Cek Area Zona Merah Covid-19 Ini Sebelum Libur Lebaran dan Mudik ke Yogyakarta

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memeriksa kendaraan yang masuk wilayah DI Yogyakarta di kawasan Prambanan, perbatasan DI Yogyakarta - Jawa Tengah menjelang lebaran 2021. TEMPO | Pribadi Wicaksono

    Petugas memeriksa kendaraan yang masuk wilayah DI Yogyakarta di kawasan Prambanan, perbatasan DI Yogyakarta - Jawa Tengah menjelang lebaran 2021. TEMPO | Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta merilis data terbaru sebaran zonasi penularan Covid-19 hingga tingkat wilayah rukun tetangga. Data sebaran zonasi Covid-19 ini penting bagi wisatawan yang akan libur lebaran atau mudik ke Yogyakarta.

    Koordinator Penegak Hukum Satgas Covid-19 DI Yogyakarta, Noviar Rahmad mengatakan berdasarkan data hingga 1 Mei 2021, dari total 27.681 rukun tetangga di DI Yogyakarta, masih ada delapan rukun tetangga yang masuk zona merah. "Sebanyak 21 rukun tetangga zona oranye, 1.375 RT masuk zona kuning, dan 26.277 RT dalam kategori zona hijau," ujar Noviar pada Senin, 3 Mei 2021.

    Zona merah berarti lebih dari lima rumah di wilayah itu yang terkonfirmasi positif Covid-19. Zona oranye bermakna ada tiga sampai lima rumah terkonfimasi positif Covid-19. Zona kuning dengan 1 sampai 2 rumah yang terkonfirmasi positif Covid-19, dan zona hijau yang artinya sama sekali tidak ada kasus Covid-19.

    Noviar yang juga menjabat sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja DI Yogyakarta, ini menjelaskan wilayah rukun tetangga yang berstatus zona merah tersebar di tiga kabupaten. Sebanyak tiga rukun tetangga di Kabupaten Bantul, 2 RT di Kabupaten Gunungkidul, dan 3 rukun tetangga di Kabupaten Sleman.

    "Di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Kulon Progo tidak memiliki RT dengan status zona merah," ujarnya. Meski demikian, Noviar Rahmad melanjutkan, kondisi ini tak lantas membuat Kota Yogyakarta dan Kabupaten Kulon Progo steril dari Covid-19.

    Di Kota Yogyakarta terdapat 135 RT dan di Kulon Progo sebanyak 175 RT dengan status zona kuning. Di Kabupaten Sleman, zona kuning ada di 560 RT dan zona oranye di 10 RT. Meski Kabupaten Sleman memiliki wilayah zona merah, zona kuning, dan zona oranye terbanyak, Noviar mengatakan, jumlah zona hijau di kabupaten Sleman juga paling tinggi yakni 7.336 RT.

    Sementara itu, Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi minta semua kecamatan memperketat pemantauan pemudik yang akan datang saat libur lebaran. "Seluruh kecamatan kami minta rutin mendata pemudik yang datang dan pergi," kata Heroe.

    Menjelang dan selama libur lebaran ini, dia juga mengimbau masyarakat yang datang ke Kota Yogyakarta agar terbuka dan melapor kepada pengurus RT dan RW. "Pendataan pemudik yang datang dan pergi ini penting sebagai upaya mencegah peningkatan Covid-19 di Kota Yogyakarta," kata dia.

    Heroe Poerwadi yang juga menjabat wakil wali Kota Yogyakarta menambahkan, semua pihak harus mengantisipasi potensi pemudik selama libur lebaran. Terlebih saat ini ada varian baru virus corona yang sudah masuk ke Indonesia. "Kita mesti lebih ketat mengawasi untuk menurunkan angka penularan kasus," ujarnya.

    Baca juga:
    13 Ribu Penumpang Kereta Tinggalkan Yogyakarta Sebelum Larangan Mudik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pertanyaan Ganjil dalam TWK yang Mesti Dijawab Pegawai KPK

    Sejumlah pertanyaan yang harus dijawab pegawai KPK dalam TWK dinilai nyeleneh, mulai dari hasrat seksual hingga membaca doa qunut dalam salat.