Komunitas Sepeda Blusukan Kampung Kota Yogyakarta untuk Gowes Sosial

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komunitas Padmanaba Bicycling Community berkeliling perkampungan penduduk di Kota Yogyakarta pada Sabtu, 18 September 2021. Dok. Istimewa

    Komunitas Padmanaba Bicycling Community berkeliling perkampungan penduduk di Kota Yogyakarta pada Sabtu, 18 September 2021. Dok. Istimewa

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Ketika sebagian besar destinasi wisata di Yogyakarta masih tutup, ada jalur-jalur menarik yang masih bisa disambangi dengan bersepeda. Perkampungan padat di tengah Kota Yogyakarta dengan jalur yang asyik untuk membuang keringat. Rute akses kampung itu rata-rata hanya selebar satu sampai dua meter, sehingga tak bisa dilalui kendaraan roda empat, melainkan hanya sepeda atau sepeda motor.

    Tak kurang dari 20 anggota Padmanaba Bicycling Community, sebuah komunitas sepeda yang berisi para alumni SMA Negeri 3 Yogyakarta, menjelajah sejumlah kampung padat di tengah Kota Yogyakarta. Mereka melintasi Kampung Jatimulyo, Kricak Kelurahan Tegalrejo, dan Kampung Terban di Kecamatan Danurejan.

    "Hari ini kami blusukan ke kampung-kampung padat itu untuk mencari, menengok, sekaligus berbagi kepada mereka, terutama yang menjadi yatim piatu karena Covid-19," kata Ketua I Keluarga Besar Alumni Padmanaba, Triyanto pada Sabtu, 18 September 2021. Triyanto yang juga pendiri komunitas pesepeda Jogjabike itu menuturkan, dari gowes sosial ini mereka bertemu dengan setidaknya 28 anak yatim piatu di perkampungan padat tadi.

    Komunitas Padmanaba Bicycling Community blusukan ke perkampungan padat penduduk di Kota Yogyakarta pada Sabtu, 18 September 2021. Dok. Istimewa

    Mereka menyalurkan bantuan berupa uang tunai yang dikumpulkan dari komunitas keluarga besar Padmanaba. Sebagian besar anak yatim yang mendapat bantuan tersebut masih duduk di bangku sekolah dasar. "Gerakan seperti ini menjadi kampanye kami di masa pandemi. Meski kasus Covid-19 belakangan sudah menurun, masih banyak saudara-saudara kita di kampung terpencil yang mungkin tak terlihat dan tak terjangkau, yang membutuhkan uluran tangan," katanya.

    Gowes sosial hari ini, kata Triyanto, menjadi pesan juga bahwa saat ini Yogyakarta masih diselimuti suasana pandemi. Sebagian besar usaha pariwisata masih tutup, sehingga untuk mobilitas seyogyanya berlaku terbatas, masih di sekitaran wilayah Yogyakarta. "Yang bisa kita lakukan tetap menjaga kesehatan karena kasus Covid-19 belum berakhir," ujar Triyanto.

    Komunitas Padmanaba Bicycling Community memberikan bantuan kepada warga Kota Yogyakarta pada Sabtu, 18 September

    Tak seluruh rute bisa dilalui dengan terus mengenjot sepeda saat blusukan ke perkampungan padat penduduk itu. Ketika jalan kampung benar-benar sempit, para pesepeda menuntun sepeda mereka dan berjalan kaki hingga tiba di lokasi penduduk yang akan dibantu.

    Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengingatkan agar siapapun tetap waspada dengan infeksi Covid-19 dan jangan sampai terjadi ledakan kasus seperti seusai lebaran pada Juli 2021. Mengenai vaksinasi Covid-19, Heroe mengatakan masih ada sekitar 111 ribu warga Kota Yogyakarta yang belum divaksin.

    Baca juga:
    Sebab Aturan Ganjil Genap Tak Mempan Mencegah Wisatawan Masuk Kota Yogyakarta


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ramai Tagar #PercumaLaporPolisi

    Kepolisian RI tengah dibanjiri kritik dari masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, hingga ada tagar #PercumaLaporPolisi.