikasih iming-iming seperti bingkisan agar bersedia divaksin. Kalau tidak mau, kami harus jemput bola," kata Pembajun. Pekerjaan rumah saat ini adalah mengedukasi masyarakat yang belum bersedia vaksinasi supaya termotivasi.

    Koordinator Bidang Penegakan Hukum Satgas Covid-19 DI Yogyakarta, Noviar Rahmad membenarkan jika Yogyakarta berstatus PPKM Level 2, otomatis seluruh destinasi wisata bisa beroperasi. "Tentu prosedur pembukaan destinasi wisata di PPKM Level 2 tetap menunggu instruksi gubernur, lalu ditindaklanjuti pemerintah kabupaten/kota," ujar Noviar yang juga Kepala Satuan Polisi Pamong Praja DI Yogyakarta itu.

    Ketua Percepatan Vaksinasi DI Yogyakarta, Sumadi menyampaikan, sampai 21 September 2021 pencapaian vaksinasi sebanyak 2.175.466 orang untuk dosis pertama dari target 2.879.699 orang atau 75,54 persen. Sedangkan vaksinasi dosis kedua mencapai 1.079.306 orang atau 36,10 persen dari target.

    Baca juga:
    Sebab Destinasi Wisata Pantai dan Water Park di Yogyakarta Belum Boleh Buka


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ramai Tagar #PercumaLaporPolisi

    Kepolisian RI tengah dibanjiri kritik dari masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, hingga ada tagar #PercumaLaporPolisi.