Tim Chef Indonesia akan Ikut Kompetisi Bocuse d'Or di Prancis

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi Chef (pixabay.com)

    ilustrasi Chef (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim Indonesia akan mengikuti kompetisi memasak internasional antar chef Bocuse d'Or di Lyon, Prancis pada 26-27 September 2021. Ajang tersebut merupakan kompetisi yang disejajarkan dengan Olimpiade atau World Cup di dunia kuliner.

    Indonesia akan diwakilkan oleh chef Mandif Warokka dan Nugraha Lutfi, commis dari restoran Blanco par Mandif di Ubud, Bali. Chef Mandif pernah beberapa kali bertanding di panggung  internasional seperti saat mendapatkan medali emas di Salon Culinaire Dubai pada 2005.

    Dua chef itu akan dilatih oleh chef Chris Salans yang merupakan pemilik dari restoran fine dining Mozaic di Ubud Bali dan chef Gilles Marx selaku presiden dari Bocuse d’Or Indonesia dan pemilik dari restoran Amuz Gourmet di Jakarta.

    “Bocuse d’Or adalah kesempatan bagi saya untuk membuktikan bahwa chef Indonesia mampu bersaing dengan chef kelas dunia lainnya. Ini adalah suatu kebanggaan yang tak terkira,” kata Mandif.

    Proses seleksi babak final ajang dua tahunan itu melalui beberapa tahap. Tahap pertama dilakukan secara nasional oleh negara-negara yang ingin berpartisipasi, kemudian dilanjutkan di tahap regional seperti Eropa, Asia Pasifik dan Amerika, hingga dipilih yang terbaik untuk bertanding di babak final di Lyon, Prancis. Indonesia terpilih untuk bersaing di babak final.

    Mandif mengatakan pihaknya ingin memperlihatkan kualitas dan keragaman cita rasa Indonesia dalam kompetisi itu. "Jadi melalui makanan kami, para juri dan mereka yang hadir dapat setidaknya melihat Indonesia," ujarnya.

    Coach tim Indonesia Chris Salans merasa bangga melihat pencapaian chef-chef di Indonesia. Ia yakin bahwa kapasitas chef di Indonesia sudah layak untuk bertanding di kompetisi global seperti Bocuse d’Or. 

    “Dipilihnya Indonesia untuk masuk ke babak final Bocuse d’Or 2021 di Lyon Prancis menjadi cerminan kapasitas chef Indonesia saat ini," kata Salans.

    Baca jugaSumatera Barat Paling Banyak Kirim Utusan di Kompetisi Anugerah Desa Wisata 2021


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.