Klaten dan Sleman Zona Merah, Candi Prambanan Kembali Tutup Sementara

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Umat Hindu melakukan pradaksina atau berjalan mengitari Candi Prambanan di Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu 13 Maret 2021. Prosesi Tawur Agung Kesanga yang digelar secara terbatas karena pandemi COVID-19 tersebut merupakan rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi tahun baru Saka 1943. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah

    Umat Hindu melakukan pradaksina atau berjalan mengitari Candi Prambanan di Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu 13 Maret 2021. Prosesi Tawur Agung Kesanga yang digelar secara terbatas karena pandemi COVID-19 tersebut merupakan rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi tahun baru Saka 1943. ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah

    TEMPO.CO, Yogyakarta - PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (Persero) belum bisa memastikan kapan Candi Prambanan yang berada di perbatasan Yogya-Jawa Tengah akan dibuka kembali.

    PT TWC pada Selasa, 29 Juni 2021 mengumumkan memperpanjang penutupan operasional destinasi Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan mulai 30 Juni 2021 sampai 5 Juli 2021.

    Penutupan candi ini diambil menyusul melonjaknya angka positif terkonfirmasi Covid-19 yang membuat Klaten, Jawa Tengah masuk dalam kategori zona merah. Selain masuk wilayah Klaten Jawa Tengah di sisi timurnya, sisi barat Candi Prambanan masuk wilayah Sleman Yogyakarta yang kini berstatus zona merah Covid.

    "Kami akan memantau kondisi dan perkembangan selanjutnya dan berkoordinasi dengan gugus tugas Covid-19 untuk melihat situasi terkini khususnya di wilayah Klaten," kata Corporate Secretary PT TWC, Emilia Eny Utari di Sleman, Selasa.

    Emilia yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19 PT TWC ini mengatakan penutupan kembali Candi Prambanan untuk menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Klaten Nomor 443.5/418/13 tentang Percepatan Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. "Kami upayakan yang terbaik untuk mendukung pemulihan pandemi ini," kata dia.

    PT TWC mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Klaten untuk menekan laju penularan Covid-19 di wilayahnya dengan menutup operasional TWC Prambanan. "Kami berharap penutupan ini bisa ikut berpartisipasi dalam proses penekanan lajunnya penyebaran Covid-19, serta untuk pemulihan baik segi kesehatan maupun ekonomi di masyarakat," kata Emilia.

    Selama penutupan ini, PT TWC terus melakukan kegiatan preventif dalam mengurangi upaya penyebaran Covid-19. Hal ini dilakukan dengan menjaga kebersihan lingkungan di kawasan destinasi.

    "Kami akan tetap menjaga suasana yang nyaman dan aman sesuai dengan sertifikasi CHSE dari Kementerian Pariwisata yang telah kami terima di semua destinasi kami," kata Emilia.

    Terkait dengan adanya penutupan operasional, wisatawan yang ingin bertanya berkaitan dengan tiket ke destinasi TWC diminta menghubungi layanan yang tersedia di website resmi candi tersebut.

    Sekretaris Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Kadarmanta Baskara Aji mengatakan pemerintah provinsi mempersilakan masing-masing pemerintah kabupaten/kota di DIY untuk menutup destinasi wisatanya jika memang diperlukan. Sebab, zonasi risiko Covid-19 yang ditetapkan di destinasi dilakukan masing-masing pemerintah kabupaten/kota. "Yang menetapkan destinasi masuk zona merah atau bukan kepala daerah masing-masing," kata Aji.

    Candi Prambanan sebelumnya sempat ditutup selama berbulan-bulan akibat pandemi. Yang terbaru, pengelola juga menutup kawasan wisata itu setiap akhir pekan atas instruksi Bupati Klaten.

    Baca juga: Candi Prambanan Tutup Lagi, Malioboro Sweeping Wisatawan dari Daerah Zona Merah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.