Uniknya Bentuk Pos Terpadu Lebaran Polda Papua Barat, Berubah Sesuai Momentum

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pos Terpadu Lebaran di wilayah Kpolisian Derah Papua Barat memiliki desain yang unik menyesuaikan dengan momentum. Foto: Antaranews

    Pos Terpadu Lebaran di wilayah Kpolisian Derah Papua Barat memiliki desain yang unik menyesuaikan dengan momentum. Foto: Antaranews

    TEMPO.CO, Jakarta - Salah satu Pos Terpadu Lebaran Kepolisian Derah Papua Barat memiliki desain yang unik karena berubah-ubah sesuai momentum. Saat menjelang lebaran, desain pos terpadu ini berbentuk masjid, sementara ketika menyambut hari Natal dan tahun baru pos ini menerapkan desain gereja.

    Pos terpadu itu terletak di halaman kantor Kejaksaan Tinggi Papua Barat, Jalan Pahlawan Kelurahan Sanggeng Manokwari Barat, Kabupaten Manokwari. Lantaran sekarang momentum Hari Raya Idul Fitri, maka bagian depan pos terpadu itu berbentuk menyerupai masjid.

    Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Papua Barat, Komisaris Besar Adam Erwindi mengatakan sengaja mendesain pos terpadu sesuai dengan momentum hari raya agar masyarakat merasa nyaman. "Setiap hari-hari besar keagamaan, kami mendesain satu pos terpadu menyerupai rumah ibadah yang disesuaikan dengan suasana hari raya masing-masing," kata Adam pada Sabtu, 8 Mei 2021.

    Selain menjaga keamanan, petugas di pos terpadu itu juga mengingatkan masyarkat untuk mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Pada Rabu, 5 Mei 2021, Kepala Kepolisian Daerah Papua Barat, Inspektur Jenderal Tornagogo Sihombing mengatakan sebanyak 995 personel gabungan telah dikerahkan dalam operasi Ketupat 2021.

    Sebanyak 995 personel itu terdiri dari 124 anggota TNI, dan sisanya adalah unsur gabungan kepolisian serta organisasi masayarakat di Papua Barat. Kepolisian menyiagakan 19 pos pengamanan, 16 pos pelayanan, dan 2 pos terpadu. Pos-pos tersebut tersebar di tempat-tempat umum, pusat perbelanjaan, destinasi wisata, dan batas wilayah antarkabupaten dan kota.

    Baca juga:

    Internet Mati di Papua, Repotnya Pesan Tiket Pesawat dan Booking Kamar Hotel


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.