Kota Kediri Berusia 1142 Tahun, Telah Eksis Sejak Era Raja Airlangga

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah seniman asal Kediri, Jawa Timur menampilkan atraksi Kesenian Barongan saat parade budaya dalam rangka Musyawarah Komisariat Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Wilayah IV 2016 di Sanur, Bali, 2 Juni 2016. Gelar budaya tersebut untuk lebih memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat luas khususnya wisatawan asing. TEMPO/Johannes P. Christo

    Sejumlah seniman asal Kediri, Jawa Timur menampilkan atraksi Kesenian Barongan saat parade budaya dalam rangka Musyawarah Komisariat Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) Wilayah IV 2016 di Sanur, Bali, 2 Juni 2016. Gelar budaya tersebut untuk lebih memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat luas khususnya wisatawan asing. TEMPO/Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Hari ini, 27 Juli merupakan hari bersejarah bagi masyarakat Kediri, Jawa Timur. Karena pada tanggal ini, dimulai keberadaan Kota Kediri, tepatnya sejak 879. Sehingga, pada 2021 ini Kediri sudah berumur 1142 tahun. Dari segi usia memang daerah yang terkenal dengan nama "Kota Tahu Takwa" ini sudah terbilang lebih tua dibanding kota-kota lain di Jawa Timur.

    Zaman dulu, Kota Kediri merupakan lokasi berdirinya Kerajaan Kediri, sebuah kerajaan Hindu di Nusantara pada abad ke-11. Pada mulanya, Kediri dijadikan sebagai permukiman perkotaan oleh Raja Airlangga yang ketika itu memindahkan pusat pemerintahan kerajaan Medang dari wilayah Kahuripan ke wilayah Dahanapura.

    Kemudian, setelah Raja Airlangga meninggal, daerah kekuasaan kerajaan Medang dibagi menjadi dua yaitu ada Panjalu di barat dan Janggala di timur. Dahanapura menjadi pusat pemerintahan Kerajaan kecil Panjalu sedangkan Kahuripan menjadi pusat pemerintahan Kerajaan kecil Jenggala. Kerajaan kecil Panjalu lebih dikenal banyak orang kemudian dengan nama Kerajaan Kediri. 

    Setelah itu ketika Kerajaan Singasari semakin menguat, ibukota Dahanapura diserang danberhasil menguasai wilayah tersebut. Kekuasaan ini terus berlanjut hingga sampai kerajaan Mataram. Berlanjut, dalam jajahan VOC dan kolonial Belanda hingga kemerdekaan RI.

    Luas wilayah Kota Kediri menurut website Pemerintah Kota Kediri adalah 63,404 km2. Lalu, secara administratif Kota Kediri terbagi menjadi tiga Kecamatan yaitu Kecamatan Mojoroto, Kecamatan Kota dan Kecamatan Pesantren. Kecamatan Mojoroto memiliki luas wilayah sebesar 24,6 km2, Kecamatan Kota memiliki luas wilayah 14,9 km2, dan yang terakhir Kecamatan Pesantren memiliki luas wilayah sebesar 23,9 km2.

    Kota Kediri juga dilalui oleh Sungai Brantas yang mengalir dari arah selatan menuju ke utara dengan jarak sebesar 7 Km. Sungai Brantas telah membagi wilayah Kota Kediri menjadi dua yaitu barat dan timur. Wilayah barat sungai menjadi milik wilayah Kecamatan Mojoroto, sementara itu wilayah timur sungai menjadi milik Kecamatan Kota dan Kecamatan Pesantren.

    PRIMANDA ANDI AKBAR 

    Baca: Unik, 8 Desa di Kediri ini Menggunakan Nama Tumbuhan, Ada Desa Bawang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.