Taman Safari Bogor Boleh Buka Lagi, tapi Pengunjung Tak Boleh Turun dari Mobil

Reporter

Seorang perawat satwa memberi makan anak Badak Putih (Ceratotherium simum) berusia tiga bulan, Azsyifa dan induknya di areal kandang Taman Safari Indonesia, Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Jumat 22 Januari 2021. Anak badak putih hasil perkawinan induk bernama Chuma dan Merdeka tersebut menambah koleksi badak putih di Taman Safari Indonesia Bogor menjadi lima ekor. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

TEMPO.CO, Jakarta - Taman Safari Indonesia di Puncak Bogor bisa kembali membuka operasionalnya di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 3 pada 24-30 Agustus 2021. Bupati Bogor Ade Yasin mengizinkan tempat wisata konservasi satwa itu buka dengan sejumlah pembatasan.

"Untuk safari journey, kami izinkan tetapi untuk wahana rekreasi lain tidak kami izinkan. Kalau melihat satwa dari dalam mobil boleh tetapi tidak boleh ada interaksi antarpengunjung," kata Ade Yasin, Rabu, 25 Agustus 2021.

Ade Yasin mengatakan lembaga konservasi satwa itu sudah berkomunikasi langsung dengan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor dan mengungkapkan membutuhkan pemasukan untuk pembiayaan pakan satwa. "Hewan juga butuh pakan dan mereka sekitar 1,5 bulan tidak ada pemasukan sementara beban operasionalnya cukup tinggi. Maka kami izinkan beroperasi dengan pembatasan," kata dia.

Adapun pembatasan yang diterapkan antara lain hanya boleh menerima kunjungan wisatawan 50 persen dari kapasitas dan pengunjung tidak diizinkan untuk turun dari mobil.

General Manager TSI Bogor Emeraldo Parengkuan mengatakan Taman Safari Indonesia mulai dibuka untuk umum pada Rabu meski jumlah pengunjung masih terbilang minim. "Iya mulai hari ini (beroperasi). Masih sedikit sih (jumlah pengunjung), kita juga belum mau promo besar," kata dia.

Baca jugaCara Taman Safari Bogor Urus Pakan Hewan Selama Pandemi, 275 Satwa pun Lahir






Jumlah Pengunjung GIIAS Surabaya 2022 Naik 25 Persen, Ada 32.658 Orang

6 hari lalu

Jumlah Pengunjung GIIAS Surabaya 2022 Naik 25 Persen, Ada 32.658 Orang

GIIAS Surabaya 2022 dilaporkan kedatangan 32.658 pengunjung selama lima hari, yakni pada 14-18 September 2022.


KKP Susun RAN Konservasi Ikan Capungan Banggai

7 hari lalu

KKP Susun RAN Konservasi Ikan Capungan Banggai

KKP telah menetapkan Ikan capungan Banggai sebagai jenis ikan yang dilindungi terbatas.


Main ke M Bloc Space, Bisa Nongkrong, Kulineran Hingga Kunjungi Museum

7 hari lalu

Main ke M Bloc Space, Bisa Nongkrong, Kulineran Hingga Kunjungi Museum

M Bloc Space sebelumnya adalah bekas bangunan tua yang direnovasi sedemikian rupa hingga menjadi tempat yang estetik.


6 Tempat Wisata Rekomendasi di Malang, Mau Alam atau Buatan?

8 hari lalu

6 Tempat Wisata Rekomendasi di Malang, Mau Alam atau Buatan?

Dari mulai wisata pegunungan, pantai hingga tempat wisata hits, Malang memilikinya.


Pasar Malam ala Sekaten Yogyakarta Digelar, Daya Tariknya Bukan Hanya Wahana dan Kuliner

9 hari lalu

Pasar Malam ala Sekaten Yogyakarta Digelar, Daya Tariknya Bukan Hanya Wahana dan Kuliner

Di hari pertama perhelatan pasar malam itu, Jumat, 16 September 2022, pengunjung berbagai daerah berbondong-bondong berdatangan.


Jakarta Kulinary Edition 2022, Berburu Kuliner Sambil Rayakan Halloween di Kuningan City

10 hari lalu

Jakarta Kulinary Edition 2022, Berburu Kuliner Sambil Rayakan Halloween di Kuningan City

Jakarta Kulinary Edition kali ini, Kuningan City Mall juga mempersembahkan activity spesial edisi Halloween yang dapat dinikmati oleh pengunjung.


Wisata Kuliner di Old Shanghai, Bersantap Nikmat dengan Suasana Kampung Cina

11 hari lalu

Wisata Kuliner di Old Shanghai, Bersantap Nikmat dengan Suasana Kampung Cina

Old Shanghai Sedayu City adalah sentra kuliner yang dibangun dengan tema kampung Cina.


16 Tahun Dinantikan, Rafflesia Arnoldii Akhirnya Mekar di Luar Habitatnya

13 hari lalu

16 Tahun Dinantikan, Rafflesia Arnoldii Akhirnya Mekar di Luar Habitatnya

Upaya konservasi Rafflesia arnoldii R. Br di luar habitatnya (secara ex situ) sudah dilakukan sejak tahun 1818.


Nekropsi Pastikan Macan Tutul Mati di Sumedang Karena Dikepruk Kepalanya

14 hari lalu

Nekropsi Pastikan Macan Tutul Mati di Sumedang Karena Dikepruk Kepalanya

Lokasi konflik dengan manusia itu berjarak sekitar dua kilometer dari kawasan konservasi yang menjadi habitat alami si macan tutul.


Bertemu Bos Mayapada Group, Gibran Ancang-ancang Dirikan Museum Sains dan Teknologi

20 hari lalu

Bertemu Bos Mayapada Group, Gibran Ancang-ancang Dirikan Museum Sains dan Teknologi

Konsep pendirian museum sains dan teknologi itu, Gibran berharap dapat diwujudkan dalam bentuk kerja sama antara Pemkot Solo dan pihak ketiga.