Perpanjangan PPKM Darurat di Bali, Ada Kelonggaran untuk Sektor Non-Esensial

Reporter

Polisi memberhentikan seorang warga negara asing saat razia protokol kesehatan pencegahaan Covid-19 dalam masa PPKM Darurat, di Canggu, Kabupaten Badung, Bali, Senin, 19 Juli 2021. Para WNA yang terjaring razia protokol kesehatan itu dikenakan sanksi denda sebesar Rp 1 juta dan tiga orang dideportasi. Foto: Johannes P Christo

TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah memutuskan memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat sampai 25 Juli 2021. Bali juga mengikuti kebijakan itu namun ada sejumlah kelonggaran aturan dibandingkan regulasi PPKM Darurat periode 3-20 Juli sebelumnya.

"Setelah memperhatikan aspirasi masyarakat, maka dalam Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 11 Tahun 2021 ini diberlakukan beberapa kelonggaran untuk sektor esensial dan nonesensial," kata Gubernur Bali Wayan Koster dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 21 Juli 2021.

SE Gubernur Bali Nomor 11 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3 Covid-19 itu merupakan regulasi terbaru yang dikeluarkan sebagai pelaksanaan perpanjangan PPKM Darurat dari pemerintah pusat. Secara umum, ketentuan dalam regulasi tersebut hampir sama dengan SE Nomor 9 Tahun 2021 tentang PPKM Darurat di Provinsi Bali yang dikeluarkan sebelumnya, namun ada sejumlah aturan yang dilonggarkan.

Beberapa poin yang dilonggarkan diantaranya, untuk sektor non esensial dapat beroperasi dengan karyawan yang bekerja di kantor/toko sebanyak 25 persen, lebih mengutamakan transaksi online dan menerapkan protokol kesehatan sangat ketat serta dapat beroperasi sampai dengan pukul 21.00 WITA. Dalam regulasi sebelumnya, sektor nonesensial tidak diizinkan beroperasi.

Selanjutnya, kegiatan makan/minum di warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima dan lapak jajanan dapat beroperasi dengan menerapkan protokol kesehatan sangat ketat, lebih mengutamakan delivery (layanan pesan antar) dan sampai dengan pukul 21.00 WITA. Sebelumnya, jam operasional sampai jam 20.00 WITA.

Dalam masa perpanjangan PPKM ini juga lampu-lampu penerangan jalan tidak dipadamkan. Lampu yang dipadamkan hanya di tempat-tempat yang potensial terjadi kerumunan, seperti di lapangan Taman Kota, Lapangan I Gusti Ngurah Made Agung, Lapangan Puputan Margarana, di destinasi wisata dan lain-lain.

Koster pun meminta agar masyarakat menerima dan mentaati ketentuan yang diatur tersebut demi mencegah peningkatan menularnya Covid-19 varian delta di Bali. "Mari kita membangun semangat kebersamaan, kepedulian dengan bergotong-royong, saling membantu terhadap sesama di wilayahnya masing-masing," ujarnya.

Baca juga: Tradisi Ngayah Wujud Nyata Gotong Royong dan Toleransi Warga Bali






Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

20 jam lalu

Update Covid Hari Ini: Bertambah 1.857 Kasus, Meninggal 19 Orang

Update Covid hari ini Jumat 30 September 2022 bertambah 1.857 kasus sehingga total mencapai 6.431.624 orang.


Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

1 hari lalu

Australia Hapus Wajib Isolasi Mandiri Covid-19, Ahli Kesehatan Khawatir

Australia akan menghapus wajib isolasi mandiri di rumah lima hari untuk orang yang terinfeksi Covid-19, yang membuat ahli kesehatan khawatir


Tempat Wisata di Bali Bakal Prioritaskan Kendaraan Listrik

1 hari lalu

Tempat Wisata di Bali Bakal Prioritaskan Kendaraan Listrik

Pemerintah Provinsi Bali akan memprioritaskan penggunaan kendaraan listrik di tempat wisata. baik mobil listrik maupun motor listrik.


Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

1 hari lalu

Airlangga Sebut Jokowi Ingin Penanganan Inflasi seperti Pengendalian Covid-19

Jokowi ingin pengendalian inflasi dilakukan secara bersama-sama antara pemerintah pusat dan daerah.


Ultra Beach Bali Kembali Hadir Didukung Headliners Kelas Dunia

1 hari lalu

Ultra Beach Bali Kembali Hadir Didukung Headliners Kelas Dunia

Penyelenggara menghadirkan headliners internasional kelas dunia minggu ini di #UltraBeachBali


Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

2 hari lalu

Malaysia Cabut Wajib Masker di Pesawat

Kementerian Kesehatan Malaysia mengeluarkan kebijakan baru tidak lagi mewajibkan penumpang menggunakan masker dalam pesawat terbang.


Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

2 hari lalu

Sri Mulyani: Luka yang Disebabkan Pandemi Covid-19 ke Ekonomi Sangat Dalam

Sri Mulyani menjelaskan, masalah utama pandemi Covid-19 adalah terancamnya jiwa manusia.


Wisata Medis di Bali, Tersedia Layanan Jantung Hingga Bayi Tabung

2 hari lalu

Wisata Medis di Bali, Tersedia Layanan Jantung Hingga Bayi Tabung

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mendorong rumah sakit di Pulau Dewata untuk siap terdepan melayani wisata medis.


Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

2 hari lalu

Selalu Waspada Covid-19, Perhatikan Beda Gejala Batuk dan Flu Biasa

Covid-19 dan flu memiliki gejala yang serupa, namun terdapat perbedaan antara keduanya. Perlu memperhatikan perbedaannya.


Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

3 hari lalu

Daftar 14 Samsat Keliling Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi Hari Ini

Polda Metro Jaya membuka layanan Samsat Keliling di 14 wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jadetabek) untuk hari ini.