Yogyakarta Kebut Vaksinasi Covid-19 untuk Pegiat Pariwisata pada Juli 2021

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Vaksinasi Covid-19 berlangsung di Pantai Ngobaran, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. (Istimewa)

    Vaksinasi Covid-19 berlangsung di Pantai Ngobaran, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. (Istimewa)

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Pemerintah DI Yogyakarta mendorong percepatan vaksinasi Covid-19 pada Juli 2021, khususnya untuk para pegiat pariwisata. Seperti diketahui, Yogyakarta masuk peringkat keenam daerah dengan kasus Covid-19 terbanyak setelah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kalimantan Timur.

    Sementara pencapaian vaksinasi Covid-19 Yogyakarta masuk tiga besar setelah Bali dan DKI Jakarta. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memerintahkan agar vaksinasi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta segera tercapai 70 persen dari seluruh populasi.

    "Juli ini kami kebut vaksinasi Covid-19 untuk pelaku pariwisata guna mempercepat pencapaian masyarakat yang mendapat vaksin," kata Kepala Dinas Pariwisata DI Yogyakarta, Singgih Rahardjo di sela vaksinasi ratusan pelaku pariwisata di destinasi wisata Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark Kabupaten Sleman, Jumat 23 Juli 2021. Vaksinasi itu melibatkan 600 pelaku pariwisata anggota Gabungan Industri Pariwisata Indonesia atau GIPI DI Yogyakarta dan berbagai usaha jasa pariwisata.

    Dinas Pariwisata DI Yogyakarta menggencarkan vaksinasi Covid-19 di destinasi wisata Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark, Kabupaten Sleman pada Jumat, 23 Juli 2021. Dok Dinas Pariwisata DI Yogyakarta

    Singgih menjelaskan, vaksinasi Covid-19 di DI Yogyakarta saat ini sudah menjangkau 1.036.072 orang atau 36 persen untuk dosis pertama. Adapun vaksinasi Covid-19 dosis kedua mencapai 409.171 orang atau 14,2 persen. Dari jumlah ini, diperkirakan pelaku usaha pariwisata yang telah divaksin sekitar 10 sampai 20 persen.

    Vaksinasi Covid-19 bagi pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif, menurut Singgih, dapat meningkatkan kepercayaan diri dan wisatawan yang datang nanti. Setelah pendemi Covid-19 teratasi, wisatawan cenderung berkunjung ke destinasi wisata yang benar-benar siap penerapan protokol kesehatan berbasis Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment (Lingkungan) atau CHSE.

    Vaksinasi Covid-19 berlangsung di Gua Maria Tritis, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. (Istimewa)

    Terpisah, Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Harry Sukmono mengatakan sepanjang Juli 2021, berbagai destinasi wisata digunakan sebagai sentra vaksinasi Covid-19 untuk pelaku usaha pariwisata dan masyarakat. Saat ini pencapaian vaksinasi di Kabupaten Gunungkidul belum menyentuh 30 persen penduduk.

    "Destinasi wisata yang digunakan sebagai sentra vaksinasi antara lain Gua Tritis, Pantai Ngobaran, dan pada 28 Juli 2021 di Geosite Gua Ngingrong Mulo," kata Harry. Lokasi vaksinansi Covid-19 di tempat terbuka. seperti destinasi wisata juga bertujuan menghindari kerumunan dan lebih dekat kepada para pelaku usaha pariwisata.

    Vaksinasi di destinasi wisata, Harry melanjutkan, juga membuat suasana lebih santai, dan masyarakat bisa mengalihkan perhatian dari jarum suntik yang bisa jadi membuat sebagian orang ragu atau takut divaksin. Harry optimistis vaksinasi Covid-19 di destinasi wisata di Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta, ini mampu memenuhi 50 persen dari populasi penduduk.

    Baca juga:
    Aksi Solidaritas Hotel Yogyakarta Lewat From Jogja With Love Selama PPKM Darurat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.