Richard Branson ke Luar Angkasa, Cerita Bersama Ayah Munculkan Ide ke Antariksa

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sir Richard Branson berpose di depan Virgin Galactic SpaceShipTwodi Mojave, California, 20 Februari 2016. Pesawat Virgin Galactic pertama mengalami kecelakaan dan jatuh serta menewaskan kedua pilotnya, pada 2014. AP/Mark J. Terrill

    Sir Richard Branson berpose di depan Virgin Galactic SpaceShipTwodi Mojave, California, 20 Februari 2016. Pesawat Virgin Galactic pertama mengalami kecelakaan dan jatuh serta menewaskan kedua pilotnya, pada 2014. AP/Mark J. Terrill

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengusaha Richard Branson akan terbang ke luar angkasa pada hari ini, pukul 09.00 waktu Amerika atau sekitar pukul 21.00 WIB. Pria bernama lengkap Sir Richard Charles Nicholas Branson ini sudah beberapa kali melakukan misi luar biasa.

    Setelah memecahkan rekor menyeberangi Samudera Atlantik dengan kapal cepat pada 1986, kini dia akan membuktikan kalau orang biasa pun bisa ke luar angkasa. Tak perlu berlatih menjadi astronot tulen, cukup naik pesawat dan nikmati perjalanan ke luar bumi.

    Richard Branson menceritakan awal mula mimpinya ingin ke luar angkasa. "Aku ingat satu hari ayah (Edward James Branson) mengajakku keluar di malam hari saat kami berada di pedesaan," kata Richard Branson di akun Instagram Virgin Alactic yang tayang pada Sabtu, 10 Juli 2021. "Waktu itu kami melihat bulan."

    Ketika itu, Richard Branson berpikir -sebagaimana juga banyak pemikiran anak muda, bagaimana satu hari bisa pergi ke luar angkasa. "Aku menunggu kapan masa (pergi ke antariksa) itu akan datang, tetapi tak pernah terjadi," ucapnya.

    Virgin Galactic meluncurkan pesawat ruang angkasa baru VSS Imagine, 30 Maret 2021. Perusahaan Virgin Galactic meluncurkan pesawat ruang angkasa kedua berwarna perak mengkilap yang disebut VSS Imagine. VIRGIN GALACTIC/Handout via REUTERS

    Dari situ aku berpikir untuk membangun sendiri perusahaan yang akan mengantarkanku dan banyak orang lainnya pergi ke luar angkasa. "Aku akhirnya mendaftarkan perusahaan Virgin Galactic Airways," katanya.

    Perusahaan yang berdiri pada 2004 ini punya satu tujuan: menjalankan misi ke luar angkasa. Sejak itu, perusahaan tersebut menjalankan berbagai percobaan dan berusaha melepaslandaskan pesawat ke angkasa dan kembali ke bumi dengan selamat.

    Pada 13 Desember 2018, VSS Unity menjalankan penerbangan luar angkasa suborbital pertama. Saat itu, mereka terbang hingga ketinggian 82,7 kilometer dengan dua pilot. Dua bulan kemudian atau pada Februari 2019, pesawat Virgin Galactic VSS Unity VF-01 mengangkut tiga orang yang terdiri dari dua pilot dan satu penumpang.

    Pakaian luar angkasa Virgin Galactic dan Under Armour. Kredit: Virgin Galactic

    Kali ini pencapaian ketinggian pesawat tersebut lebih jauh lagi, yakni sampai 89,9 kilometer di atas permukaan bumi. Kemudian seorang penumpang pesawat itu melepaskan sabuk pengaman dan melayang-layang di dalam pesawat.

    "Misi saya adalah mengubah impian perjalanan ruang angkasa menjadi kenyataan," tulis Richard Branson di Twitter. "Ini untuk cucu-cucu saya, cucu-cucu Anda. Untuk semua orang."

    Baca juga:
    Richard Branson Hari Ini Terbang ke Luar Angkasa, Cuma 90 Menit di Udara


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.