Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Wisata Gua Rangko di Labuan Bajo, Sensasi Berenang di Kolam Air Asin dalam Gua

Reporter

image-gnews
Wisatawan beraktivitas di dalam Gua Rangko, Nusa Tenggara Timur, 1 Mei 2017. Hingga kini reptil yang menghuni habitatnya itu menjadi ikon pariwisata, bahkan tahun 2010 Taman Nasional Komodo masuk dalam jajaran tujuh keajaiban alam dunia (New Seven Wonders of Nature). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Wisatawan beraktivitas di dalam Gua Rangko, Nusa Tenggara Timur, 1 Mei 2017. Hingga kini reptil yang menghuni habitatnya itu menjadi ikon pariwisata, bahkan tahun 2010 Taman Nasional Komodo masuk dalam jajaran tujuh keajaiban alam dunia (New Seven Wonders of Nature). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kawasan wisata Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur adalah pilihan yang tepat untuk liburan dengan pesona Pulau Padar dan Pink Beach. Tapi saat berkesempatan ke sana saat pandemi berlalu, jangan lupa sempatkan mampir ke Gua Rangko.

Destinasi wisata alam itu cukup unik karena tak jauh dari bibir pantai. Sebuah perpaduan spot wisata yang jarang sekali ditemukan di berbagai belahan dunia.

Gua Rangko tepatnya berada di Desa Rangko Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat yang berjarak sekitar 15 kilometer dari kota Labuan Bajo. "Namanya Gua Rangko karena memang ada di desa Rangko," kata Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Rangko, Rasidie.

Jaraknya sekitar 45 menit dari Desa Rangko. Menuju tempat ini pengunjung harus menyewa kapal-kapal nelayan yang banyak berlabuh disekitar area dermaga desa Rangko.

Untuk mencapai ke gua Rangko, dibutuhkan trekking selama 20 menit menyusuri pepohonan rindang yang tumbuh sepanjang jalur setapak tanah. Setelah itu, pengunjung akan disambut dengan mulut gua yang dipenuhi oleh endapan batu kapur berbentuk stalagmit dan stalagtit yang tampak indah.

Hal paling unik dari gua Rangko adalah keberadaan sebuah kolam air asin sedalam 7 meter dengan air yang jernih dan segar. Pengunjung bisa memanfaatkan kolam itu untuk berenang atau berendam sambil menikmati udara dalam gua yang segar dan sejuk.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Saat pantulan cahaya matahari masuk, pemandangan air kolam berwarna biru terang akan terlihat sangat bersih dan jernih. Kondisi dalam gua yang sebelumnya sedikit gelap akan berubah menjadi terang karena dinding-dinding dalam gua akan memantulkan cahaya sinar matahari. Waktu terbaik untuk mendapatkan momen ini pun pada pukul 13.30 hingga 15.00 WITA.

Biaya tarif masuk menuju mulut gua Rangko bagi pengunjung lokal sebesar 10 ribu sementara bagi wisatawan nusantara sebesar Rp 20 ribu dan wisatawan mancanegara sebesar Rp 50 ribu.

Sepulang dari gua Rangko, jangan luoa mampir ke desa Rangko yang sudah menjadi desa wisata. Di sana, pengunjung bisa membawa pulang Ikan Cara sebagai oleh-oleh. Sejenis ikan asin itu merupakan yang terbaik dari semua desa pesisir di wilayah Kabupaten Manggarai Barat.

Baca juga: Gua-gua di Pulau Nusakambangan Ini Jadi Destinasi Wisata Religi

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Terkini: Hippindo Minta Pembatasan Impor Ditujukan ke Impor Ilegal, Margono Djojohadikusumo Pendiri BNI dan Hubungannya dengan Prabowo

9 hari lalu

Pedagang tengah menata gulungan kain dalam toko di kawasan Cipadu, Tangerang, Banten, Kamis, 11 Januari 2024. Sementara Ketua Umum Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (APSyFI) Redma Gita Wirawasta mengatakan, industri industri TPT mengalami perlambatan sejak kuartal ketiga 2022 hingga mencatat penurunan di tahun 2023 sertakondisi ekonomi global menjadi hambatan ekspor dan tingginya stok Cina menyebabkan barang impor legal dan ilegal membanjiri pasar domestik. Tempo/Tony Hartawan
Terkini: Hippindo Minta Pembatasan Impor Ditujukan ke Impor Ilegal, Margono Djojohadikusumo Pendiri BNI dan Hubungannya dengan Prabowo

Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) meminta kebijakan pembatasan impor oleh pemerintah ditujukan kepada impor ilegal.


Melihat Keindahan Kulon Progo dari Ketinggian Puncak Widosari dan Kebun Teh Tritis

19 hari lalu

Patung Widosari di area masuk Puncak Widosari, Kulon Progo, DI Yogyakarta (ANTARA/Fitra Ashari)
Melihat Keindahan Kulon Progo dari Ketinggian Puncak Widosari dan Kebun Teh Tritis

Di Puncak Widosari Kulon Progo, ada batu besar yang jika dilihat dari barat tampak seperti wajah manusia.


