Kelezatan Sate Bulayak, Wajib Dicicip Saat ke Lombok

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sate bulayak khas Lombok.Dok.Indonesia Travel

    Sate bulayak khas Lombok.Dok.Indonesia Travel

    TEMPO.CO, Jakarta - Mencicipi kuliner khas adalah hal yang wajib diagendakan saat berwisata. Jika Anda berkesempatan ke Lombok, Nusa Tenggara Barat, jangan lewatkan mencoba sate bulayak.

    Bulayak berasal dari bahasa Sasak yang artinya lontong, dikutip dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Lombok Barat. Jadi, sate bulayak bisa berarti sate lontong.

    Lontong dalam sate bulayak ini berbeda dari lontong sate umumnya. Sebab, dibungkus menggunakan daun enau atau daun aren. Alhasil, lontong terasa lebih harum dan menggugah selera 

    Dari satenya sendiri, sate bulayak ini pada dasarnya mirip dengan sate lainnya, yautu berupa daging yang dibakar. Namun, menurut Indonesia Travel, kuliner sate ini berbeda dengan sate lainnya dari segi bumbu.

    ADVERTISEMENT

    Jika sate biasanya disantap bersama bumbu kacang atau kecap, sate bulayak disantap bersama bumbu kacang yang dipadu rempah dan santan. Bumbunya pun memiliki cita rasa mirip bumbu kari.

    Daging yang biasanya digunakan untuk sate bulayak adalah daging sapi. Tapi bisa juga menggunakan jeroan sapi.

    Konon, sate bulayak telah ada sejak zaman dahulu dan sering hadir setiap ada upacara adat di Lombok.

    Baca juga: 7 Varian Sate Khas Indonesia, Sate Klathak Sampai Sate Lilit, Mana Favoritmu?


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...