Hotel Sebaiknya Menyediakan 3 Fasilitas Baru untuk Tamu Seperti di Singapura

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Hotel (pixabay.com)

    Ilustrasi Hotel (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Survei Agoda menunjukkan orang yang bepergian di masa pandemi membutuhkan tiga fasilitas yang berbeda di hotel atau akomodasi. Tiga fasilitas itu adalah pengalaman, benefit makanan dan minuman, serta kelonggaran masuk keluar hotel.

    Dalam survei Agoda lewat online yang melibatkan 13.882 responden pada 5-12 April 2021 menunjukkan, hotel di Singapura sudah menerapkan tiga fasilitas tadi. "Ribuan hotel mencoba menangkap keinginan pelanggan dan menciptakan pemasukan dari berkurangnya peserta perjalanan," kata Senior Country Director, Indonesia, Agoda, Gede Gunawan saat peluncuran Agoda Special Offers pada Selasa, 7 September 2021.

    Fasilitas pengalaman berarti memprioritaskan aktivitas yang ada di hotel atau penginapan. Wisatawan berharap dapat melakukan berbagai kegiatan menarik, seperti kelas memasak dan tur sejarah, sebagai bagian dari paket menginap di hotel. "Bahkan wisatawan di kawasan Asia menganggap layanan ini harus ada di hotel," kata Gede Gunawan.

    Kemudian fasilitas makanan dan minuman berarti wisatawan merasakan pengalaman makan malam yang berkesan serta mendapat voucher dan diskon. Sementara kelonggaran masuk keluar hotel adalah kemudahan untuk check in di awal dan late check out.

    Menurut Survei Agoda tadi, Singapura berada di posisi teratas untuk manfaat check in di awal atau late check out. Diikuti Malaysia, Indonesia, Taiwan dan Cina, yang masing-masing berada di urutan kedua, ketiga, keempat, dan kelima. Selain tiga fasilitas tadi, wisatawan juga berharap dapat meng-upgrade kamar sesaat sebelum menginap.

    Gede Gunawan melanjutkan, perjalanan domestik menjadi satu-satunya pilihan bagi banyak wisatawan di Asia Pasifik. "Masyarakat kini memprioritaskan cara, tujuan, dan aktivitas yang akan mereka lakukan saat berwisata," ujarnya.

    Sebelum pandemi, hotel adalah basis wisatawan untuk menjelajahi wilayah lokal, terutama bagi wisatawan mancanegara. Kini, dengan pengunjung domestik dan perjalanan staycation yang mendominasi rencana perjalanan, maka wisatawan ingin meningkatkan pengalaman di akomodasi karena mereka mungkin lebih banyak menghabiskan waktu di hotel.

    Akibatnya, menurut Gede Gunawan, wisatawan mencari dan lebih memilih hotel yang menyediakan hiburan. "Baik itu aktivitas tambahan atau sekadar kemewahan tambahan, seperti makanan dan minuman, atau paket spa, atau benefit untuk late check out," katanya. "Intinya, cara orang menikmati liburan kini sudah berubah."

    Baca juga:
    Survei Agoda: Wisatawan Indonesia Irit dalam Memilih Akomodasi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.