6 Rekomendasi Wisata Alam Ramah Anak di Bandung

19 hari lalu

Wisatawan memberi makan rusa di area penangkaran rusa di Kampung Cai Ranca Upas, Desa Alamendah,Bandung, Jawa Barat, 14 Mei 2016. Kawasan wisata alam cocok untuk keluarga menikmati libur di akhir pekan. TEMPO/Prima Mulia
6 Rekomendasi Wisata Alam Ramah Anak di Bandung

Wisata alam ramah anak di Bandung raya terletak di bagian utara dan bagian selatan. Ini rekomendasinya


Atraksi Wisata Baru di Labuan Bajo, Wisatawan Bisa Kayaking Menyusuri Hutan Mangrove

28 hari lalu

Plt Direktur Utama BPOLBF Frans Teguh saat mencoba olahraga kayaking di wisata mangrove di Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat, NTT. (ANTARA/HO-Divisi Komunikasi Publik BPOLBF)
Atraksi Wisata Baru di Labuan Bajo, Wisatawan Bisa Kayaking Menyusuri Hutan Mangrove

Atraksi ini menawarkan wisatawan aktivitas menyusuri hutan mangrove yang asri di antara terpaan sinar matahari yang hangat Labuan Bajo.


Ramai Dikunjungi, Tempat Wisata Situs Warisan Dunia di Cina Pasang Timer di Toilet

32 hari lalu

Yungang Grottoes atau - Gua Buddha Yungang, Cina (whc.unesco.org)
Ramai Dikunjungi, Tempat Wisata Situs Warisan Dunia di Cina Pasang Timer di Toilet

Pengatur waktu ini bukan untuk mengontrol durasi pengunjung dalam menggunakan toilet di situs bersejarah Cina itu.


Promosi Wisata Labuan Bajo, Komodo Travel Mart 2024 Digelar di The Golo Mori

37 hari lalu

Komodo Travel Mart 2024 digelar di The Golo Mori, Manggarai Barat, 7-9 Juni 2024 (Dok. ITDC)
Promosi Wisata Labuan Bajo, Komodo Travel Mart 2024 Digelar di The Golo Mori

Komodo Travel Mart mempertemukan sellers dan buyers di bidang pariwisata, untuk Destinasi Pariwisata Super Prioritas Labuan Bajo.


Sandiaga Uno Resmikan Ruang Imersif di Stasiun MRT Bundaran HI, Ruang Apakah Itu?

42 hari lalu

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno Menerima cendramata dari petugas stand pameran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Kabupaten Wakatobi. di Jakarta Convention Center, Jakarta Sabtu, 1 Juni Mei 2024. Tempo/Firly Fajrian
Sandiaga Uno Resmikan Ruang Imersif di Stasiun MRT Bundaran HI, Ruang Apakah Itu?

Menparekraf Sandiaga Uno membuka ruang imersif untuk mengenalkan wisata Indonesia di Stasiun MRT Bundaran HI. Ini artinya.


Mengintip Resor Bintang lima di Labuan Bajo yang Raih Travel + Leisure Awards

45 hari lalu

AYANA Komodo Waecicu Beach. (dok. AYANA Komodo Waecicu Beach)
Mengintip Resor Bintang lima di Labuan Bajo yang Raih Travel + Leisure Awards

AYANA Komodo Waecicu Beach, Labuan Bajo, dinobatkan sebagai Hotel Luar Negeri Paling Populer menurut Travel + Leisure China Travel Awards 2023


Rekomendasi 5 Destinasi Wisata Alam Kelas Dunia di Sukabumi

49 hari lalu

Wisatawan beraksi di atas papan seluncurnya saat bermain surfing di pantai Cimaja, Sukabumi, Jawa Barat, 26 Desember 2015. Pantai ini merupakan salah satu pantai yang menjadi tujuan peselancar lokal dan internasional sat menikti liburan Natal dan Tahun Baru. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo
Rekomendasi 5 Destinasi Wisata Alam Kelas Dunia di Sukabumi

Sukabumi memiliki potensi wisata alam yang disebut-sebut kelas dunia.


10 Tempat Wisata Alam di Jakarta yang Asri, Ada Pantai Hingga Hutan Mangrove

53 hari lalu

Berikut rekomendasi wisata alam di Jakarta untuk melepaskan penat, seperti Hutan Kota Srengseng, Taman Suropati, dan Tebet Eco Park. Foto: Canva
10 Tempat Wisata Alam di Jakarta yang Asri, Ada Pantai Hingga Hutan Mangrove

Ada banyak tempat wisata alam di Jakarta yang bisa Anda kunjungi saat libur long weekend seperti ini. Berikut ini daftarnya.