Rejang Lebong Kini Punya 21 Desa Wisata

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang, salah satu desa wisata yang ada di Kabupaten Rejang Lebong. (dok.Antarabengkulu.com)

    Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang, salah satu desa wisata yang ada di Kabupaten Rejang Lebong. (dok.Antarabengkulu.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong telah menetapkan lima desa wisata baru yang menambah daftar 16 desa wisata tersebar dalam beberapa kecamatan di wilayah itu.

    "Dengan adanya penambahan lima desa wisata baru ini maka jumlah desa wisata yang ada di Kabupaten Rejang Lebong menjadi 21 desa," kata Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Rejang Lebong Achmed Chalid, Jumat, 30 April 2021.

    Chalid mengatakan pembentukan desa wisata baru ini bertujuan untuk mengembangkan potensi wisata yang ada di desa masing-masing guna mendukung sektor pariwisata di wilayah itu. Penetapan desa wisata itu berdasarkan SK Bupati Rejang Lebong nomor 180.112.III tahun 2021, tertanggal 21 Maret 2021.

    Lima desa wisata yang ditetapkan itu tiga diantaranya berada di Kecamatan Bermani Ulu yang meliputi Desa Kampung Sajad, Desa Barumanis dan Desa Sentral Baru. Kemudian dua desa lainnya berasal dari Kecamatan Selupu Rejang yaitu Desa Cawang Lama dan Desa Mojorejo.

    Chalid mengatakan dari penetapan desa wisata itu, kesadaran masyarakat setempat terhadap potensi kebudayaan di wilayahnya diharapkan dapat meningkat. "Serta mendorong, memotivasi dan menciptakan peluang usaha masyarakat di desa wisata dan sekitarnya sebagai pelaku usaha, pekerja sekaligus pemilik usaha," ujarnya.

    Dengan adanya penetapan desa wisata ini, kata Chalid, nantinya bisa menjadi sarana edukasi dan rekreasi, sarana pengembangan seni dan budaya. "Tidak kalah pentingnya bisa menjadi pengembangan pariwisata berbasis ekonomi kerakyatan," kata dia.

    Baca juga: Kolaborasi Masyarakat, Badan Amal dan Hotel Kembangkan Desa Wisata Lombok Tengah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.