Uniknya Berhitung Ala Suku Bauzi Papua, Panjang Menyebut Angka 16

Reporter

Editor

Rini Kustiani

Suku Bauzi Papua. Foto: Hari Suroto

TEMPO.CO, Jakarta - Suku Bauzi Papua tinggal di perkampungan sepanjang tepi Sungai Mamberamo dan Danau Bira, Mamberamo Raya, Papua. Wisatawan bisa sampai ke Mamberamo Raya dengan naik pesawat terbang kecil atau penerbangan perintis dari Bandara Sentani.

Wisatawan juga bisa tiba ke Sungai Memberamo Raya dengan naik kapal perintis dari Pelabuhan Jayapura. Kapal ini menyusuri pantai utara Papua kemudian lanjut melintasi aliran Sungai Mamberamo.

Peneliti Balai Arkeologi Papua, Hari Suroto mengatakan Suku Bauzi dikenal sebagai pemburu buaya yang ulung. "Mereka menangkap buaya dengan cara menyelam," kata Hari Suroto kepada Tempo, Selasa 7 September 2021. "Peralatan yang dibawa hanya tali rotan."

Selain memiliki tradisi berburu, kita juga dapat mempelajari bagaimana Suku Bauzi berhitung. "Suku Bauzi mengenal cara berhitung yang unik, bukan seperti sistem bahasa Indonesia yang menyebut satu, dua, tiga, dan seterusnya," kata Hari Suroto yang juga dosen arkeologi Universitas Cenderawasih, Papua.

Suku Bauzi mengenal cara menghitung sistem kaki dan tangan. Artinya, mereka menggunakan kaki dan tangan sebagai dasar berhitung. Contohnya:

Lima = auhole (satu telapak tangan habis)
Enam = aumei viva (satu telapak tangan tambah satu jari tangan)
Tujuh = aumei behasu viva (satu telapak tangan tambah dua jari tangan)
Sebelas = naba bu vametea viva (dua telapak tangan dan satu jari kaki)
Lima belas = naba meida ahebu fole (dua telapak tangan dan satu telapak kaki)
Enam belas = au ahim fole, naba meida fole, naba bu meida vameta viva (sepasang telapak habis, satu telapak kaki habis, dan kaki satu jari)
Dua puluh = naba ahim fole (sepasang telapak tangan dan kaki habis)
Dua puluh satu = dat meida anekeha vametea viva (sepasangan telapak tangan dan kaki habis tambah satu orang lagi dengan satu jari)

Hari Suroto menjelaskan, bahasa Suku Bauzi termasuk dalam fila Papua Teluk Cenderawasih. Saat ini, generasi muda Suku Bauzi yang tinggal di perkotaan lebih mengenal bahasa Indonesia daripada bahasa daerahnya. "Sebab itu, perlu pelestarian bahasa Suku Bauzi dengan cara menjadikannya sebagai pelajaran muatan lokal di sekolah," kata Hari.

Baca juga:
Suku Bauzi di Papua Punya Metode Telepon Hutan, Tiada Rahasia di Antara Kita






Rincian Harta Kekayaan Yudo Margono Calon Panglima TNI, Sebagian Besar Tanah Termasuk di Papua

12 jam lalu

Rincian Harta Kekayaan Yudo Margono Calon Panglima TNI, Sebagian Besar Tanah Termasuk di Papua

KSAL Laksamana Yudo Margono diusulkan Presiden Jokowi sebagai calon Panglima TNI pengganti Jenderal Andika Perkasa. Ini harta kekayaannya versi LHKPN.


Lanjutkan Safari Politik, Anies Baswedan Bakal Keliling Pulau Sumatera

12 jam lalu

Lanjutkan Safari Politik, Anies Baswedan Bakal Keliling Pulau Sumatera

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal melanjutkan safari politiknya ke sejumlah daerah di Pulau Sumatera usai menyambangi Palu


Kata Ketua Komisi I DPR Soal Rekam Jejak Calon Panglima TNI Yudo Margono

13 jam lalu

Kata Ketua Komisi I DPR Soal Rekam Jejak Calon Panglima TNI Yudo Margono

Fit and proper test calon Panglima TNI Yudo Margono menunggu hasil dari Bamus DPR


KPK Periksa Pramugari RDG Airlines di Kasus Lukas Enembe

13 jam lalu

KPK Periksa Pramugari RDG Airlines di Kasus Lukas Enembe

Gubernur Papua Lukas Enembe terjerat kasus dugaan suap sejumlah proyek pembangunan infrastruktur yang melibatkan dana APBD Papua.


Jokowi Tunjuk Yudo Margono Jadi Panglima TNI, Pengamat: Perubahan Pendekatan Papua Jadi Ujian

1 hari lalu

Jokowi Tunjuk Yudo Margono Jadi Panglima TNI, Pengamat: Perubahan Pendekatan Papua Jadi Ujian

Yudo Margono diharapkan bisa merealisasikan kebijakan ihwal perubahan pendekatan dalam menangani konflik di Papua


KPK Sebut Kuasa Hukum Lukas Enembe Penuhi Panggilan KPK Hari Ini

1 hari lalu

KPK Sebut Kuasa Hukum Lukas Enembe Penuhi Panggilan KPK Hari Ini

Kasus korupsi yang menyeret nama Gubernur Lukas Enembe merupakan perkara suap sejumlah proyek pembangunan di Provinsi Papua.


Tunggu Hasil Autopsi, Keluarga Minta Kematian Prada Indra Wijaya Diusut

4 hari lalu

Tunggu Hasil Autopsi, Keluarga Minta Kematian Prada Indra Wijaya Diusut

Prajurit TNI AU, Prada Indra Wijaya meninggal dunia di Markas Komando Operasi Udara III, Biak, Papua. Korban diduga sempat mengalami tindak kekerasan


Saran Membeli Sepatu yang Dianjurkan Dokter

4 hari lalu

Saran Membeli Sepatu yang Dianjurkan Dokter

Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan saat membeli sepatu menurut dokter bedah ortopedi.


Waktu yang Tepat Membeli Sepatu agar Tidak Kebesaran atau Kekecilan

5 hari lalu

Waktu yang Tepat Membeli Sepatu agar Tidak Kebesaran atau Kekecilan

Selain waktu, kenali juga bentuk kaki serta kegunaan sepatu sebelum membelinya.


Prajurit Tewas Diduga Alami Kekerasan di Makoopsud III Biak, TNI AU Tahan 4 Anggota

6 hari lalu

Prajurit Tewas Diduga Alami Kekerasan di Makoopsud III Biak, TNI AU Tahan 4 Anggota

TNI AU telah menahan empat orang prajurit untuk mendalami dugaan kekerasan yang menewaskan Prada Muhammad Indra Wijaya di Makoopsud III, Biak