Libur Lebaran, Siap-siap Kena Rapid Test Antigen Secara Acak di Destinasi Wisata

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wisatawan memasuki area kebun binatang sebelum ikuti rapid test antigen di Bandung Zoological Garden, Bandung, Ahad, 27 Desember 2020.  TEMPO/Prima Mulia

    Wisatawan memasuki area kebun binatang sebelum ikuti rapid test antigen di Bandung Zoological Garden, Bandung, Ahad, 27 Desember 2020. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Wisatawan yang menghabiskan libur lebaran di destinasi wisata di Jawa Barat sebaiknya bersiap terkena random check atau pengecekan acak untuk menjalani tes Covid-19. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik mengatakan telah menyediakan 15 ribu alat rapid test antigen untuk random checking tersebut.

    "Petugas akan melakukan rapid test antigen secara acak di destinasi wisata yang berpotensi mendatangkan banyak wisatawan," kata Dedi di Bandung, Senin 10 Mei 2021. Pengecekan acak untuk rapid test antigen ini, menurut dia, sudah diterapkan pada Sabtu dan Minggu, 8 - 9 Mei 2021. Dan tahap selanjutnya pada Sabtu dan Minggu, 15 - 16 Mei 2021.

    Dedi Taufik melanjutkan, sesuai arahan Kepala Kepolisian RI Jenderal Listyo Sigit Prabowo, destinasi wisata yang berada di derah yang berstatus zona merah Covid-19, harus tutup. Pemerintah daerah juga perlu mengantisipasi pergerakan masyarakat menuju destinasi wisata setelah masa pelarangan mudik atau seusai libur lebaran.

    Wisatawan mendirikan tenda di hutan pinus wana wisata Gunung Manglayang di Kampung Cikoneng, Desa Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Sabtu, 12 Desember 2020. Kawasan wisata yang terkenal dengan situs Batu Kuda ini kembali ramai dikunjungi setelah sebelumnya sepi dampak pandemi Covid-19. TEMPO/Prima Mulia

    ADVERTISEMENT

    "Kalau sekarang momentumnya kebijakan larangan mudik, setelah lebaran nanti bisa jadi masih ada pergerakan masyarakat ke daerah atau destinasi wisata," kata Dedi. Untuk itu, pemerintah bersiap menerapkan 3T, yakni testing, tracing, dan treatment. Dan random checking pada 15 - 16 Mei 2021 itu merupakan penerapan testing dalam 3T ini.

    Petugas Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat sampai kabupaten/kota, Dedi Taufik melanjutkan, juga mengawasi pembatasan jumlah pengunjung, pembatasan jam operasional, serta penerapan protokol kesehatan di hotel, pusat perbelanjaan, rumah makan, destinasi wisata, dan titik keramaian lainnya. Untuk memonitor pembatasan jumlah pengunjung, pemerintah menggunakan Jabar Digital Service.

    Petugas gabungan Satgas COVID-19 memberhentikan kendaraan wisatawan untuk diperiksa surat tes cepat antigen di jalur wisata Puncak, Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis, 11 Maret 2021. Pemeriksaan surat tes cepat antigen wisatawan yang hendak berwisata ke kawasan Puncak Bogor tersebut sebagai upaya meminimalisir penyebaran COVID-19 saat libur Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1442 h. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

    Di setiap destinasi wisata nantinya akan dipasang alat perhitungan kapasitas. Misalkan daya tampung suatu objek wisata adalah 500 orang, maka jika lebih dari itu, akan ada pemberitahuan di aplikasi Jabar Digital Service bahwa destinasi wisata tersebut sudah penuh. Dengan begitu, wisatawan tak bisa berkunjung ke sana.

    Baca juga:
    127 Destinasi Wisata Yogyakarta Buka Saat Libur Lebaran, Ada 4 Aturan Berwisata


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?